Tarreang, Pangan Lokal Bernilai Tinggi yang Terpinggirkan

dc.creatorNurhafsahen
dc.creatorHikmawatien
dc.creatorSumiatien
dc.creatorAndriani, Idaen
dc.creatorRahasia, Hestien
dc.date2025-12-31
dc.date.accessioned2026-03-26T04:12:08Z
dc.date.available2026-03-26T04:12:08Z
dc.descriptionDi tengah tantangan perubahan iklim, degradasi lahan, dan ketergantungan pada beras, Indonesia sesungguhnya memiliki sumber pangan lokal yang tangguh, tetapi luput dari perhatian, yaitu tarreang atau jewawut. Tanaman serealia berbiji kecil ini mampu tumbuh di lahan marginal, berumur genjah, hemat air, serta kaya gizi. Ironisnya, meski menyimpan potensi besar bagi ketahanan pangan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat, tarreang masih berada di pinggiran sistem pangan nasional dan lebih sering dipandang sebagai pangan tradisional yang “tertinggal”.en
dc.formatapplication/pdf
dc.identifierhttps://epublikasi.pertanian.go.id/berkala/btip/article/view/4431
dc.identifier.urihttps://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/28937
dc.languageen
dc.publisherPusat Perpustakaan dan Literasi Pertanianen
dc.relationhttps://epublikasi.pertanian.go.id/berkala/btip/article/view/4431/4217
dc.rightshttps://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0en
dc.sourceBuletin Teknologi & Inovasi Pertanian; Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025; 23-28en
dc.source2988-2095
dc.subjectTarreangen
dc.subjectjewawuten
dc.subjectpangan lokalen
dc.titleTarreang, Pangan Lokal Bernilai Tinggi yang Terpinggirkanen
dc.typeinfo:eu-repo/semantics/article
dc.typeinfo:eu-repo/semantics/publishedVersion
Files
Original bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
BTIP4320254.pdf
Size:
341.97 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description: