Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of Repositori
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "Dandi Sukarna"

Now showing 1 - 2 of 2
Results Per Page
Sort Options
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Hama Pascapanen dan Pengendaliannya
    (Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan, 1991) Suyono; Dandi Sukarna
    Serangga dan tikus merupakan hama yang paling penting yang merusak dan menurunkan mutu tanaman pangan. Dari 700.000 jenis serangga, dikenal sekitar 100 jenis berasosiasi dengan komoditas yang disimpan, dan sekitar 20 di antaranya merupakan hama yang hidup dan berkembang biak pada komoditas pangan dalam penyimpanan (10). Hama ini dapat menimbulkan kerusakan atau kehilangan hasil, baik kualitas maupun kuantitas. Serangga hama dalam penyimpanan dapat berbeda dalam bentuk, ukuran, sumber pakan yang disukai, dan lingkungan fisik yang sesuai untuk hidup dan perkembangbiakannya.
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Pengendalian Hama Tikus
    (Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan, 1991) Rochman; Dandi Sukarna
    Serangan tikus yang cukup berat pada tanaman padi telah dilaporkan sejak tahun 1915 dan 1938. Kemudian pada tahun 1960-63, serangan tikus di Jawa, Sumatera Selatan, Lampung, dan Tanjung (Kal-Sel) meliputi 800.000 ha sawah dengan kerusakan rata-rata 40%. Pada tahun yang sama, dilaporkan pula 14.000 ha tanaman tebu terserang dengan kerusakan 30-100% (10, 36). Pada periode tahun 1963-73, serangan tikus mencapai rata-rata 327.726 ha tiap tahun dengan kehilangan hasil 32%. Selama periode Pelita II (1974/75-1978/79) luas serangan rata-rata 211.705 ha tersebar di seluruh Indonesia. Luas serangan di atas 18.000 ha terjadi di Propinsi Jawa Tengah, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, Jawa Timur, dan Sumatera Selatan (13). Pada tahun 1979 luas serangan sekitar 400.000 ha. Pada Pelita IV serangan tersebut menurun hingga pada tahun 1987 tercatat serangan seluas 74.265 ha dengan intensitas berkisar antara 14-21%

Copyright © 2026 Kementerian Pertanian

Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback