Peningkatan Kualitas Tanah dengan Pembenah Tanah Biochar Limbah Pertanian

dc.contributoren-US
dc.coverageen-US
dc.coverageen-US
dc.coverageen-US
dc.creatorNurida, Neneng Laela; Peneliti Badan Litbang Pertanian di Balai Penelitian Tanah, Jl. Tentara Pelajar 12a, Bogor 16114, Jawa Barat
dc.creatorDariah, Ai; Peneliti Badan Litbang Pertanian di Balai Penelitian Tanah, Jl. Tentara Pelajar 12a, Bogor 16114, Jawa Barat
dc.creatorRachman, Achmad; Peneliti Badan Litbang Pertanian di Balai Penelitian Tanah, Jl. Tentara Pelajar 12a, Bogor 16114, Jawa Barat
dc.date2013-12-31
dc.date.accessioned2020-11-06T02:47:27Z
dc.date.available2020-11-06T02:47:27Z
dc.descriptionAbstrak. Optimalisasi penggunaan lahan kering yang telah terdegradasi perlu diawali dengan upaya rehabilitasi yang menggunakan pembenah tanah, antara lain biochar limbah pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formula kombinasi pembenah tanah biochar dengan kompos yang mampu memperbaiki kualitas tanah masam dan tanah non masam dan meningkatkan pertumbuhan tanaman. Penelitian dilaksanakan di rumah kaca Balai Penelitian Tanah pada Tahun 2008 dengan menggunakan tanah mineral masam (pH 4,1) dari Kebun Percobaan Tamanbogo, Lampung, dan tanah mineral non masam (pH 7,2) dari Pangandaran, Jawa Barat. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan tiga ulangan. Dua belas perlakuan yang diuji merupakan kombinasi biochar limbah pertanian (tempurung kelapa sawit, kulit buah kakao, dan sekam padi), masing-masing dengan komposisi sebanyak 25, 50, 75, dan 100% terhadap kompos. Takaran biochar pembenah tanah yang diuji adalah 5 t ha-1, dengan tanaman indikator jagung. Parameter yang diamati adalah sifat fisik dan kimia tanah serta tinggi tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula pembenah tanah biochar dapat memperbaiki sifat fisik tanah masam dan tanah non masam, baik dengan maupun tanpa dicampur dengan kompos. Pada tanah mineral masam, pemberian biochar dengan dan tanpa kompos, meningkatkan pH tanah secara nyata dari 4,1 menjadi 4,49-4,80 (masam), sedangkan pada tanah mineral non masam pemberian biochar dengan kompos menghasilkan pH dan kadar hara lebih tinggi. Pada tanah mineral non masam, kadar N tanah berkorelasi nyata dengan kadar asam fulvat (r = 0,389;P . 0,05), kadar K-tukar tanah berkorelasi nyata dengan kadar K (r = 0,462; P . 0,01) dan P-tersedia berkorelasi nyata dengan P formula (r = 0,444; P . 0,01). Respon pertumbuhan tanaman jagung sangat nyata terhadap formula pembenah tanah biochar (. 50%) pada tanah mineral non masam. Penggunaan formula biochar dengan kompos dengan proporsi biochar 25-50% (berat kering) disarankan untuk tanah non masam, sedangkan pada tanah masam dapat diaplikasikan formula biochar dengan atau tanpa kompos.en-US
dc.formatapplication/pdf
dc.identifierhttp://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jti/article/view/11250
dc.identifier10.21082/jti.v37n2.2013.69-78
dc.identifier.urihttps://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/11027
dc.languageeng
dc.publisherBalai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanianen-US
dc.relationhttp://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jti/article/view/11250/laela-1
dc.rightsCopyright (c) 2020 Jurnal Tanah dan Iklimen-US
dc.sourceJurnal Tanah dan Iklim; Vol 37, No 2 (2013); 69-78en-US
dc.sourceJurnal Tanah dan Iklim (Indonesian Soil and Climate Journal); Vol 37, No 2 (2013); 69-78id-ID
dc.source2722-7723
dc.source1410-7244
dc.subjecten-US
dc.subjectBiochar; Kompos; Kualitas tanah; Pembenah tanah; Rehabilitasien-US
dc.subjecten-US
dc.titlePeningkatan Kualitas Tanah dengan Pembenah Tanah Biochar Limbah Pertanianen-US
dc.typeinfo:eu-repo/semantics/article
dc.typeinfo:eu-repo/semantics/publishedVersion
dc.typeen-US
dc.typeen-US
Files
Original bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
11250-40765-1-PB.pdf
Size:
1.05 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description: