TEKNOLOGI SISTEM USAHATANI LAHAN LEBAK DANGKAL KALIMANTAN SELATAN

Abstract
Lahan lebak dangkal yang juga dikenal sebagai lebak pomatang mempunyai petensi beşar untuk usaha pertanian. Penelitian sistem usahatani yang telah dilak• sanakan selama lima tahun terakhir (1988/1989 s/d 1992/1993), telah menghasilkan tekrıhgi sistem usahatani di lahan rawa dangkal yang mampu meningkatkan pendapatan petani koperator menjadi RP. 2.201.243 j- atau tiga kali lebih beşar dari pada perdapatan petani nonkoperator. Teknologi sistem usahatani tesebut memerlukan yang lebih beşar daripada teknologi petani terutama untuk membuat guludan atau sulan untuk tanaman palawija dan sayuran di musim penghujan. Untuk menghindari biaya yang tinggi pembuatan surjan dapat dilakukan secara bertahap. Hasil analisis ekonomi menunjukkan bahwa marginal benefit coşt ratlo (MBCR) cukup beşar yakni 2.44, yang berarti sistem usahatani tersebut mempunyai prospek yang baik untuk düembangkan. Kendala yang masih harus di atasi diantaranya adalah: 1). belum ada karakterisasi lahan yang akurat 2).keterampilan petani masih harus ditingkatkan 3)sistem pnyediaan dana yang belum dapat mendorong petani untuk meningkatkan usahataninya 4).kemauan politik. Jika kendala-kendala tersebut dapat diatasi maka pengembangan teknologi sistem usahatani lahan lebak akan berjalan baik dan dapat meningkatkan kesejahteraan petani.
Description
Keywords
TEKNOLOGI SISTEM USAHATANI LAHAN LEBAK DANGKAL KALIMANTAN SELATAN
Citation