Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of Repositori
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "EL Ramija, Khadijah"

Now showing 1 - 2 of 2
Results Per Page
Sort Options
  • No Thumbnail Available
    Item
    13. Peningkatan Produksi Padi Pada Lahan Sub Optimal (Lahan Sawah Tadah Hujan) Melalui Penerapan Kalender Tanam Terpadu Terpadu di Sumatera Utara
    (Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, 2015-10) EL Ramija, Khadijah; Sudrajat, Ayi; Batubara, Siti Fatimah; Hermanto, Catur; Balai Besar Penelitian Tanaman Padi
    Salah satu indikator penting kinerja pemerintah adalah terpenuhinya kebutuhan pangan secara cukup dan berkualitas berdasarkan prinsip-prinsip kemandirian pangan. Upaya peningkatan produksi memerlukan strategi yang cermat berdasarkan prakiraan iklim yang akurat, antara lain melalui percepatan tanam di beberapa lokasi, terutama di wilayah yang masih tinggi curah hujannya. Untuk memandu upaya ini diperlukan alat bantu antisipatif, berupa Kalender Tanam yang telah dikembangkan sejak 2007 oleh Badan Litbang Pertanian, kemudian disempurnakan menjadi Kalender Tanam Terpadu yang memuat rekomendasi teknologi dan kebutuhan sarana produksi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produktivitas tanaman padi guna memenuhi swasembada pangan adalah dengan meningkatkan indeks pertanaman padi melalui penerapan KATAM TERPADU di lahan sawah suboptimal (lahan sawah tadah hujan). Penelitian ini bertujuan untuk mengaplikasikan Kalender Tanam Terpadu Pada Lahan Sub Optimal (Lahan Sawah Tadah Hujan) Di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara dalam Pencapaian 10 Juta Ton Surplus Beras Tahun 2014 dan mengkaji Ketepatan Kalender Tanam Terpadu Pada Lahan Sawah Tadah Hujan di Kabupaten Langkat Sumatera Utara. Dampak yang diperoleh adalah penerapan Katam Terpadu di Lahan Sawah Tadah Hujan di Sumatera Utara menunjukkan peningkatan produksi dan produktivitas padi pada lahan sub optimal di Sumatera Utara sebesar 25%. Hasil pengkajian yang dilakukan pada 2 musim tanam (Katam MT III 2013 dan Katam MT I 2013/2014). Produktivitas tertinggi diperoleh pada MT 2 (Katam MT I 2013/2014) dengan produksi GKP sebesar 8.0 t/ha dan Indeks Panen sebesar 0,48. Hasil validasi data iklim (curah hujan) di 2 MT (Katam MT III 2013 dan Katam Mt I 2013/2014) menunjukan adanya perbedaan antara rekomendasi jadwal tanam pada kalender tanam dengan kondisi eksisting terutama pada MT Verifi kasi prakiraan bulanan yang dikeluarkan oleh BMKG berdasarkan pada pewilayahan ZOM > 80 % (83%), namun untuk wilayah yang lebih kecil khususnya kecamatan Binjai verfi kasinya < 50 % (33%).
  • No Thumbnail Available
    Item
    Analisis Pengaruh Jumlah Hari Hujan Terhadap Luas Tanam Padi di Kabupaten Mandailing Natal Musim Tanam 2013/2014 Sampai 2016/2017
    (Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, 2018-12-01) EL Ramija, Khadijah; Chairuman, Novia; Rizki Chairiyah, Riri
    Abstrak Kabupaten Mandailing Natal merupakan salah satu sentra produksi padi di Provinsi Sumatera Utara dengan luas baku sawah terluas ketujuh. Ketersediaan air merupakan faktor penting dalam budidaya padi sawah yang dapat mempengaruhi luas tanam padi dalam mendukung pencapaian swasembada padi khususnya di Kabupaten Mandailing Natal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah hari hujan terhadap peningkatan luas tanam padi di Kabupaten Mandailing Natal pada periode tanam 2013/2014 sampai 2016/2017 (empat tahun) dan analisis kinerja luas tanam padi dan jumlah hari hujan. Data luas tanam padi diperoleh dari Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Utara dan data jumlah hari hujan diperoleh dari pusat database BMKG Stasiun Meteorologi Aek Godang mulai bulan Oktober 2013 sampai September 2017. Selanjutnya hubungan luas tanam padi terhadap jumlah hari hujan menggunakan metode regresi linear dengan software SPSS serta dilihat kinerja luas tanam padi dan jumlah hari hujan serta. Luas tanam padi di Kabupaten Mandailing Natal meningkat sebesar 31,37% pada periode tanam 2013/2014 sampai 2016/2017. Sementara jumlah hari hujan di Kabupaten Mandailing Halal menurun sebesar 2,32%. Jumlah hari hujan meningkat nyata terhadap luas tanam padi pada taraf nyata 5% di Kabupaten Mandailing Natal pada periode tanam 2013/2014 sampai 2016/2017. Abstract Mandailing Natal Regency is one of the rice production centers in North Sumatera Province with the widest rice field area of seventh. Water availability is an important factor in the cultivation of paddy rice that can affect the area of rice planting in support of achieving rice self-sufficiency, especially in Mandailing Natal Regency. This study aims to determine the effect of rainy days on increasing the area of rice planting in Mandailing Natal Regency during the planting period of 2013/2014 to 2016/2017 (four years) and analysis of the performance of rice planting area and the number of rainy days. The data of planting area of rice obtained from Food Crops and Horticulture Agency of North Sumatera Province and data of number of rain days obtained from database center BMKG Aek Godang Meteorology Station from October 2013 until September 2017. Furthermore relation of planting area of paddy to number of rainy days using linear regression method with SPSS software and viewed performance of planting area of paddy and number of rainy days and also. The area of rice planting in Mandailing Natal Regency increased by 31,37% in the planting period of 2013/2014 until 2016/2017. While the number of rainy days in Halal Mandailing Regency decreased by -2,32%. The number of rainy days increased significantly to the area of rice planting at 5% real level in Mandailing Natal Regency during the planting period 2013/2014 until 2016/2017.

Copyright © 2026 Kementerian Pertanian

Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback