Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of Repositori
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "Pusat Penyuluhan Pertanian"

Now showing 1 - 20 of 21
Results Per Page
Sort Options
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Ekstensia Edisi 15 Tahun 2017
    (Pusat Penyuluhan Pertanian BPPSDMP, 2017) Pusat Penyuluhan Pertanian
    Majalah Ekstensia Edisi XV Tahun 2017 mengangkat tema Dukungan Penyuluhan Pertanian dalam Swasembada Daging sebagai bagian dari upaya mewujudkan swasembada pangan dan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia tahun 2045. Fokus utama pembahasan adalah percepatan swasembada daging sapi dan kerbau melalui program Upaya Khusus Sapi dan Kerbau Wajib Bunting (Upsus Siwab), yang dilaksanakan melalui inseminasi buatan serta penguatan penyediaan pakan ternak. Penyuluhan pertanian berperan penting dalam mendampingi peternak, mendukung pengembangan kawasan pangan di wilayah perbatasan, serta memperkuat kapasitas pelaku utama dan pelaku usaha. Melalui berbagai rubrik, edisi ini menyajikan kebijakan, strategi pelaksanaan, dan contoh keberhasilan program yang diharapkan dapat mendukung terwujudnya swasembada daging sapi dan kerbau secara berkelanjutan.
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Ekstensia Edisi 16 Tahun 2018
    (Pusat Penyuluhan Pertanian BPPSDMP, 2018) Pusat Penyuluhan Pertanian
    Majalah Ekstensia Edisi XVI Tahun 2018 mengangkat tema Tantangan Pertanian Jaman Now yang menyoroti transformasi pembangunan pertanian menuju sistem pertanian modern, efisien, dan berkelanjutan. Pertanian modern menuntut pemanfaatan teknologi, penggunaan sumber daya secara optimal, penerapan praktik budidaya yang ramah lingkungan, serta penguatan kelembagaan ekonomi petani yang berorientasi bisnis. Selain itu, bonus demografi menjadi peluang strategis untuk mendorong keterlibatan generasi muda dalam pengembangan sektor pertanian. Melalui berbagai rubrik, edisi ini menyajikan kebijakan, inovasi, serta pengalaman para pelaku pertanian dan penyuluhan dalam menghadapi tantangan pertanian masa kini. Informasi yang disajikan diharapkan dapat meningkatkan wawasan, pemahaman, dan motivasi para pelaku pembangunan pertanian.
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Ekstensia Edisi I Tahun 2010
    (Pusat Penyuluhan Pertanian BPPSDMP, 2010) Pusat Penyuluhan Pertanian
    Majalah Ekstensia kembali terbit pada tahun 2010 dengan mengangkat tema Peran Strategis Penyuluhan Pertanian dalam Mendukung Ketahanan Pangan. Terbitan ini menyoroti pentingnya penyuluhan pertanian dalam mendukung ketahanan dan diversifikasi pangan sejalan dengan implementasi Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2006. Keberhasilan program ketahanan pangan memerlukan dukungan kelembagaan penyuluhan yang kuat, penyuluh yang profesional, serta pelaku utama dan pelaku usaha yang berdaya saing. Melalui berbagai rubrik, Ekstensia menyajikan informasi mengenai penguatan kelembagaan penyuluhan, pengembangan kapasitas sumber daya manusia pertanian, dan isu-isu strategis komoditas pangan prioritas.
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Ekstensia Edisi Khusus DAFEP Volume 14 Tahun VIII, Nopember 2001
    (Pusat Penyuluhan Pertanian BPPSDMP, 2001) Pusat Penyuluhan Pertanian
    Ekstensia Edisi Khusus DAFEP diterbitkan untuk mendukung sosialisasi Desentralized Agricultural and Forestry Extension Project (DAFEP) yang berfokus pada pembangunan sistem penyuluhan pertanian dan kehutanan yang partisipatif di era otonomi daerah. Melalui penguatan kelembagaan penyuluhan, peningkatan kapasitas aparatur dan petani, serta integrasi program penyuluhan, DAFEP diharapkan mampu mendorong partisipasi petani dalam pengembangan usahatani dan agribisnis yang produktif, berorientasi pasar, dan ramah lingkungan. Edisi ini juga menegaskan pentingnya penyuluhan partisipatif sebagai sarana pemberdayaan petani untuk meningkatkan produktivitas, pendapatan, dan kesejahteraan, serta menjadi referensi bagi penyuluh, pengambil kebijakan, dan pemangku kepentingan pembangunan pertanian.
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Ekstensia Edisi Khusus DAFEP Volume 19 Tahun X, Nopember 2003
    (Pusat Penyuluhan Pertanian BPPSDMP, 2003-11) Pusat Penyuluhan Pertanian
    Ekstensia Khusus DAFEP merupakan media informasi yang menyajikan berbagai artikel hasil liputan lapangan dan laporan pelaksanaan program Decentralized Agricultural and Forestry Extension Project (DAFEP). Program DAFEP diposisikan sebagai model pendidikan masyarakat petani yang bertujuan membentuk petani sebagai subjek pembangunan yang mandiri, kreatif, dinamis, berdaya saing tinggi, serta mampu berperan sebagai warga negara yang terhormat. Dalam konsep DAFEP, pelatihan petani menjadi unsur utama proses penyuluhan karena berfungsi sebagai sarana stimulasi untuk meningkatkan kemampuan kognitif, afektif, psikomotor, dan konatif petani sehingga tumbuh menjadi individu dan komunitas pembelajar. Berbagai artikel dalam Ekstensia membahas pemahaman konsep DAFEP, penerapannya di tingkat desa, peran dan karakteristik Unit Pengelola Kegiatan Kelompok (UPKG), pentingnya kolaborasi dalam mencapai prestasi, profil kepemimpinan UPKG, serta pelatihan petani sebagai strategi pemberdayaan. Melalui sajian tersebut, majalah Ekstensia diharapkan dapat menjadi sumber informasi dan pembelajaran bagi pembaca dalam memahami serta mengembangkan konsep pemberdayaan petani melalui pendekatan DAFEP.
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Ekstensia Volume 1 Tahun I, Oktober 1994
    (Pusat Penyuluhan Pertanian BPPSDMP, 1994) Pusat Penyuluhan Pertanian
    Majalah Ekstensia diterbitkan sebagai media komunikasi dan pembelajaran bagi penyuluh pertanian untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan, dan profesionalisme dalam menghadapi tantangan pembangunan pertanian di era agribisnis. Selain sebagai sarana belajar mandiri, majalah ini juga diharapkan dapat memperkuat pembinaan teknis dan komunikasi antarpenyuluh pertanian di seluruh Indonesia.
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Ekstensia Volume 13 Tahun VIII, September 2001
    (Pusat Penyuluhan Pertanian BPPSDMP, 2001) Pusat Penyuluhan Pertanian
    Majalah Ekstensia edisi ini mengangkat tema “Eksistensi Penyuluhan Pertanian di Era Otonomi” yang membahas pentingnya mempertahankan peran dan kelembagaan penyuluhan pertanian di tengah pelaksanaan otonomi daerah. Edisi ini menyoroti tantangan yang dihadapi penyuluh pertanian akibat melemahnya kelembagaan penyuluhan di beberapa daerah serta dampaknya terhadap pelayanan kepada petani. Selain itu, disajikan berbagai informasi mengenai kebijakan penyuluhan pertanian, pembangunan pertanian daerah, kelembagaan penyuluhan, agribisnis, dan ekonomi kerakyatan. Melalui pembahasan tersebut, Ekstensia diharapkan dapat menjadi sumber informasi dan referensi bagi penyuluh pertanian serta pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan pertanian yang berkelanjutan.
