DINAMIKA pH DAN Fe TANAH SERTA TOLERANSI KERACUNAN BESI GENOTIPE PADI Dl LAHAN SULFAT MASAM POTENSIAL KALIMANTAN SELATAN
Loading...
Date
2007
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Pengujian Standar Instrumen Pertanian Lahan Rawa
Abstract
Lahan rawa pasang surut sulfat masam potensial memiliki faktor pembatas tanah untuk pertumbuhan padi, terutama cekaman pH tanah yang rendah dan kandungan Fe tanah yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika pH dan Fe tanah serta toleransi terhadap keracunan besi dan daya hasil genotipe padi di lahan sulfat masam potensial. Penelitian dilaksanakan di lahan rawa pasang surut sulfat masam potensial di Kebun Percobaan Belandean pada MK 2005. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok dengan 3 ulangan. Sebanyak i8 genotipe padi digunakan dalam penelitian ini yang terdiri dari 15 galur dan tiga varietas unggul, yaitu Margasari, Lambur, dan IR64. Parameter yang diamati mencakup Fe tanah, pH tanah, Fe-akar, Fe-daun, pertumbuhan dan hasil tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pH tanah mengalami peningkatan seiring waktu pertumbĽhannya, sebaliknya Fe tanah menunjukkan penurunan. Kondisi tanah pada awal pertumbuhan vegetatif dengan pH antara 2,88-3,95 dan Fe-tanah sekitar perakaran antara 1.358,6-3.750,8 ppm. Pada fase reproduktif pH tanah antara 3,254,33 dan Fe tanah berkisar antara 308,3-1356,2 ppm Fe. Tingkat toleransi terhadap keracunan besi genotipe padi pasang surut di lahan sulfat masam potensial cukup bervariasi. Terdapat 8 galur unggul yang tingkat toleransinya lebih baik, yaitu IR70215-40-CPA-I -3-B l, IR663366-M-7-l-l-l-l, KAL 9408D-BJ-69-4, KAL 9420D-BJ-212-2, IR66295-36-2, KAL9407D-MR-21-7-5, IR53709-36-lO-2, dan KAL 9407-MR-4-l. Kisaran hasii galurgalur ini antara 3,13-3,28 t/ha, sedangkan IR64, Lambur, dan Margasari masing-masing dengan hasil 1,94, 3,17, dan 3,01 t/ha.