Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of Repositori
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "Novianti, Tanti"

Now showing 1 - 3 of 3
Results Per Page
Sort Options
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Analisis daya saing dan kebijakan bea keluar pada komoditas kakao (Theobroma cacao) Indonesia
    (Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian, 2024-01-26) Ramadhani, Rifqi Aulia; Rifin, Amzul; Novianti, Tanti
    Kebijakan bea keluar yang diberlakukan pada tahun 2010 menyebabkan ekspor biji kakao Indonesia mengalami penurunan kuantitas dan nilai nya , sementara ekspor produk turunan biji kakao ( butter, powder, dan pasta) mengalami peningkatan kuantitas dan nilai ekspor. Namun, impor biji kakao Indonesia semakin mengalami peningkatan juga Penelitian ini bertujuan menganalisis kebijakan bea keluar biji kakao Indonesia berdasarkan daya saing biji kakao dan produk turunannya di pasar internasional. Data dianalisis dengan metode Porter’s Diamond Model dengan responden stakeholder komoditas kakao Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan analisa yang dilakukan dengan metode Porter’s Diamond Model menunjukkan bahwa faktor ya ng paling penting dalam peningkatan daya saing biji kakao dan produk turunannya adalah faktor permintaan, strategi perusahaan, struktur dan persaingan, serta faktor kesempatan. Implikasi manajerial yang dapat dilakukan oleh industri kakao dan pemerintah untuk dapat meningkatkan kualitas biji kakao dan daya saing produk olahan biji kakao (powder, butter, dan pasta) terkait dengan peran lembaga pendidikan dan pelatihan dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul, pemanfaatan teknologi pengolahan yang digunakan untuk mengelola kakao. kebijakan pemerintah dalam peningkatan produksi kakao nasional, dan kebijakan bea keluar yang perlu diimbangi dengan dilakukannya peningkatan kualitas dan perawatan industri hulu kakao. DOI: https://doi.org/10.21082/akp.v21i2.171-186
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Efisiensi teknis dan inefisiensi perdagangan sektor pertanian kawasan Asia Tenggara
    (Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian, 2026-06-30) Danendra, Daffa Ibra; Novianti, Tanti; Hidayat, Nia Kurniawati
    Pertumbuhan penduduk dan peningkatan permintaan pangan menempatkan sektor pertanian kawasan Asia Tenggara pada tekanan untuk meningkatkan produktivitas sekaligus mengendalikan tekanan lingkungan. Ketimpangan kebijakan, keterbatasan teknologi, dan liberalisasi perdagangan berpotensi memicu inefisiensi teknis dan tekanan lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi ketimpangan kebijakan pertanian berkelanjutan, mengukur efisiensi teknis sektor pertanian di kawasan Asia Tenggara, serta mengevaluasi potensi inefisiensi akibat perdagangan dengan implikasi bagi Indonesia. Berbeda dengan penelitian terdahulu yang umumnya mengkaji efisiensi teknis, perdagangan, dan ketimpangan kebijakan pertanian berkelanjutan secara terpisah, penelitian ini mengintegrasikan ketiga aspek tersebut dalam satu kerangka analisis kawasan. Pendekatan kualitatif digunakan untuk memetakan kebijakan pertanian, sedangkan efisiensi teknis diestimasi menggunakan Stochastic Frontier Analysis dengan fungsi produksi transcendental logarithmic yang memasukkan emisi sebagai salah satu variabel produksi. Hasil menunjukkan bahwa sektor pertanian kawasan Asia Tenggara masih bersifat padat karya dengan kondisi decreasing returns to scale (0,80). Rata-rata efisiensi teknis sebesar 0,81 mengindikasikan potensi peningkatan output sekitar 19% melalui perbaikan efisiensi, sedangkan impor dan ekspor terbukti menurunkan inefisiensi teknis melalui alih teknologi dan tekanan kompetitif. Temuan tersebut menunjukkan bahwa peningkatan kinerja sektor pertanian kawasan Asia Tenggara memerlukan sinergi antara efisiensi teknis, perdagangan yang lebih efisien, dan kebijakan pertanian yang mendukung keberlanjutan. Implikasi kebijakan menekankan penguatan efisiensi teknis, modernisasi teknologi, serta pemanfaatan perdagangan sebagai instrumen peningkatan produktivitas pertanian berkelanjutan, khususnya bagi Indonesia. DOI: https://doi.org/10.21082/akp.v24n1.2026.111-127
  • No Thumbnail Available
    Item
    Integrasi Perdagangan dan Dinamika Ekspor Indonesia ke Timur Tengah (Studi Kasus: Turki, Tunisia, dan Maroko)
    (Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian, 2016-09-19) Oktaviani, Rina; Widyastutik, nFN; Novianti, Tanti

Copyright © 2026 Kementerian Pertanian

Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback