Warta Penelitian dan Pengembangan Tanaman Industri Vol. 2 No 2
| dc.contributor.author | Puslitbang Perkebunan | |
| dc.date.accessioned | 2026-03-06T03:01:07Z | |
| dc.date.available | 2026-03-06T03:01:07Z | |
| dc.date.issued | 1995 | |
| dc.description.abstract | Tanaman aren merupakan salah satu tanaman industri yang mempunyai banyak kegunaan dan mampu memberikan pendapatan untuk mendukung kesejahteraan keluarga petani secara layak. Untuk mencapai tujuan tersebut, pengembangan budidaya tanaman aren harus dimulai dari penggunaan bahan tanaman (benih) bermutu yang berasal dari pohon-pohon induk unggul terpilih. Secara morfologis, pohon induk aren mampu menghasilkan mayang 6 tandan per pohon. Dalam satu tandan dirangkai oleh sekitar 50 spikelet dan setiap spikelet mempunyai rata-rata 400 buah, dimana dalam satu buah terdiri atas 3 biji aren. Dengan demikian satu po- hon induk aren unggul memiliki kemampuan produksi benih sebanyak 6 tandan X 50 spikelet X 400 buah X 3 butir 360 000 butir. Balai Penelitian Kelapa dan Palma Lain telah memperoleh teknologi benih dimana dapat mengecambahkan sedikitnya 60 % dan 75% kondisi bibit siap salur. Dengan demikian bibit yang dapat disediakan 1 pohon induk aren adalah 60% X 360 000 = 216 000 bibit dan bibit terseleksi sebanyak 75% X 216 000 162 000 bibit. | |
| dc.identifier.issn | 0853-8204 | |
| dc.identifier.uri | https://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/28687 | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | Pusat Penelitian Dan Pengembangan Tanaman Industri | |
| dc.title | Warta Penelitian dan Pengembangan Tanaman Industri Vol. 2 No 2 | |
| dc.type | Article |