Identifikasi dan Pengendalian Hama & Penyakit Tanaman Ubi Jalar

Loading...
Thumbnail Image
Date
2017
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi
Abstract
Gangguan hama, penyakit, dan gulma merupakan tantangan utama dalam budidaya ubi jalar yang dapat menurunkan hasil serta kualitas umbi dan bahan tanam (stek). Berbagai jenis hama serangga dan tungau menyerang bagian daun, batang, hingga umbi—seperti hama boleng (Cylas formicarius), penggerek batang (Omphisia anastomasalis), dan kutu kebul (Bemisia tabaci) yang juga menjadi vektor penyakit virus. Selain itu, serangan patogen jamur, bakteri, dan virus memicu penyakit berbahaya di lapangan seperti kudis (Sphaceloma batatas) dan busuk batang (Sclerotium rolfsii), maupun penyakit pascapanen pada simpanan seperti busuk lunak (Rhizopus stolonifer) dan busuk hitam (Ceratocystis fimbriata). Kehadiran gulma semusim dan menahun juga memicu persaingan hara, air, dan cahaya yang berpotensi menurunkan hasil umbi hingga 40–50% sekaligus menjadi tanaman inang bagi hama/patogen. Identifikasi yang tepat terhadap bioekologi hama, patogen, dan gulma merupakan langkah awal yang strategis untuk menentukan strategi pengendalian secara terpadu melalui kultur teknis, pengendalian biologis, mekanis, hingga penggunaan bahan kimia yang bijak.
Description
Keywords
H Protection of plants and stored products/Perlindungan Tanaman::H01 Protection of plants - General aspects/Perlindungan tanaman – aspek aspek umum, H Protection of plants and stored products/Perlindungan Tanaman::H10 Pests of plants/Hama tanaman, H Protection of plants and stored products/Perlindungan Tanaman::H20 Plant diseases/Penyakit tanaman, H Protection of plants and stored products/Perlindungan Tanaman::H50 Miscellaneous plant disorders/Kelainan lain pada tanaman, H Protection of plants and stored products/Perlindungan Tanaman::H60 Weeds/gulma
Citation