Browsing by Author "Hidayah, Nikmatul"
Now showing 1 - 3 of 3
Results Per Page
Sort Options
- ItemIdentifikasi Kadar Silika Pada Sekam Padi Dari Berbagai Varietas Unggul Baru(Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi), 2017) Setia Adiandri, Resa; Nugraha, Sigit; Hidayah, Nikmatul; Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi)Sekam merupakan hasil samping dari proses pecah kulit dari rangkaian proses penggilingan padi dengan rendemen sekitar 20% yang belum banyak dimanfaatkan menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Tujuan dari penelitian in adalah untuk mengidentifikasi sekam dari berbagai varietas padi untuk mengetahui potensi peningkatan nilai tambah sebagai bahan baku pembuatan nano silica dalam rangka mendukung bioindustri padi berkelanjutan. Sampel yang digunakan merupakan gabah dari 52 varietas. Pengujian dilakukan terhadap sekam yang dihasilkan dari proses pecah kulit dengan kondisi proses yang sama antar sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendemen sekam dan kandungan silika pada sekam dari 52 varietas padi cukup tinggi dengan jumlah rendemen berkisar 18,45-26,68% dan kandungan silika 23,40-37,56%. Rendemen sekam tertinggi ditunjukkan oleh padi varietas Situ Patenggang, sedangkan kandungan sillika tertinggi ditunjukkan oleh padi varietas Ciherang. Selain Ciherang ada beberapa varietas padi yang menunjukkan kadar silika cukup tinggi di atas 35 % yaitu varietas Inpari 18, Inpari 21, Inpari 24, Inpari 31, dan Situ Patenggang. Keenam varietas padi dengan kadar silika tinggi tersebut sangat berpotensi dikembangkan lebih lanjut dan digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan nano silika.
- ItemKarakterisasi Sifat Fisikokimia Beras Hasil Penyosohan Dengan Perlakuan Enzymatic Pre Treatment Selama Penyimpanan(Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, 2018-12-01) Hidayah, Nikmatul; Setia Adiandri, Resa; Nugraha, SigitAbstrak Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perubahan sifat fisikokimia beras hasil penyosohan dengan enzymatic pre-treatment selama penyimpanan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan tiga faktor perlakuan yaitu jenis kemasan, suhu penyimpanan dan lama penyimpanan. Kemasan yang digunakan terdiri dari dua jenis yaitu kemasan karung plastik dan kemasan kantung plastik. Sedangkan suhu penyimpanan yang digunakan yaitu 22 ºC dan 28 ºC, dengan lama penyimpanan 0, 2 dan 4 bulan. Enzim yang digunakan dalam proses penyosohan adalah enzim protease, selulase dan xilanase, sedangkan gabah yang digunakan dalam penelitian ini yaitu varietas Ciliwung dan Cilamaya Muncul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kemasan dan suhu penyimpanan berpengaruh nyata terhadap rasio penyerapan air dan kandungan asam lemak bebas pada beras hasil penyosohan dengan enzymatic pre-treatment setelah penyimpanan 4 bulan, akan tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap kadar air, derajat putih dan kandungan aflatoksin pada beras. Kondisi penyimpanan yang sesuai untuk beras hasil penyosohan dengan enzymatic pre-treatment adalah pada suhu 22 ºC dengan kemasan kantung plastik untuk varietas Ciliwung dan kemasan karung plastic untuk varietas Cilamaya Muncul. Abstract This study was conducted to identify physicochemical properties changing of polished rice using enzymatic pre-treatment during storage. The research was conducted by using completely randomized design with three factors, that were packaging type, storage temperature and storage time. The packaging consists of two types, plastic bags and plastic sacks. While the storage temperature used is 22 º C and 28 º C, with storage duration of 0, 2 and 4 months. The enzymes used in the milling process were protease, cellulases and xylanase, while the paddy varieties used in this study were Ciliwung and Cilamaya Muncul. The results showed that the type of packing and the storage temperature affected on the water absorption ratio and free fatty acid content of polished rice using enzymatic pre-treatment after 4 months storage, but it was not affected on water content, whiteness and aflatoxin content in rice. Suitable storage conditions of polished rice using enzymatic pre-treatment for Ciliwung varieties was at temperature 22 ºC with plastic bags packaging, while storage conditions for Cilamaya Muncul varieties was at temperature 22 ºC and plastic sack packaging.
- ItemPengaruh Enzymatic Pre-Treatment Pada Proses Penyosohan Terhadap Profil Mutu Fisikokimia Beras(Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi), 2017) Hidayah, Nikmatul; Setia Adiandri, Resa; Nugraha, Sigit; Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi)Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh enzymatic pre-treatment pada proses penyosohan beras terhadap mutu fisikokimia beras. Enzim yang digunakan adalah enzim protease, selulase dan xilanase. Penelitian dilakukan dengan menggunakan response surface methodology untuk mendapatkan kondisi proses penyosohan dengan enzymatic pre-treatmentyang paling optimum. Konsentrasi enzim yang digunakan adalah 50 – 100 mg/ml dengan waktu tempering 1-3 menit dan waktu sosoh 30-50 detik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa enzymatic pretreatment pada proses penyosohan beras berpengaruuh terhadap mutu fisikokimia beras yang dihasilkan. Kondisi proses penyosohan dengan enzymatic pre-treatment yang paling optimum adalah konsentrasi enzim 61,54 mg/ml, waktu tempering 3 menit, dan waktu sosoh 30 detik dengan rendemen sebesar 68,67%, whiteness 45,24%, butir kepala 80,98%, butir patah 18,85%, dan menir 0,17%. Proses penyosohan dengan enzymatic pre-treatment pada kondisi optimum diketahui dapat meningkatkan rendemen beras dan megurangi waktu penyosohan.