Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of Repositori
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "Kurniawati, S."

Now showing 1 - 1 of 1
Results Per Page
Sort Options
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Dampak Sekolah Lapang Produksi Benih Terhadap Peningkatan Pengetahuan Peserta Pelatihan di Lokasi Model Desa Mandiri Benih
    (IAARD Press, 2015-11-10) Susilawati, Pepi Nur; Kurniawati, S.
    Ketersediaan benih padi bemutu dengan harga terjangkau masih mengalami beberapa kendala. Terbatasnya produksi benih dan tersebar luasnya pertanaman padi di Provinsi Banten mengakibatkan akses petani terhadap benih masih rendah dibandingkan dengan provinsi lain yang ada di Pulau Jawa dan Bali. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah adalah dengan merintis Model Desa Mandiri Benih. Selanjutnya, untuk menunjang suksesnya pelaksanaan Model Desa Mandiri Benih perlu diikuti dengan pelatihan bagi para calon penangkar benih dalam bentuk SL-Benih. Sekolah Lapang Benih bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan calon penangkar benih. Kajian SL-Benih dilakukan di dua kabupaten, yaitu Kabupaten Lebak (Kecamatan Cikulur dan Leuwidamar) dan Kabupaten Tangerang (Kecamatan Jayanti). Adapun pengaruh pelatihan terhadap peningkatan pengetahuan peserta dapat dianalisis melalui uji komparasi t hitung (pre-test versus post-test). Berdasarkan hasil pengujian, untuk semua lokasi menghasilkan nilai uji t hitung yang lebih besar dari t tabel 5% dan 1%. Nilai yang dihasilkan setelah pelatihan (post-test) lebih besar dan berbeda nyata dengan hasil pre-test. Hal ini mengindikasikan bahwa pelatihan yang dilakukan dapat meningkatkan pengetahuan peserta SL-Benih.

Copyright © 2026 Kementerian Pertanian

Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback