Manajemen Risiko Rantai Pasok pada Agroindustri Minyak Pala 291-296
No Thumbnail Available
Date
2016-12-01
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Badan Penelitian dan Pertanian
Abstract
Salah satu upaya untuk meningkatkan daya saing industri minyak pala adalah dengan mengintegrasikan
pelaku secara efisien melalui penerapan manajemen rantai pasok (supply chain management). Penerapan
manajemen rantai pasok pada agroindustri pala menjadi lebih sulit dan kompleks karena: pemasok bahan
baku sangat banyak dengan kualitas yang beragam, bahan baku bersifat high perishable, musiman dan
bulky sehingga banyak faktor yang tidak dapat diprediksi, dan pelaku pada industri pengolahan didominasi
oleh industri kecil. Hal ini tidak terlepas dari tingginya risiko pada rantai pasok tersebut. Kajian ini bertujuan
untuk: (1) mengidentifikasi risiko pada rantai pasok agroidustri minyak pala, dan (2) menyusun konsep
pengelolaannya. Metode analisis yang digunakan risk maping dan risk assessment yang didukung dengan
analisis deskriptif kualitatif hasil baseline survey yang dilakukan di sentra produksi pala di Bogor pada tahun
2013, serta analisa situasional industri dan review pasar pada tahun 2013-2015. Faktor-faktor yang
berpengaruh terhadap risiko rantai pasok agroindustri minyak pala yaitu: risiko eksternal dan risiko internal.
Risiko eksternal terdiri dari risiko kerjasama (cooperative risk), risiko keputusan manajemen (management
decision risk), risiko pembagian informasi (information sharing risk), risiko penjadwalan (operation schedule
risk). Risiko internal terdiri risiko finansial (financial risk), risiko proses (process risk) dan risiko pasar (market
risk). Risiko yang dominan berpengaruh terhadap kinerja agroindustri adalah risiko kerjasama, risiko
finansial, dan risiko proses. Untuk mengatasi hal tersebut dilakukan manajemen risiko rantai rasok agar
seluruh sistem menjadi efisien dan efektif, serta minimalisasi biaya.
Kata kunci: supply chain, risk management, agroindustry, nutmeg oil