Browsing by Author "Novarianto Hengky"
Now showing 1 - 3 of 3
Results Per Page
Sort Options
- ItemBeberapa Metode Analisis Kemiripan Genetika Kelapa(Balai Penelitian Kelapa Manado, 1994-01) Novarianto HengkyTanaman kelapa digolongkan atas dua tipe, yaitu tipe Genjah dan tipe Dalam. Setiap tipe ini terdiri atas beberapa kultivar (populasi). Pada tipe kelapa Dalam dijumpai keragaman yang cukup besar akibat dari sifat penyerbukan silangnya, sedang kelapa Genjah tidak. Kelapa hibrid merupakan hasil silangan antar dua kultivar berbeda dari kedua tipe tersebut atau antar tipe yang sama. Keragaman karakter yang dijumpai kedua tipe kelapa terutama pada sifat kecepatan berbunga pertama; tinggi tanaman; warna, bentuk dan ukuran buah; hasil serta kualitas kopra.
- ItemKandungan Minyak Dan Protein Serta Komposisi Asam Lemak Dari Berbagai Tipe Kelapa(Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Industri, 1995-10) Novarianto HengkyUntuk dapat meningkatkan nilai tambah produk kelapa. maka produk yang harus dihasilkan oleh industri masa depan yang utama bukan hanya minyak pangan, akan tetapi produk lainnya seperti tepung kelapa, santan, air kelapa, karbon aktif, oleokimia, dan sebagainya, sedangkan minyak dibuat sebagai hasil sampingan saja. Namun setiap jenis produk kelapa ini menuntut spesifikasi bahan baku yang berbeda, antara lain kandungan minyak, komposisi asam lemak, dan kandungan protein tertentu. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui keragaman kandungan minyak, komposisi asam lemak, dan kandungan protein daging kelapa dari koleksi plasma nutfah di Indonesia. Hasil analisis menunjukkan bahwa kandungan protein kelapa beragam dari 2.38 - 4.55%, sedangkan kandungan minyak dari 53.62 67.47%. Minyak kelapa tersusun atas delapan jenis asam lemak, yaitu asam kaprilat (C8:0), kaprat (C10:0), laurat (C12:0), miristat (C14:0), palmitat (C16:0), stearat (C18:0), oleat (C18:1) dan linoleat (C18:2). Berdasarkan analisis komponen utama minyak dan jarak genetika, tanaman kelapa di K.P. Mapanget dan Pakuwon dapat dikelompokkan atas tiga populasi, yaitu populasi yang mempunyai komponen utama asam lemak jenuh rantai sedang (C8:0, C10:0 dan C12:0), asam lemak rantai panjang jenuh dan tak jenuh (C14:0, C16:0, C18:0, C18:1 dan C18:2), dan kandungan minyak yang tinggi.
- ItemMinyak Kelapa Sebagai Bahan Bakar Nabati Untuk Kawasan Pesisir Coconut Oil As Biofuel For Coastal Areas(Pusat Penelitian Dan Pengembangan Tanaman Perkebunan, 2006-12) Novarianto HengkyFAO telah memperingatkan agar semua negara menyiapkan pemanfaatan energi alternatif ke depan, karena diperkirakan pada 20 tahun mendatang, harus menggunakan 25% dari kebutuhan energi dunia (Novarianto, 2006). Sumber bahan baku energi alternatif, umumnya dari sumber bahan pangan, seperti: minyak kelapa sawit, minyak kelapa, sagu, singkong, ubi jalar, nira aren, dll. Kebutuhan minyak solar di Indonesia saat ini berkisar 25 juta kilo liter per tahun di mana 30% berasal dari impor (Wirawan, 2005). Kenaikan harga minyak diesel atau solar, menyebabkan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) berjalan terseok-seok. PLN harus mengeluarkan biaya bahan bakar solar Rp. 38.4 triliun/tahun untuk membeli 6.3 juta kiloliter solar. Kebutuhan solar mencapai 68% dari total volume BBM yang dikonsumsi PLN per tahun yang mencapai 9.2 juta kiloliter (Yun, 2006).