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Ekstensia Volume 16, Tahun X-2003
    (Pusat Penyuluhan Pertanian BPPSDMP, 2003) Pusat Penyuluhan Pertanian
    Ekstensia Volume 16 mengangkat tema “Kelembagaan Penyuluhan Pertanian” sebagai respons terhadap beragamnya kondisi kelembagaan penyuluhan pertanian di daerah setelah pemberlakuan otonomi daerah. Edisi ini membahas berbagai bentuk kelembagaan penyuluhan yang berkembang di tingkat daerah, tantangan koordinasi antarinstansi, serta berkurangnya fungsi Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) sebagai ujung tombak penyuluhan. Dilengkapi dengan pandangan para pakar dan informasi pendukung lainnya, edisi ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi penyuluh pertanian, pengambil kebijakan, dan pelaksana pembangunan pertanian dalam memperkuat sistem penyuluhan guna mendukung keberhasilan pembangunan pertanian.
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Ekstensia Volume 17, Tahun X - 2003
    (2003) Pusat Penyuluhan Pertanian
    Ekstensia Volume 17 mengangkat tema Revitalisasi Penyuluhan Pertanian sebagai upaya mereposisi penyelenggaraan penyuluhan agar lebih produktif, efektif, dan efisien dalam menghadapi tantangan pembangunan pertanian di era reformasi. Revitalisasi dilakukan melalui pengembangan sistem penyuluhan yang mencakup aspek ketenagaan, program, dan penyelenggaraan, serta pengembangan program aksi penyuluhan untuk mendukung pembangunan sistem dan usaha agribisnis. Selain itu, terbitan ini mengenang kontribusi dua tokoh pengembangan sumber daya manusia pertanian, H. Oyon Tahyan dan H. Hamid, yang berperan penting dalam kemajuan penyuluhan pertanian dan peningkatan kapasitas petani. Informasi yang disajikan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan petani serta mendukung pengambilan kebijakan pembangunan pertanian.
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Ekstensia Volume 2 Tahun II, Juli 1995
    (Pusat Penyuluhan Pertanian BPPSDMP, 1995) Pusat Penyuluhan Pertanian
    Majalah Ekstensia edisi ini membahas arah pengembangan profesionalisme penyuluh pertanian serta peran petani-nelayan sebagai pelaku utama pembangunan pertanian di Indonesia. Berbagai tulisan dalam rubrik yang disajikan mengulas sistem jabatan fungsional penyuluh pertanian, gambaran petani-nelayan masa depan, serta pengalaman praktis penyuluh dan kelompok tani dalam memperkuat kelembagaan, pengelolaan modal, dan pemberdayaan masyarakat. Melalui berbagai pemikiran dan pengalaman lapangan, majalah ini diharapkan dapat menjadi sumber wawasan dan pembelajaran bagi para penyuluh pertanian di seluruh Indonesia.
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Ekstensia Volume 3 Tahun II, Februari 1996
    (Pusat Penyuluhan Pertanian BPPSDMP, 1996) Pusat Penyuluhan Pertanian
    Majalah Ekstensia edisi ini membahas konsep Revitalisasi Penyuluhan Pertanian yang dikembangkan oleh Pusat Penyuluhan Pertanian melalui kerja sama dengan Konsultan Bank Dunia. Setelah dua tahun berperan sebagai pengelola penyuluhan pertanian tingkat nasional, Pusat Penyuluhan Pertanian menghadapi berbagai tantangan dan harapan dalam memperbaiki sistem penyuluhan pertanian di Indonesia. Melalui sarasehan, wawancara eksklusif, dan pembahasan bersama para pakar, pemerhati, serta pelaku penyuluhan pertanian, majalah ini mengulas berbagai pandangan mengenai arah kebijakan revitalisasi penyuluhan pertanian serta dampaknya terhadap petani-nelayan dan profesionalisme penyuluh pertanian di masa depan. Selain itu, majalah ini juga menyajikan pembahasan mengenai pendidikan pertanian untuk petani, magang tani sebagai sarana pembelajaran antarpetani, serta pengalaman nyata masyarakat dan petani dalam mendukung keberlangsungan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP). Berbagai pengalaman praktis dan pemikiran yang disajikan diharapkan dapat menjadi sumber wawasan dan inspirasi bagi penyuluh pertanian, petani, dan pembaca dalam memahami dinamika pengembangan penyuluhan pertanian di Indonesia.
