Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of Repositori
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "Djafar Baco"

Now showing 1 - 1 of 1
Results Per Page
Sort Options
  • No Thumbnail Available
    Item
    Penggerek Batang Padi dan Strategi Pengendaliannya di Sulawesi Selatan
    (Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan, 1995) Djafar Baco; M. Yasin; Surtikanti
    Ada tiga spesies penggerek batang padi yang umum dijumpai di Sulawesi Selatan yaitu penggerek batang putih (Scirpophaga innotata), penggerek batang bergaris (Chilo suppressalis), dan penggerek batang merah jambu (Sesamia inferens). Di antara ketiga spesies tersebut, penggerek batang padi putih merupakan spesies yang paling dominan. Larva penggerek batang padi putih ada yang mengalami diapause hanya sekitar dua bulan bahkan ada pula yang tidak mengalami diapause. Informasi ini sangat penting dalam hal peramalan maupun penentuan strategi pengendalian hama tersebut. Pola serangan dan dinamika populasi penggerek batang putih berbeda antara musim hujan dengan musim kemarau, sehingga memerlukan pengelolaan yang berbeda. Dari sejumlah varietas/galur padi yang diuji belum ada yang memiliki sifat ketahanan yang tinggi terhadap penggerek batang padi putih. Namun demikian, terdapat varietas yang memperlihatkan tingkat serangan yang relatif lebih baik dibanding varietas lainnya. Tanaman padi yang mengandung silika tinggi relatif tahan terhadap serangan penggerek batang. Hasil penelitian menunjukkan, pemberian silika 20 kg/ha memberikan hasil sebanding dengan penggunaan Carbofuran 0,5 kg b.a/ha. Pemaduan dari komponen-komponen pengendalian yang telah ada dapat mengurangi, bahkan meniadakan, penggunaan insektisida.

Copyright © 2026 Kementerian Pertanian

Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback