Studi Perkecambahan dan Indikator Rekalsitransi Biji Myristica fusiformis 251-258
No Thumbnail Available
Date
2016-12
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Badan Penelitian dan Pertanian
Abstract
Myristica fusiformis Blume adalah kerabat Mytistica fragrans Houtt (Nutmeg, Pala, Pala banda) dan M.
argentea (Pala papua; pala negeri). M. fragrans dikenal manfaatnya sebagai pangan, bumbu/rempah dan
tanaman obat dengan aroma pala kuat; daging buah M. fragrans dan M. argentea dapat dimakan dan
diolah menjadi manisan. Sedangkan M. fusiformis (Kumpang) yang memiliki aroma pala yang tidak terlalu
menyengat dimanfatkan masyarakat lokal (Bengkulu) sebagai bahan aromatik. Untuk mendorong
berkembangnya budidaya jenis ini, kami melakukan kajian perkecambahan biji M. fusiformis; karena
masyarakat lokal cenderung memanen langsung dari alam. Tujuan penelitian ini untuk menemukan
perlakuan perkecambahan biji yang optimum dan laju desikasinya untuk pembibitan yang efektif. Penelitian
ini terdiri dari tiga percobaan: (1) Percobaan imbibisi untuk mengetahui impermeabilitas kulit bijinya yang
keras, dan (2) percobaan desikasi sebagai justifikasi perlakuan pada percobaan ke-2 berikut, serta (3)
percobaan teknik perkecambahan dengan perlakuan biji: (a) kontrol/dengan aril/fuli, (b) tanpa aril, dan (c)
skarifikasi. Peubah pengamatan yang digunakan adalah laju imbibisi, laju desikasi, daya kecambah,
kecepatan dan keserempakan perkecambahan. Peubah pengamatan adalah daya kecambah, kecepatan dan
keserempakan perkecambahan. Penemuan yang nyata pada studi ini adalah rekomendasi teknik
perkecambahan yang lebih aplikatif bagi petani karena tanpa penggunaan bahan kimia. Perlakuan biji yang
direkomendasikan adalah biji ber-aril (daya kecambah 87,5 %) atau skarifikasi (daya kecambah 95 %).
Tingkat rekalsitransi biji rendah karena kecepatan penurunan kadar air 0,3 % per hari. Implikasi dari
penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi metode yang aplikatif bagi petani untuk
pembibitan/budidaya M. fusiformis sehingga dapat mencegah eksploitasi buahnya dari alam.
Kata Kunci: Aril, Desikasi, Fuli, Imbibisi, Kerabat pala, Skarifikasi