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Ekstensia Volume 4 Tahun III, Agustus 1996
    (Pusat Penyuluhan Pertanian BPPSDMP, 1996) Pusat Penyuluhan Pertanian
    Majalah Ekstensia Volume 4 Tahun 1996 mengangkat pembahasan mengenai terbitnya SKB Mendagri–Mentan No. 54/96 dan No. 301/Kpts/LP.120/4/96 tentang Pedoman Penyelenggaraan Penyuluhan Pertanian yang menjadi perhatian berbagai pihak di Indonesia. Kehadiran kebijakan tersebut bersamaan dengan lahirnya INPRES Dana Bantuan PPL 1996 menimbulkan berbagai dinamika dalam implementasinya di lapangan. Meskipun upaya diseminasi telah dilakukan ke seluruh provinsi, pelaksanaannya memunculkan beragam polemik, interpretasi, asumsi, dan prediksi terkait sistem penyelenggaraan penyuluhan pertanian. Melalui edisi khusus ini, Ekstensia berupaya menangkap berbagai perbedaan pandangan dan dinamika yang berkembang di tengah para pelaku penyuluhan pertanian. Pembahasan dalam majalah ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan pemahaman yang lebih bijak terhadap perubahan kebijakan serta pelaksanaan penyuluhan pertanian di Indonesia.
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Ekstensia Volume 5 Tahun IV, Februari 1997
    (Pusat Penyuluhan Pertanian BPPSDMP, 1997) Pusat Penyuluhan Pertanian
    Buku Ekstensia Volume V membahas sistem kerja penyuluhan pertanian berdasarkan Petunjuk Pelaksanaan SKB Mendagri–Mentan 1996 sebagai pedoman operasional dalam pelaksanaan penyuluhan pertanian di daerah. Buku ini mengulas berbagai aspek sistem kerja penyuluh pertanian, termasuk Sistem Kerja LAKU, Metoda Sekolah Lapangan, dan Pola P4K melalui pendekatan falsafah dan metodologi untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas mengenai penerapan sistem penyuluhan pertanian. Selain itu, buku ini juga menghadirkan pembahasan mengenai pendekatan dan metoda penyuluhan pertanian, kepemimpinan serta kelembagaan petani-nelayan di era agribisnis dan globalisasi, hingga pengalaman nyata penyuluh dalam pemasyarakatan penggunaan Urea Tablet. Kehadiran berbagai rubrik dan tulisan praktis dalam buku ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi, bahan pertimbangan, serta referensi bagi penyuluh pertanian dan pembaca dalam memahami dan mengembangkan sistem penyuluhan pertanian di Indonesia.
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Materi Penyuluhan Pertanian Penguatan Kelembagaan Petani. Buku I: Kelompoktani Sebagai Kelas Belajar
    (Pusat Penyuluhan Pertanian, 2012) Pusat Penyuluhan Pertanian; Pusat Penyuluhan Pertanian
    Kelompoktani adalah kumpulan petani/peternak/pekebun yang dibentuk atas dasar kesamaan kepentingan, kesamaan kondisi lingkungan (sosial, ekonomi dan sumberdaya) dan keakraban untuk meningkatkan dan mengembangkan usaha anggotanya (Permentan Nomor: 273/Kpts/OT. 160/4/2007). Kelompoktani ditumbuhkembangkan dari, oleh dan untuk petani yang saling mengenal, akrab, saling percaya, mempunyai kepentingan yang sama dalam berusahatani, kesamaan dalam tradisi/pemukiman/ hamparan usahatani dan lain-lain. Dalam pengembangannya kelompoktani memiliki tiga fungsi yaitu sebagai kelas belajar, wadah kerjasama dan unit produksi. Sebagai kelas belajar kelompoktani merupakan wadah belajar mengajar bagi anggotanya guna meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap (PKS) serta tumbuh dan berkembangnya kemandirian dalam berusaha tani sehingga produktivitasnya meningkat, pendapatannya bertambah serta kehidupan yang lebih sejahtera. Menjadikan kelompoktani sebagai kelas belajar merupakan tugas penyuluh pertanian melalui bimbingan secara berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan materi penyuluhan pertanian yang berkaitan dengan penguatan kelompoktani sebagai kelas belajar.
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Materi Penyuluhan Pertanian Penguatan Kelembagaan Petani. Buku II: Kelompoktani Sebagai Wahana Kerja Sama
    (Pusat Penyuluhan Pertanian, 2012) Pusat Penyuluhan Pertanian; Pusat Penyuluhan Pertanian
    Kelompoktani adalah kelembagaan petani/peternak/pekebun yang dibentuk atas dasar kesamaan kepentingan, kesamaan kondisi lingkungan (sosial, ekonomi dan sumberdaya) dan keakraban untuk meningkatkan dan mengembangkan usaha anggotanya. Kelompoktani ditumbuhkembangkan dari, oleh dan untuk petani yang saling mengenal, akrab, saling percaya, mempunyai kepentingan dalam berusahatani, kesamaan dalam tradisi/pemukiman/hamparan usahatani. Dalam pengembangannya kelompoktani memiliki tiga fungsi yaitu sebagai kelas belajar, wadah kerjasama dan unit produksi. Sebagai wahana kerjasama, usahatani yang dilaksanakan oleh masing masing anggota kelompoktani, secara keseluruhan harus dipandang sebagai satu kesatuan usaha yang dapat dikembangkan untuk mencapai skala ekonomi, baik dipandang dari segi kuantitas, kualitas maupun kontinuitas (Permentan Nomor: 273/Kpts/ OT. 160/4/2007). Dalam rangka pengembangan kelompoktani sebagai wahana kerjasama maka diperlukan bimbingan dari penyuluh pertanian secara berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan materi penyuluhan pertanian yang berkaitan dengan penguatan kelompoktani sebagai wahana kerjasama.
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Materi Penyuluhan Pertanian Penguatan Kelembagaan Petani. Buku III: Kelompoktani Sebagai Unit Produksi
    (Pusat Penyuluhan Pertanian, 2012) Pusat Penyuluhan Pertanian; Pusat Penyuluhan Pertanian
    Kelompoktani adalah kelembagaan petani/peternak/pekebun yang dibentuk atas dasar kesamaan kepentingan, kesamaan kondisi lingkungan (sosial, ekonomi dan sumberdaya) dan keakraban untuk meningkatkan dan mengembangkan usaha anggotanya. Kelompoktani ditumbuhkembangkan dari, oleh dan untuk petani yang saling mengenal, akrab, saling percaya, mempunyai kepentingan dalam berusahatani, kesamaan dalam tradisi/pemukiman/hamparan usahatani/ dan lain-lain. Dalam pengembangannya kelompoktani memiliki tiga fungsi yaitu sebagai kelas belajar, wadah kerjasama dan unit produksi. Sebagai unit produksi, usahatani yang dilaksanakan oleh masing masing anggota kelompoktani, secara keseluruhan harus dipandang sebagai satu kesatuan usaha yang dapat dikembangkan untuk mencapai skala ekonomi, baik dipandang dari segi kuantitas, kualitas maupun kontinuitas (Permentan Nomor: 273/Kpts/OT. 160/4/2007). Dalam rangka pengembangan kelompoktani sebagai unit produksi maka diperlukan bimbingan dari penyuluh pertanian secara berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan materi penyuluhan pertanian yang berkaitan dengan penguatan kelompoktani sebagai unit produksi.
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Pedoman Penilaian Kelas Kemampuan Kelompoktani
    (Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, 2018-02) Pusat Penyuluhan Pertanian
    Pemetaan terhadap keragaan dan keberadaan kelas kemampuan kelompoktani, diperlukan seiring dengan perkembangan kemajuan teknologi dan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Strategi ini dilakukan agar terapi terhadap kelompoktani sesuai dengan kelas kemampuannya, menjadi berdaya guna dan berhasil guna dalam pencapaian program pembangunan pertanian. Buku ini memuat tentang pendahuluan, pengertian dan dasar pelaksanaan, strategi peningkatan kelas kemampuan kelompoktani, tata cara dan penyelenggaraan penilaian, serta pembiayaan dan pelaporan.
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Petunjuk pelaksanaan penumbuhan dan pengembangan pos penyuluhan desa/kelurahan
    (Pusat Penyuluhan Pertanian, 2017) Pusat Penyuluhan Pertanian
    Buku ini berisi peraturan Kepala Badan penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian Nomor 18 tahun 2013 tentang petunjuk pelaksanaan penumbuhan dan pengembangan pos penyuluhan desa/kelurahan. Tujuannya yaitu untuk memberikan arah dan pokok-pokok kebijakan teknis tentang penumbuhan dan pengembangan posluhdes/kelurahan; meningkatkan kapasitas kelembagaan penyuluhan di tingkat desa bagi penumbuhan dan pengembangan posluhdes/kelurahan; dan mendorong percepatan penumbuhan dan pengembangan posluhdes/kelurahan secara berkelanjutan menjadi kelembagaan penyuluhan di pedesaan.
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Petunjuk Pelaksanaan Pemberdayaan Penyuluh Pertanian Swadaya
    (Pusat Penyuluhan Pertanian, 2012) Pusat Penyuluhan Pertanian; Pusat Penyuluhan Pertanian
    Penyuluh Pertanian merupakan ujung tombak pembangunan pertanian, dalam Undang-undang Nomor: 16 Tahun 2006 tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan, pasal 20 ayat (1) Penyuluhan dilakukan oleh Penyuluh Pegawai Negeri Sipil (PNS), Penyuluh Swasta dan /atau Penyuluh Swadaya. Penyuluh Pertanian Swadaya adalah pelaku utam a yang berhasil dalam usahataninya dan warga masyarakat lainnya yang dengan kesadaraanya sendiri mau dan mampu menjadi Penyuluh. Keterbatasan jumlah Penyuluh Pertanian PNS sebagai mitra dan pendamping petani, perlu disikapi dengan meningkatkan peran Penyuluh Pertanian Swadaya dalam kegiatan Penyuluh Pertanian. Petunjuk Pelaksanaan Pemberdayaan Penyuluh Pertanian Swadaya sebagai Petunjuk Operasional dari Peraturan Menteri Pertanian Nomor: 61/Permentan/OT. 140/2008 tentang Pedoman Pembinaan Penyuluh Pertanian Swasta dan Penyuluh Pertanian Swadaya.
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Petunjuk Pelaksanaan Penumbuhan dan Pengembangan Kelembagaan Ekonomi Petani Tahun 2016
    (Pusat Penyuluhan Pertanian, 2015) Pusat Penyuluhan Pertanian
    Peningkatan kapasitas kelembagaan petani bertujuan untuk meningkatkan skala ekonomi, efisiensi usaha dan posisi tawar petani. Hal ini diarahkan melalui peningkatan kelembagaan petani menjadi kelembagaan ekonomi petani dengan memberi peluang bagi kelompoktani, gabungan kelompoktani yang telah merintis kegiatan usaha produktif. Pada tahun Pengembangan anggaran melalui 2016, Badan Penyuluhan dan Pusat Penyuluhan Pertanian melaksanakan kegiatan Penumbuhan dan Pengembangan Kelembagaan Ekonomi Petani di 23 provinsi sebagai implementasi Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani. Kegiatan ini telah dimulai pada tahun 2014 sehingga diharapkan akan terbentuk kelembagaan ekonomi petani yang memiliki kapasitas manajerial, kepemimpinan dan kewirausahaan (entrepreneur) yang mampu menjadi wirausaha agribisnis komoditas unggulan.
  • «
  • 1 (current)
  • 2
  • »

Copyright © 2026 Kementerian Pertanian

Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback