Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of Repositori
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "Manoi, Feri"

Now showing 1 - 7 of 7
Results Per Page
Sort Options
  • No Thumbnail Available
    Item
    IDENTIFIKASI MUTU TANAMAN ASHITABA
    (Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, 2011) Sembiring, Bagem Br.; Manoi, Feri
  • No Thumbnail Available
    Item
    KUNJUNGAN ILMIAH KE UNIVERSITAS IBARAKI, JEPANG : Warta balittro Vol 32, No. 63 Juni 2015
    (Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2015-06-01) Ruhnayat, Agus; Setiawan; Manoi, Feri; Bagem, S
    Peningkatan ketahanan tanaman terhadap serangan penyakit dapat dilakukan melalui pemberian hara dengan imbangan yang tepat. Terdapat dua mekanisme utama bahwa unsur hara dapat meningkatkan ketahanan tanaman terhadap penyakit, yaitu (1) pembentukan hambatan mekanik, terutama melalui pengembangan dinding sel lebih tebal dan (2) sintesis senyawa pertahanan alam, seperti fitoaleksin, antioksidan, dan flavonoid yang memberikan perlindungan terhadap patogen. Saat ini penelitian pengaruh imbangan hara terhadap ketahanan beberapa tanaman rempah dan obat (lada dan jahe) terhadap penyakit sedang berlangsung di Balittro. Untuk mendukung kegiatan kegiatan di Balittro dan memperluas wawasan peneliti dalam bidang peningkatan ketahanan tanaman terhadap penyakit melalui imbangan hara, telah dilakukan kunjungan ilmiah ke Fakultas Pertanian Universitas Ibaraki dan Institusi lainnya di Jepang pada tanggal 30 Juli – 12 Agustus 2014. Tujuan utama kunjungan adalah mempelajari cara identifikasi penanda peningkatan ketahanan tanaman terhadap serangan penyakit melalui imbangan hara/ pemupukan dan analisa kimia minyak atsiri.
  • No Thumbnail Available
    Item
    PASCA PANEN KENCUR (Kaempferia galanga L.) : Warta balittro No. 55 Tahun 2010
    (Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2010-06-01) Manoi, Feri
    Kencur (Kaempferia galanga L.) merupakan salah satu komoditas rempah dan obat yang prospektif. Potensi kencur cukup besar terutama kedudukannya sebagai bahan baku simplisia, yang permintaannya cenderung terus meningkat. Beberapa tahun terakhir ini simplisia kencur telah diekspor ke negara-negara di kawasan Eropa dan Asia. Dilihat dari manfaat dan kegunaan kencur yang begitu luas, maka perlu dikembangkan lagi produkproduk olahannya melalui penganekaragaman hasil. Langkah ini perlu sebagai upaya untuk meningkatkan daya serap pasar atas komoditas tersebut. Langkah demikian perlu diikuti dengan penanganan yang memperhatikan persyaratan mutu serta efisiensi proses yang memadai, sehingga produk tersebut akan dapat bersaing di pasaran dengan produk yang sejenis. Dengan demikian apabila dari penanganan pra panen sampai pasca panen dapat diupayakan seoptimal mungkin, maka рeluang pengembangannya, baik sebagai komoditas ekspor maupun untuk kebutuhan dalam negeri, akan lebih menguntungkan.
  • No Thumbnail Available
    Item
    PEMANFAATAN TANAMAN JAMBU BIJI SEBAGAI OBAT TRADISIONAL DI BOGOR
    (BALAI PENELITIAN TANAMAN OBAT DAN AROMATIK, 2007-09-06) Manoi, Feri
    Jambu biji (Psidium guajava Linn.) merupakan salah satu tanaman buah-buahan yang buah, daun, kulit, dan akar berfungsi juga sebagai obat tradisional. Penelitian terhadap pengetahuan beberapa kelompok masyarakat, tentang pemanfaatan tanaman ini dilaksanakan di Bogor pada tiga lokasi yaitu Ciampe:, Salabenda dan Sempur. Penelitian dilakukan dengan metode survey dan pengambilan sampel secara purposive sampling yang terlebih dahulu dilakukan orientasi di lapangan. Sampel yang diambil sebanyak 25 responden perlokasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman jambu biji dimanfaatkan untuk pengobatan penyakit diabetes melitus, mencret, radang lambung, peluruh haid, mengatasi sariawan serta demam berdarah. Terdapat perbedaan pemanfaatan jambu biji sebagai obat tradisional pada tiga lokasi tersebut. Pada daerah Ciampea pemakaian tertinggi untuk penyakit mencret 80%, di Salabenda 70% untuk radang lambung dan di Sempur 60% untuk mengatasi penyakit sariawan.
  • No Thumbnail Available
    Item
    PENAMBAHAN EKSTRAK AMPAS NENAS SEBAGAI MEDIUM CAMPURAN PADA PEMBUATAN NATA DE CASHEW
    (Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, 2007) Manoi, Feri
  • No Thumbnail Available
    Item
    PENGARUH CARA PENGERINGAN TERHADAP MUTU SIMPLISIA SAMBILOTO
    (Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, 2006) Manoi, Feri
  • No Thumbnail Available
    Item
    PENGARUH KONSENTRASI KARBOKSIL METIL SELULOSA (CMC) TERHADAP MUTU SIRUP JAMBU METE (Anacardium occidentale L.)
    (Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, 2006) Manoi, Feri

Copyright © 2026 Kementerian Pertanian

Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback