Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of Repositori
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "Erdiman"

Now showing 1 - 3 of 3
Results Per Page
Sort Options
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Panduan Teknologi Budidaya Padi Salibu
    (Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, 2015) Abdulrachman, Sarian; Suhartatik, Endang; Erdiman; Susilawati; Zaini, Zulkifli; Jamil, Ali; Mejaya, Made J.; Sasmita, Priatna; Abdullah, Buang; Suwarno; Baliadi, Yuliantoro; Dhalimi, Azmi; Sujinah; Suharna; Ningrum, Elis Septia
    Kebutuhan beras akan tenjs meningkat seiring dengan laju pertumbuhan penduduk. Berdasarkan realisasi produksi padi dalam 5 tahun terakhir, terindikasi bahwa laju pertumbuhan produksi padi makin menurun dan biaya produksi per satuan kias lahan makin meningkat. Oleh karena itu pencapaian target produksi padi ke depan akan semakin sulit. Untuk mengatasi permasalahan ini Pemerintah mencanangkan peningkatan produksi padi nasional sebesar 1,5% per tahun. Dalam konteks ini diperlukan berbagai terobosan peningkatan produksi padi. Mengingat f니ngsi dan peran penting padi tersebut, Pemerintah berupaya untuk mewujudkan peningkatan produksi padi pada tahun 2015 melalui Gerakan Penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu (GP-PTT) dan Upaya Khusus (Upsus) lainnya. Sehubungan dengan hal tersebut, pelaksana program di lapangan memerlukan panduan untuk berbagai teknologi budidaya padi yang sudah dikembangkan di Indonesia.
  • No Thumbnail Available
    Item
    Pengaruh Paket Pemupukan Terhadap Produksi Biji dan Biomas Jagung pada Beberapa Tingkat Populasi Tanaman
    (BPTP Jambi, 2008) Mawardi, Edy; Erdiman; Edi, Syafri; BPTP Jambi
    Pengaruh paket pemupukan terhadap produksi biji dan biomas jagung pada beberapa tingkat populasi tanaman. Tujuan pengkajian ini adalah untuk mengetahui paket pemupukan yang tepat pada populasi tanaman dan menguntungkan dalam menghasilkan biji dan biomas sebagai upaya penerapan system integrasi jagung dan sapi. Kegiatan pengkajian dilaksanakan mulai bulan Juni sampai Desember 2006 di Jorong Parit Batu, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat.
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Perbaikan Genetik Jagung dan Peningkatan Efisiensi P di Lahan Kering Masam
    (Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan, 1996) Firdaus Kasim; Helmidar Bahar; Syafei; Erdiman
    Peningkatan hasil jagung di lahan kering masam antara lain dapat dicapai melalui penggunaan varietas toleran. Seleksi awal varietas dilakukan dengan metode half-sib pada tanah Podsolik Merah Kuning (PMK) yang berkadar Al tinggi dan kahat unsur P. Pada tanah PMK, unsur Al dan Fe memfiksasi P sehingga mengurangi ketersediaannya bagi tanaman. Serangkaian pengujian pemupukan P telah dilakukan dengan menggunakan varietas jagung yang toleran terhadap keracunan Al. Antasena yang merupakan varietas jagung pertama yang dilepas untuk lahan kering masam, berasal dari populasi St Al dan hasilnya 20% lebih tinggi daripada Arjuna pada kondisi tercekam Al. Populasi St Al terus diperbaiki untuk meningkatkan ketahanannya terhadap penyakit bulai. Dengan pengapuran 1 t/ha, tanaman jagung tanggap terhadap pemupukan P sampai takaran 135 kg P2O5, bahkan pada takaran 180 kg P2Os/ha hasil masih meningkat, tetapi efisiensi pemupukan menurun. Penggunaan pupuk P dapat ditekan apabila bahan organik turut diberikan. Penggunaan pupuk P dengan takaran 180 kg P205/ha memberikan hasil yang sama dengan takaran 22,5 kg P2Os/ha bila pemberiannya dicampur dengan 2 t/ha bahan organik dan 200 kg/ha kapur setelah diinkubasi selama 8 minggu.

Copyright © 2026 Kementerian Pertanian

Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback