Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of Repositori
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "Setyorini, Diah"

Now showing 1 - 12 of 12
Results Per Page
Sort Options
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Pedoman Umum PTT Padi Sawah
    (Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, 2015) Zaini, Zulkifli; Abdurrahman, Sarlan; Widiarta, Nyoman; Wardana, Putu; Setyorini, Diah; Kartaatmadja, S.; Yamin, Mohamad
    Di era revolusi hijau, pengembangan varietas unggul yang dibudi-dayakan dengan input kimia secara tidak terkendali untuk memacu produksi padi ternyata menurunkan kualitas lahan, lingkungan, danefisiensi sistem produksi, sehingga keuntungan yang diperoleh petani dari usahatani padi relatif tidak seimbang dengan biaya dan tenaga yang diinvestasikan. Belajar dari pengalaman itu, Badan Litbang Pertanian berupaya menghasilkan inovasi yang mampu meningkatkan produksi dan pendapatan petani tanpa merusak kualitas lahan dan lingkungan. Inovasi tersebut kemudian populer disebut Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT), sejalan dengan tuntutan revolusi hijau lestari yang lebih mengedepankan peningkatan pendapatan petani dan pelestarian sumber daya alam. PTT adalah pendekatan dalam budi daya tanaman dan berperan penting dalam meningkatkan produksi padi dalam beberapa tahun terakhir. Keberhasilan program P2BN (Peningkatan Produksi Beras Nasional) yang diimplementasikan sejak 2007 tentu tidak dapat dipisahkan dari pengembangan PTT padi sawah. Untuk mempertahankan swasembada beras yang telah berhasil diraih kembali pada tahun 2008, Badan Litbang Pertanian terus berupaya mengembangan inovasi teknologi padi dengan pendekatan PTT.
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Pedoman Umum PTT Kedelai
    (Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, 2016) Marwoto; Subandi; Adisarwanto, T.; Sudaryono; Kasno, Astanto; Hardaningsih, Sri; Setyorini, Diah; Adie, M. Muchlish
    Hingga saat ini kebutuhan kedelai nasional sebagian masih harus dipenuhi dari impor karena produksi dalam negeri belum mampu memenuhi permintaan yang terus meningkat. Kedelai banyak digunakan untuk industri pangan, antara lain tahu dan tempe yang telah menjadi menu utama masyarakat. Untuk menekan volume impor yang terus membengkak diperlukan upaya percepatan peningkatan produksi kedelai. Belajar dari pengalaman dalam penerapan inovasi teknologi padi sawah dengan pendekatan Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT), Badan Litbang Pertanian mengembangkan PTT kedelai untuk meningkatkan produksi dan pendapatan petani, serta menjaga kelestarian lingkungan.
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Pedoman Umum PTT Padi Sawah
    (Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, 2009) Zaini, Zulkifli; Abdurrahman, Sarlan; Widiarta, Nyoman; Wardana, Putu; Setyorini, Diah; Kartaatmadja, S.; Yamin, Mohamad; Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian
  • No Thumbnail Available
    Item
    Pelestarian Sumber Daya Lahan Tanaman Padi
    (Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, 2008-06-01) Agus, Fahmuddin; Setyorini, Diah; Dariah, Ai
    Abstrak Sumber daya lahan pertanian, khususnya untuk komoditas padi, menghadapi ancaman penurunan kualitas dan penyusutan akibat alih fungsi lahan serta praktik budidaya yang tidak berkelanjutan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis strategi pelestarian sumber daya lahan tanaman padi guna menjamin ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif-analitis. Hasil kajian menunjukkan bahwa pelestarian lahan padi memerlukan pendekatan terpadu yang mencakup penerapan teknologi pertanian berkelanjutan (seperti penggunaan pupuk organik dan pengelolaan air terpadu), perlindungan hukum terhadap alih fungsi lahan berkelanjutan, serta pemberdayaan petani local. Implikasi dari penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan petani dalam menjaga produktivitas serta kelestarian ekosistem pertanian demi masa depan ketahanan pangan Abstract Agricultural land resources, particularly for rice cultivation, face threats of quality degradation and depletion due to land-use conversion and unsustainable farming practices. This article aims to analyse strategies for preserving rice field land resources to ensure long-term national food security. The method used is a literature review with a descriptive-analytical approach. The results show that preserving rice land requires an integrated approach comprising the application of sustainable agricultural technologies (such as organic fertilization and integrated water management), legal protection against agricultural land conversion, and the empowerment of local farmers. The implications of this study emphasize the vital importance of collaboration among government, academia, and farmers to maintain agricultural productivity and ecosystem sustainability for future food security.
  • No Thumbnail Available
    Item
    Pengelolaan Hara Mineral Tanaman Padi
    (Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, 2008-06-01) Setyorini, Diah; Abdulrachman, Sarlan
    Abstrak Pengelolaan hara mineral merupakan faktor krusial dalam meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan budidaya tanaman padi (Oryza sativa L.). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi pemupukan dan strategi pengelolaan hara makro (N, P, K) serta mikro guna mengoptimalkan pertumbuhan dan hasil panen padi. Metode yang digunakan meliputi studi literatur dan observasi lapangan terhadap perlakuan pemupukan terpadu. Hasil kajian menunjukkan bahwa aplikasi hara yang berimbang dan tepat waktu secara signifikan meningkatkan penyerapan nutrisi, ketahanan terhadap hama/penyakit, serta bobot gabah kering panen. Pengelolaan hara berbasis spesifik lokasi terbukti mengurangi kehilangan hara ke lingkungan sekaligus menekan biaya produksi. Diharapkan pendekatan pengelolaan hara terpadu ini dapat dijadikan acuan dalam mewujudkan pertanian padi yang efisien, berdaya saing, dan ramah lingkungan. Abstract Mineral nutrient management is a crucial factor in enhancing the productivity and sustainability of rice (Oryza sativa L.) cultivation. This study aims to analyse fertilization efficiency and management strategies for both macro (N, P, K) and micro-nutrients to optimize rice growth and crop yield. The methods used include literature reviews and field observations on integrated fertilization treatments. The findings indicate that balanced and timely nutrient application significantly improves nutrient uptake, resistance to pests and diseases, and harvested dry grain weight. Site-specific nutrient management is proven to reduce nutrient loss into the environment while lowering production costs. This integrated nutrient management approach is expected to serve as a reference for achieving efficient, competitive, and environmentally friendly rice farming.
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Petunjuk Teknis Pengambilan Contoh Pupuk dan Pembenah Tanah
    (Balai Penelitian Tanah, 2020) Nurjaya; Setyorini, Diah; Kasno, A.; Widowati, Ladiyani Retno
    Pupuk dan pembenah tanah merupakan salah satu sarana produksi pertanian yang berperan penting dalam meningkatkan produktivitas tanah dan tanaman. Pupuk berperan 25-40% dalam sistem produksi tanaman. Agar pupuk dan pembenah tanah yang diproduksi di dalam negeri maupun yang diimpor tetap terjamin mutunya, perlu dilakukan pengujian mutu dan uji efektivitas sehingga pupuk dan pembenah tanah yang beredar di pasaran terjamin mutunya dan efektif dapat meningkatkan hasil tanaman dan kesuburan tanah. Mutu pupuk dan pembenah tanah yang beredar di pasaran harus terjamin sesuai dengan labelnya, untuk itu sistem pengawasan pupuk dan pembenah tanah harus ketat sesuai tatacara dan ketentuan yang berlaku. Teknik pengambilan contoh pupuk dan pembenah tanah yang mewakili komoditas dan populasi harus diambil dengan baik dan benar sesuai dengan prosedur Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk contoh padatan maupun cairan. Untuk menjamin ketepatan dan keterwakilan pengambilan contoh maka sampling dilakukan oleh petugas pengambil contoh (PPC) pupuk yang tersertifikasi. Buku petunjuk teknis ini merupakan panduan bagi PPC dalam pengambilan contoh pupuk dan pembenah tanah baik berbentuk padatan maupun cairan terutama sebagai quality control untuk produk yang akan dipasarkan. Diharapkan buku ini juga tidak hanya menjadi panduan bagi PPC, tetapi juga para produsen pupuk dan pembenah tanah serta stakeholder terkait.
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Petunjuk Teknis Uji Mutu dan Efektivitas Pupuk Alternatif Anorganik
    (Balai Penelitian Tanah, 2004) Suriadikarta, Didi Ardi; Setyorini, Diah; Hartatik, Wiwik; Balai Penelitian Tanah
    Kebijaksanaan penghapusan subsidi pupuk telah mengakibatkan terjadinya kelangkaan pupuk-pupuk anorganik produksi pabrik di lapangan. Hal itu segera diatasi dengan kebijakan pemerintah melalui pintu terbuka dengan menumbuh kembangkan mekanisme pasar bagi pengadaan dan penyaluran pupuk. Kebijakan tersebut berakibat beredarnya pupuk anorganik merek-merek baru, baik impor maupun produksi dalam negeri yang mutu dan efektivitasnya belum diketahui. Pupuk baru yang beredar di pasaran dan sebagiannya belum memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) dikenal dengan sebutan pupuk alternatif. Dalam rangka penertiban dan pengawasan kualitas pupuk anorganik yang beredar di lapangan, Departemen Pertanian telah menerbitkan Surat Keputusan Menteri Pertanian No. 9/Kpts/TP.260/1/2003 tentang Persyaratan dan Tatacara Pendaftaran Pupuk Anorganik. Dalam keputusan tersebut ditetapkan bahwa semua pupuk anorganik yang akan diedarkan di pasaran harus mempunyai nom or pendaftaran. Uji mutu dan efektivitas pupuk diperlukan agar setiap pupuk yang beredar mempunyai mutu yang sesuai dengan standar dan efektif meningkatkan hasil tanaman. Dalam rangka mendukung terlaksananya pengujian mutu dan uji efektivitas ini diperlukan adanya standardisasi metode pengujian berupa petunjuk teknis metodologi pengujian efektivitas pupuk. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Balai Penelitian Tanah (Balittanah) telah menyusun Buku Petunjuk Teknis Uji Mutu dan Efektivitas Pupuk Alternatif Anorganik yang dapat dipergunakan oleh pihak terkait antara lain Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP), Perguruan Tinggi atau instansi lainnya baik swasta maupun pemerintah yang ditunjuk untuk melakukan pengujian pupuk alternatif anorganik.
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Pupuk Organik dan Pupuk Hayati
    (Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian, 2006) Simanungkalit, R.D.M.; Suriadikarta, Didi Ardi; Saraswati,Rasti; Setyorini, Diah; Hartatik, Wiwik
  • No Thumbnail Available
    Item
    Pupuk Organik: Dibuatnya Mudah, Hasil Tanam Melimpah
    (Pertanian Press, ) Widowati, Ladiyani Retno; Hartatik, Wiwik; Setyorini, Diah; Trisnawati, Yani
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Rekomendasi Budidaya Padi pada Berbagai Agroekosistem
    (Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, 2020) Susanti, Zuziana; Rumanti, Indrastuti A; Rahmini; Sukarman; Mulyani, Anny; Setyorini, Diah; Syahbuddin, Haris; Sasmita, Priatna; Widowari, Ladiyani Retno; Anggara, Agus Wahyana; Wijanarko, Andy; Nugroho, Yudhistira; Suprihanto; Hasmi, Idrus; Rohaeni, Wage Ratna; Handoko, Dody Dwi; Susanto, Untung; Safitri, Heni; Hairmansis, Aris; Widyantoro; Kasno, A.; Jumali; Roza, Celvia; Norvyani, Mutya; Balai Besar Penelitian Tanaman Padi
  • No Thumbnail Available
    Item
    Respon Varietas Padi Berpotensi Hasil Tinggi terhadap Pemupukan Nitrogen pada Inceptisols Bertekstur Ringan dan Berat
    (Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian, ) Setyorini, Diah; Widowati, Ladiyani Retno; Kasno, Antonius
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Uji Tanah Sebagai Dasar Penyusunan Rekomendasi Pemupukan
    (Balai Penelitian Tanah, 2003-12) Setyorini, Diah; Adiningsih, J. Sri; Rochayati, Sri; Balai PenelitianTanah

Copyright © 2026 Kementerian Pertanian

Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback