Browsing by Author "Ediningsih"
Now showing 1 - 5 of 5
Results Per Page
Sort Options
- ItemEFEKTIVITAS HIDROGEL PVAM-g-PATI JAHE UNTUK MENINGKATKAN SERAPAN PUPUK UREA : Warta balittro Vol. 35 No. 70 Tahun 2018(Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2018-12-01) EdiningsihE fisiensi pemberian pupuk urea pada tanaman dapat dilakukan dengan cara terkendali agar bahan aktif tidak mencemari lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari kemampuan dari hidrogel polivinil alkohol tercangkok anhidrida maleat (PVAM) dan pati termodifikasi ekstrak jahe (PVAM-gpati jahe) dalam menyerap dan Ediningsih Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Email: [email protected] melepaskan pupuk urea. Uji daya serap urea dilakukan dengan merendam hidrogel dalam larutan urea 10% b/v selama 24 jam pada suhu ruang, kemudian bobot hidrogel ditimbang kembali setelah mengembang. Konsentrasi urea dalam filtrat diukur menggunakan spektrofotometer sinar tampak pada panjang gelombang 430 nm. Penentuan penyerapan urea menyebabkan terbentuknya senyawa kompleks berwarna kuning antara urea dan p-dimetilamino benzaldehida. Bobot urea yang diserap dapat dihitung berdasarkan selisih bobot urea pada larutan awal dan bobot urea dalam filtrat. Sedangkan, uji pelepasan urea dilakukan dengan cara merendam hidrogel dalam larutan urea 10% b/v selama 24 jam. Sampel tersebut ditempatkan di atas saringan kawat yang diletakkan di dalam 100 mL akuades dan diaduk menggunakan pengaduk magnetik. Sebanyak 2 mL larutan akuades yang telah bercampur dengan urea dipipet pada 5 menit sampai 30 menit pertama dengan interval waktu 5 menit, kemudian 60 menit dan 24 jam. bobot urea di dalam akuades dibandingkan dengan bobot urea di dalam hidrogel awal untuk menghasilkan persen urea yang dilepaskan oleh hidrogel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hidrogel PVAM-g-pati jahe memiliki kapasitas penyerapan dan pelepasan urea yang lebih rendah dibandingkan hidrogel PVAM-g-pati.
- ItemISOLASI KATEKIN GAMBIR (Uncaria gambir Roxb) DENGAN METODE SOXHLET MENGGUNAKAN PELARUT METANOL : Warta balittro Vol.34 No. 67 Tahun 2017(Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2017-06-01) Ediningsih; Rahayuningsih, SriKatekin merupakan penentu utama mutu gambir. Pemilihan metode maupun jenis pelarut akan berdampak pada hasil kemurnian katekin yang diperoleh. Isolasi katekin gambir dilakukan dengan metode soxhlet menggunakan pelarut metanol. Selanjutnya katekin dimurnikan dengan air, etil asetat, dan n-heksana. Katekin yang dihasilkan sebesar 15,49 gram dari 41,92 gram katekin kotor. Rendemen ekstrak yang diperoleh dengan metode soxhlet lebih tinggi dibandingkan dengan metode maserasi. Uji karakterisasi spektroskopi Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR) menunjukkan adanya ikatan O-H, C=C, CH, C-H, dan C-О.
- ItemPERAN KATALIS LOGAM TRANSISI PADA REAKSI HIDRORENGKAH MINYAK KULIT JAMBU METE (CNSL) UNTUK BAHAN BIOENERGI : Warta balittro Vol. 33 No. 65 tahun 2016(Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2016-06-01) EdiningsihPengolahan minyak kulit biji jambu mete atau Cashew Nut Shell Liquid (CNSL) sebagai sumber bahan baku bioenergi dapat dilakukan melalui reaksi hidrorengkah. Dalam reaksi ini, peran katalis sangat dibutuhkan untuk menurunkan energi aktivasi. Katalis dengan karakter yang baik dapat meningkatkan jumlah produk bioenergi yang dihasilkan.
- ItemSINTESIS HIDROGEL ASAM AKRILAT DENGAN TАPIOKА TERMODIFIKASI EKSTRAК ЈАНЕ (AA-TAPIOKA MODIF JAHE) : Warta balittro Vol. 35 No. 70 Tahun 2018(Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2018-12-01) Ediningsih; Rusmin, DeviTapioka merupakan bahan polimer alam yang potensial untuk dikembangkan dalam pembuatan biomaterial hidrogel karena sifat hidrofiliknya yang mampu meningkatkan pembengkakan hidrogel dan mudah terdegradasi di lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis hidrogel dari bahan dasar asam akrilat yang di campur dengan tapioka yang sudah dimodifikasi ekstrak kental jahe 0,2; 0,4; dan 0,6 mL melalui radiasi sinar gamma dengan dosis 10 kGy/jam selama 4 jam. Tapioka termodifikasi ekstrak jahe yang ditambahkan ke dalam hidrogel asam akrilat sebanyak 0,5; 1,0; 1,5; dan 2,0%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hidrogel asam akrilat yang ditambahkan tapioka termodifikasi ekstrak jahe 0,2 mL dengan konsentrasi tapioka 1,0% (AA-tapioka modif jahe [0,2] 1%) menghasilkan nilai fraksi gel paling tinggi yaitu sebesar 99,08%. Kenaikan pengembangan maksimum diperlihatkan oleh hidrogel AAtapioka modifjahe [0,4] 2,0% sebesar 655,51% selama 6 jam perendaman. Sedangkan nilai EDS paling tinggi dihasilkan hidrogel AA-tapioka modif jahe [0,4] 1,5% yaitu sebesar 630,88 g/g.
- ItemUJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK DAUN TEMPUYUNG (Sonchus arvensis L.)(BB Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian, 2016-05-31) Ediningsih; Nurhayati, Hera; Rubiana, Ratna; BPTP JambiDalam penelitian ini telah dilakukan pengujian aktivitas antioksidan dari ekstrak daun tempuyung (Sonchus arvensis L.). Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut metanol (50%, 70% 96%), etanol (50%, 70%, 96%) dan air. Pengujian aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil). Nilai LC50 yang dperoleh pada ekstrak metanol berturut-turut sebesar 55,53 ; 93,21 ; 238,71 ppm, ekstrak etanol 512,11; 499, 34; 247,09 dan ekstrak air sebesar 4071,25.