Kelimpahan, Karakter dan Potensi Bakteri Penghasil Hormon Tumbuh IAA dan Pelarut Fosfat pada Tanaman Cengkeh di Buleleng, Bali 15-20
No Thumbnail Available
Date
2016-12-01
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Badan Penelitian dan Pertanian
Abstract
Mikroba perakaran pemacu pertumbuhan tanaman (PGPR) akhir-akhir ini banyak dimanfaatkan dalam
upaya meningkatkan produksi tananaman maupun untuk memperbaiki kesehatan tanah. Diantara
kelompok mikroba PGPR, mikroba penghasil hormon tumbuh dan pelarut fosfat mempunyai manfaat
penting dalam mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia dan menjaga kesehatan tanah. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui kelimpahan, karakter dan potensi mikroba penghasil IAA dan
pelarut fosfat pada tanaman cengkeh. Tahapan penelitian meliputi pengambilan sampel tanah di kabupaten
Buleleng, Bali serta pengukuran parameter lingkungannya, isolasi bakteri penghasil hormon IAA dan pelarut
fosfat, uji potensi bakteri penghasil hormon IAA dan pelarut fosfat. Hasil pengamatan dengan metode
penumbuhan pada media spesifik (diperkaya) menunjukkan bahwa pada daerah perakaran cengkeh di
Buleleng mengandung bakteri penghasil IAA (6,4 x 10°CFU/g) dan bakteri pelarut fosfat (8,2 x 10 CFU/g).
Berdasarkan uji lanjut diketahui bahwa isolat bakteri TCBI 4 menghasilkan IAA tertinggi 3,5 ppm pada waktu
inkubasi 72 jam. Berdasarkan uji estimasi fosfat terlarut diketahui isolat TCBP 6 mampu melarutkan fosfat
sebesar 1687,77 ppm pada waktu inkubasi tujuh hari. Oleh karena itu, bakteri PGPR mempunyai peranan
penting dalam menunjang pertumbuhan dan produksi tanaman cengkeh.
Kata Kunci: Bakteri perakaran, cengkeh, IAA, pelarut fosfat.