Perubahan Biokimia dan Indikator Vigor Benih Kakao pada Lima Taraf Lamanya Penyimpanan

dc.contributorKepala Laboratorium Terpadu, serta para Laboran dan Teknisi Litkayasa Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegarid-ID
dc.contributorBadan Litbang Pertanianid-ID
dc.contributorKepala Laboratorium Terpadu, serta para Laboran dan Teknisi Litkayasa Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegaren-US
dc.contributorBadan Litbang Pertanianen-US
dc.creatorSobari, Iing; Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar
dc.creatorSumadi, Sumadi; Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran
dc.creatorRosniawaty, Santi; Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran
dc.creatorWardiana, Edi; Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar
dc.date2020-11-30
dc.date.accessioned2021-09-07T03:02:45Z
dc.date.available2021-09-07T03:02:45Z
dc.descriptionSelama masa penyimpanan, benih kakao mengalami berbagai proses yang akan berpengaruh terhadap kandungan cadangan makanannya dan akan berdampak terhadap kapasitas perkecambahan dan vigor benih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan biokimia dan vigor benih kakao setelah disimpan maksimum 4 minggu dengan selang waktu 1 minggu. Percobaan dilakukan di Laboratorium Terpadu dan rumah kaca Balittri, Sukabumi, Jawa Barat, mulai bulan Oktober sampai Desember 2019. Rancangan penelitian yang digunakan adalah acak lengkap dengan lima taraf perlakuan lamanya waktu penyimpanan benih yang diulang lima kali. Kelima perlakuan tersebut yaitu:(a) benih tanpa disimpan,(b) benih disimpan 1 minggu, (c) benih disimpan 2 minggu, (d) benih disimpan 3 minggu, dan (e) benih disimpan 4 minggu. Parameter yang diamati selama penyimpanan adalah perubahan biokimia benih dan banyaknya benih yang berkecambah, sedangkan selama perkecambahan adalah indikator vigor benih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyimpanan benih kakao selama 1-4 minggu menyebabkan penurunan kandungan lemak benih, sedangkan asam lemak bebas, protein, dan persentase benih berkecambah meningkat. Sampai umur 21 hari setelah semai, penyimpanan benih meningkatkan daya hantar listrik, tetapi menurunkan kecepatan tumbuh, potensi tumbuh maksimum, viabilitas, dan panjang hipokotil. Benih yang disimpan selama satu minggu masih memiliki vigor yang baik (viabilitas 80%), sedangkan benih yang disimpan selama 2-4 minggu menurun tingkat vigornya (viabilitas maksimum sekitar 54,4%).id-ID
dc.descriptionDuring the storage period, cocoa seeds undergo various processes that will affect the content of their food reserves and will have an impact on germination capacity and seeds vigor. The objective of this study is to investigate the changes of biochemical and vigor of cocoa seeds after storage for a maximum of 4 weeks with an interval of 1 week. The experiment was conducted at the Integrated Laboratory and Greenhouse of Balittri, Sukabumi, West Java, from October to December 2019. The completely randomized design with five treatments of seeds storage duration: (a) seeds unstored, (b) seeds stored for 1 week, (c) seeds stored for 2 weeks, (d) seeds stored for 3 weeks, and (e) seeds stored for 4 weeks, and five replications were used in this study. Parameters observed during seed storage were the biochemistry change of seeds and the percentage of germinated seeds, while during seed germination is an indicator of seed vigor. The results showed that storing cocoa seeds for 1-4 weeks decreased the fat content of the seeds, while the free fatty acids, protein, and percentage of germinated seeds increased. Until the 21st day after sowing, seed storage increases electrical conductivity but decreases growth rate, maximum growth potential, viability, and hypocotyl length. Seeds stored for one week still good in their vigor (viability of 80%), while seeds stored for 2-4 weeks have decreased their vigor (maximum viability of 54.4%).en-US
dc.formatapplication/pdf
dc.identifierhttp://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/bultri/article/view/12042
dc.identifier10.21082/jtidp.v7n3.2020.p163-178
dc.identifier.urihttps://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/13661
dc.languageind
dc.publisherPusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunanen-US
dc.relationhttp://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/bultri/article/view/12042/9430
dc.rightsCopyright (c) 2020 Jurnal Tanaman Industri dan Penyegaren-US
dc.rightshttp://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0en-US
dc.sourceJurnal Tanaman Industri dan Penyegar; Vol 7, No 3 (2020): Jurnal Tanaman Industri dan Penyegar; 163-178en-US
dc.sourceJurnal Tanaman Industri dan Penyegar; Vol 7, No 3 (2020): Jurnal Tanaman Industri dan Penyegar; 163-178id-ID
dc.source2528-7222
dc.source2356-1297
dc.subjectKemunduran benih; metabolisme benih; perkecambahan benih; Theobroma cacao; viabilitas benihid-ID
dc.subjectid-ID
dc.subjectSeeds deterioration; seeds germination: seeds metabolism; seeds viability;Theobroma cacaoen-US
dc.subjecten-US
dc.titlePerubahan Biokimia dan Indikator Vigor Benih Kakao pada Lima Taraf Lamanya Penyimpananid-ID
dc.titleBiochemical and Vigor Indicator Changes of Cacao Seeds at Five Levels of Storage Durationen-US
dc.typeinfo:eu-repo/semantics/article
dc.typeinfo:eu-repo/semantics/publishedVersion
dc.typeen-US
Files
Original bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
12042-48773-5-PB.pdf
Size:
1.14 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description: