Kajian Perlakuan Pematahan Dormansi pada Varietas Unggul Baru Padi

dc.contributor.authorYuningsih, Aida F. V.
dc.contributor.authorWahyuni, Sri
dc.contributor.otherBalai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanianen_US
dc.date.accessioned2020-04-15T02:12:52Z
dc.date.available2020-04-15T02:12:52Z
dc.date.issued2020
dc.description.abstractDormansi merupakan faktor penting dalam perkecambahan benih, yang mengindikasikan benih walaupun viabel tetapi tidak akan berkecambah pada kondisi dimana tersedia suhu, air, dan oksigen yang cukup untuk terjadi perkecambahan. Dormansi benih adalah salah satu karakter yang diturunkan secara genetik. Uji perkecambahan benih dilakukan terhadap 8 varietas unggul baru (VUB) padi hasil perbanyakan benih pada Musim Kemarau Tahun 2016 di Kebun Percobaan Sukamandi Subang. Varietas tersebut yaitu Inpago 11, Inpara 3, Inpara 8, Inpari 32, Inpari 33, Inpari 38, Inpari 39, dan Inpari 4. Seluruh varietas yang diuji menunjukkan keragaman karakter dormansi; (1) intensitas dormansi yang menggambarkan persentase benih dorman saat panen beragam antar varietas berkisar antara 64.75-84.75%, dan (2) persistensi dormansi yang menggambarkan periode simpan yang dibutuhkan benih untuk mencapai daya berkecambah ≥85% beragam antar varietas berkisar 1-7 minggu. Inpara 8 dan Inpari 39 menunjukkan intensitas dormansi tertinggi (84.75%), tetapi keduanya memiliki persistensi dormansi yang berbeda, Inpara 8 menunjukkan persistensi terpendek (1 minggu), sedangkan Inpari 39 menunjukkan persistensi dormansi terpanjang (7 minggu). Tujuh perlakuan pematahan dormansi dilakukan dengan mengekspos benih pada pemanasan suhu tinggi secara konstan, perendaman dalam air, larutan potassium nitrate 3%, larutan gibberellic acid 10 ppm, serta kombinasi dari perlakuan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan respon varietas yang berbeda terhadap perlakuan pematahan dormansi yang diberikan. Perlakuan kombinasi; (1) pemanasan pada suhu 50OC selama 48 jam dilanjutkan dengan perendaman KNO3 3% selama 48 jam, dan (2) pemanasan pada suhu 50OC dilanjutkan dengan perendaman dalam GA3 10 ppm selama 24 jam menunjukkan efektivitas perlakuan yang tinggi, keduanya mampu mematahkan dormansi benih sebanyak 8 dan 7 VUB secara berturut.en_US
dc.identifier.urihttps://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/9266
dc.language.isoiden_US
dc.publisherBalai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanianen_US
dc.subjectMetode pematahan dormansien_US
dc.subjectPerkecambahanen_US
dc.subjectVarietas uggul baru padien_US
dc.titleKajian Perlakuan Pematahan Dormansi pada Varietas Unggul Baru Padien_US
dc.typeArticleen_US
Files
Original bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
PROSIDING JATENG-594-602.pdf
Size:
212.72 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Article
License bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: