Browsing by Author "A.Lay"
Now showing 1 - 3 of 3
Results Per Page
Sort Options
- ItemPengembangan dan Pemanfaatan Batang kelapa di Daerah Sulawesi utara(Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Perkebunan, 2000-11-26) A.LayDaerah Sulawesi Utara, sejak lama dikenal sebagai penghasil kelapa terbesar di Indonesia, dan dijuluki Nyiur Melambai. Kelapa merupakan komoditas basis ekonomi daerah ini, karena menjadi sumber pendapatan sebagian besar penduduk.
- ItemPenggunaan Ragi Komersial Pada Pengolahan Etanol dari Nira Aren(Pusat Penelitian Dan Pengembangan Perkebunan, 2009-12) A.LayPenelitian bertujuan untuk mendapatkan ragi komersial yang efektif untuk fermentasi nira aren menjadi etanol, teknik pengolahan yang efisien dan praktis dioperasikan petani/kelompok tani. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret sampai Juni 2009, di Laboratorium Balai Penelitian Tanaman Kelapa dan Palma Lain Manado. Penelitian dilakukan dalam bentuk percobaan faktorial 5 x 4 x 2, menggunakan rancangan acak lengkap. Faktor A adalah ragi komersial yang terdiri atas A * 1 = I Fermipan, A2 Mauri-pan, A3 Gold-Pamaya, A4 BrewMax dan A5 tanpa menggunakan ragi. Faktor B adalah lama fermentasi yang terdiri atas B * 1 = 0 hari, B * 2 = 1 hari, B * 3 = 2 hari dan B * 4 = 3 hari). Pengolahan etanol dilakukan melalui proses fermentasi dan destilasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ragi yang sesuai untuk fermentasi nira aren yang optimal menjadi etanol adalah Gold-Pakmaya dan Fermipan. Penggunaan destilator tunggal skala laboratorium dalam proses destilasi pertama menghasilkan etanol kadar 28-43% dan destilasi kedua menghasilkan etanol kadar 72-77%. Secara ekonomi pengolahan etanol kadar 30-32% dan 72-77% adalah layak dan menguntungkan.
- ItemStrategi Pengembangan Diversifikasi Produk Untuk Peningkatan Pendapatan Petani Kelapa(Pusat Penelitian Dan Pengembangan Perkebunan, 2001-07-27) A.LaySelama kurun waktu 30 tahun (1967-1997) dilaksanakan berbagai program peningkatan produksi dan pendapatan petani kelapa dilaksanakan, namun peningkatan luas areal kelapa relatif kecil, yakni 154% atau rata-rata 5% pertahun, sedangkan produktivitas meningkat dari 0,8 ton menjadi 1,1 ton/ha. Tingkat harga kopra yang rendah pula yakni Rp. 1.300/kg (Harga bulan Januari 2001), maka tingkat pendapatan petani kelapa sebesar Rp. 1.430.000/tahun. Pengusahaan kelapa ditingkat petani dengan produk utama kopra dan kelapa butiran kurang menunjang perbaikan pendapatan petani.