Browsing by Author "Hera Nurhayati dan Ireng Darwati"
Now showing 1 - 2 of 2
Results Per Page
Sort Options
- ItemInduksi Pembungaan untuk Mengendalikan Fluktuasi Hasil pada Tanaman Cengkeh 39-46(Badan Penelitian dan Pertanian, 2016-12-01) Hera Nurhayati dan Ireng DarwatiProses pembungaan pada tanaman tahunan telah banyak dipelajari tetapi hanya sedikit literatur yang mempelajari pembungaan pada cengkeh dan cara untuk menanggulangi fluktuasi hasil yamg merupakan salahsatu kendala dalam budidaya cengkeh. Fluktuasi hasil pada cengkeh menyebabkan adanya panen besar dan panen kecil yang perbedaannya dapat mencapai 60%. Fluktuasi pembungaan dipengaruhi oleh berbagai faktor yaitu faktor ekologi, faktor genetik dan faktor fisiologi. Ekologi yang tidak mendukung saat pembungaan dapat menyebabkan perubahan inisiasi bunga ke daun. Faktor genetik pada umumnya berasal dari pohon induk, tetapi faktor genetik juga bisa dipengaruhi oleh lingkungan dan fisiologi terutama yang berhubungan dengan gen pembungaan. Faktor fisiologi dapat disebabkan oleh kandungan nutrisi dan zat pengatur tumbuh yang diperlukan saat pembungaan tidak memenuhi kebutuhan. Secara fisiologi, masalah pembungaan dapat ditanggulangi dengan cara aplikasi zat pengatur tumbuh (ZPT) atau zat penghambat tumbuh sehingga rasio zat pengatur tumbuh yang diperlukan untuk pembungaan dapat ditingkatkan. Stimulasi pembungaan dengan pemupukan dapat meningkatkan nutrisi yang diperlukan untuk induksi inisiasi pembungaan. Kata kunci: Syzygium aromaticum, fisiologis, pembungaan.
- ItemPersn Mikroorganisme Dalam Mendukung Pertanian Organik 295-300(Balai Penelitian dan Pengembangan Pertanian, 2014-06-01) Hera Nurhayati dan Ireng DarwatiMikroorganisme, terutama bakteri dan jamur, banyak dimanfaatkan dalam budidaya tanaman. Peran mikroorganisme dalam pertanian organik umumnya sebagai pupuk maupun pestisida. Aplikasi mikroorganisme dalam pertanian organik adalah untuk menurunkan kandungan kimia dalam produk-produk pertanian dan mengurangi pencemaran untuk menjaga kelestarian lingkungan. Beberapa jenis mikroorganisme berfungsi sebagai pupuk, bio dekomposer, penghasil zat pengatur tumbuh dan biopestisida. Mikroorganisme yang berfungsi sebagai bio dekomposer akan mendegradasi selulosa dan lignin sehingga bahan organik tersedia untuk tanaman. Selain itu ada juga mikroorganisme yang langsung diaplikasikan ke tanaman sebagai pupuk hayati untuk meningkatkan kesuburan tanah.Beberapa spesies ada juga yang berfungsi sebagai penghasil zat pengatur tumbuh. Mikroorganisme juga dapat dimanfaatkan sebagai biopestisida untuk proteksi tanaman melalui kompetisi, antibiosis/lisis, menginduksi kekebalan tanaman terhadap penyakit dan hyphal interference. Kata kunci: mikroorganisme, pertanian organik