Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of Repositori
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "A. Hasanuddin"

Now showing 1 - 2 of 2
Results Per Page
Sort Options
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Inovasi Teknologi Berbasis Tanaman Pangan di Lahan Irigasi
    (Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan, 2003-12-16) Anischan Gani; A. Hasanuddin; Hermanto
    Produksi padi dan beberapa komoditas pangan lainnya relatif tidak meningkat dalam dekade terakhir, bahkan cenderung turun terutama pada saat kondisi iklim tidak menguntungkan. Konversi sebagian lahan sawah untuk keperluan nonpertanian termasuk penyebab rendahnya laju peningkatan produksi karena berkurangnya areal tanam. Upaya peningkatan produksi padi melalui pencetakan sawah baru tampaknya tidak dimungkinkan dalam kondisi perekonomian nasional yang masih belum pulih dari krisis. Cara yang dapat ditempuh untuk meningkatkan produksi tanaman pangan adalah melalui optimalisasi lahan irigasi. Hal ini dimungkinkan karena sebagian lahan irigasi masih memiliki potensi untuk dikembangkan. Hingga kini sebagian besar produksi padi nasional dihasilkan di lahan sawah. Lahan kering yang diharapkan dapat menunjang pengadaan produksi padi memiliki berbagai kendala dalam pemanfaatannya. Produktivitas padi di lahan sawah irigasi memang lebih tinggi dibandingkan dengan di lahan kering karena ketersediaan air di lahan sawah lebih terjamin. Dikaitkan dengan ketahanan pangan nasional maka inovasi teknologi usahatani berbasis padi di lahan irigasi perlu didorong dan mendapat prioritas yang lebih tinggi dalam pembangunan pertanian. Badan Litbang Pertanian telah menghasilkan berbagai teknologi yang diharapkan dapat mendukung upaya peningkatan produksi pangan di lahan irigasi. Agar teknologi tersebut dapat diketahui oleh banyak kalangan, Badan Litbang Pertanian menyelenggarakan gelar teknologi di Takalar, Sulawesi Selatan, pada tanggal 6-7 Agustus 2003. Publikasi ini berisikan informasi tentang potensi lahan irigasi untuk pengembangan tanaman pangan dan sebagian dari teknologi yang dihasilkan melalui penelitian. Sebelum diimplementasikan di tingkat petani, teknologi tersebut perlu dikaji pengembangannya di daerah setempat dari berbagai aspek, baik teknis, sosial, budaya, maupun ekonomi. Kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam acara gelar teknologi pertanian lahan irigasi ini disampaikan penghargaan dan terima kasih.
  • No Thumbnail Available
    Item
    Penelitian Padi Mendukung Pelestarian Swasembada Beras
    (Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan, 1994) Achmad M. Fagi; A. Hasanuddin; Edi Soenarjo
    Produksi beras nasional masih berfluktuasi dari waktu ke waktu. Sementara itu, sentra-sentra produksi terkonsentrasi di Jawa dan keunggulan kompetitif komoditas ini di pasar internasional masih rendah. Penelitian memegang peranan penting untuk mengatasi masalah tersebut. Proyeksi pertumbuhan produksi padi sebesar 2%/tahun pada Pelita VI cukup realistis. Reorientasi program penelitian dalam PJP II diperlukan untuk mengantisipasi masalah yang berkaitan dengan pelestarian laju pertumbuhan produksi padi dan peningkatan pendapatan petani. Pemanfaatan potensi lahan sawah tadah hujan, lahan kering, dan lahan rawa pasang surut, serta peningkatan efisiensi produksi dan diversifikasi tanaman pangan berbasis padi perlu mendapat perhatian lebih besar dan teknologi penunjang harus segera diimplementasikan. Peningkatan intensitas tanam merupakan sumber pertumbuhan produksi padi pada lahan sawah irigasi. Efisiensi pemupukan fosfat dan nitrogen perlu ditingkatkan untuk menekan biaya produksi. Dengan demikian, padi mempunyai keunggulan kompetitif terhadap komoditas nonpadi. Prospek penanaman padi secara sebar langsung dinilai baik untuk daerah yang langka tenaga kerja. Prospek padi gogo belum cerah. Tanggap padi gogo terhadap penambahan masukan sangat rendah, dan teknologi yang dikembangkan tidak atraktif. Lahan rawa pasang surut potensial mempunyai prospek yang baik untuk dikembangkan sebagai lahan usahatani tanaman pangan. Varietas yang sesuai dengan ekosistem spesifik adalah modal dasar bagi intensifikasi padi di lahan rawa pasang surut. Tanggap varietas unggul terhadap masukan pada lahan ini sebanding dengan di lahan sawah irigasi.

Copyright © 2026 Kementerian Pertanian

Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback