Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of Repositori
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "Deciyanto Soetopo"

Now showing 1 - 4 of 4
Results Per Page
Sort Options
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    HAMA TANAMAN KENAF DAN PENGENDALIANNYA
    (Balai Penelitian Tanaman Tembakau dan Serat, 2009) SUNARTO, Dwi Adi; Deciyanto Soetopo; Sujak; Balai Penelitian Tanaman Tembakau dan Serat
  • No Thumbnail Available
    Item
    Monograf Jahe
    (Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 1997) D. sitepu; Sudiarti; Nurliani Bermawie; Supriadi; Deciyanto Soetopo
    Jahe (Zingiber Officinale Rosc.), satu dari sejumlah temu-temuan dari suku Zingiberaceae, menempati posisi yang sangat penting dalam perekonomian masyarakat Indonesia, karena perannya dalam berbagai aspek: kegunaan, perdagangan, kehidupan, adat kebiasaan, kepercayaan dalam masyarakat bangsa Indonesia yang sifatnya majemuk dan terpencar-pencar diseluruh nusantara ini. jahe juga termasuk komoditas yang sudah sejak ribuan tahun digunakan sebagai bagian dari ramuan rempah-rempah yang diperdagangkan secara luas di Dunia ini. walaupun tidak terlalu menyolok, penggunaan komoditas jahe berkembang dari waktu ke waktu, baik itu mengenai jumlah, Variasi, kegunaan maupun mengenai nilai ekonominya.
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    PENINGKATAN PRODUKTIVITAS DAN KEBERLANJUTAN ADOPSI TEKNOLOGI BUDIDAYA TEBU TERPADU
    (Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, 2019) Deciyanto Soetopo; Elna Karmawati; Bambang Prastowo
    Kebutuhan gula di Indonesia terus bertambah, baik untuk kebutuhan rumah tangga mauun untuk industry makanan dan minuman. Kebutuhan gula naik terus dari sekitar 5,7 juta ton pada tahun 2014 dan diprediksi menjadi sekitar 6,6 juta ton pada tahun 2019. Di lain pihak luas lahan pertanaman tebu pada tahun 2015 baru mencapai 460 ribu ha dan terus menurun menjadi sekitar 430 ribu ha pada tahun 2017 dengan produktivitas hablur yang masih rendah yaitu sekitar 1,57 ton/ha di bawah potensinya yang sekitar 2 ton/ha. Oleh sebab itu upaya pemenuhnan kebutuhan gula nasional tampaknya harus terus dilakukan, baik melalui pembangunan industry nasional, penambahan pabrik gula, peremajaan, perluasan areal termasuk melalui Percepatan Penerapan Teknologi Tebu Terpadu (P2T3). Upaya melalui P2T3 lebih diutamakan karena upaya progam ekstensifikasi menghadapi keterbatasan lahan termasuk karena adanya kompetisi peruntukan lahan dengan kepentingan lain.
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    PENINGKATAN PRODUKTIVITAS DAN KEBERLANJUTAN ADOPSI TEKNOLOGI BUDIDAYA TEBU TERPADU
    (2019) Deciyanto Soetopo; Elna Karmawati; Bambang Prastowo Badan
    Kebutuhan gula di Indonesia terus bertambah, baik untuk kebutuhan rumah tangga mauun untuk industry makanan dan minuman. Kebutuhan gula naik terus dari sekitar 5,7 juta ton pada tahun 2014 dan diprediksi menjadi sekitar 6,6 juta ton pada tahun 2019. Di lain pihak luas lahan pertanaman tebu pada tahun 2015 baru mencapai 460 ribu ha dan terus menurun menjadi sekitar 430 ribu ha pada tahun 2017 dengan produktivitas hablur yang masih rendah yaitu sekitar 1,57 ton/ha di bawah potensinya yang sekitar 2 ton/ha. Oleh sebab itu upaya pemenuhnan kebutuhan gula nasional tampaknya harus terus dilakukan, baik melalui pembangunan industry nasional, penambahan pabrik gula, peremajaan, perluasan areal termasuk melalui Percepatan Penerapan Teknologi Tebu Terpadu (P2T3). Upaya melalui P2T3 lebih diutamakan karena upaya progam ekstensifikasi menghadapi keterbatasan lahan termasuk karena adanya kompetisi peruntukan lahan dengan kepentingan lain.

Copyright © 2026 Kementerian Pertanian

Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback