Peran Produsen dalam Mendukung Pengembangan Kawasan Mandiri Benih Padi di Jawa Tengah

No Thumbnail Available
Date
2020
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian
Abstract
Pengkajian mengenai peran produsen dalam mendukung pengembangan kawasan mandiri benih padi dilakukan di Kabupaten Sragen pada Februari 2019. Pengkajian dilakukan dengan metode survei dan Focus Group Discussion. Survei menggunakan kuesioner terstruktur dilakukan terhadap petani, ketua Gapoktan, ketua kelompok tani, penyuluh, dan aparat desa, sedangkan peserta FGD mencakup petugas dinas pertanian, penyuluh, BPSB, dan aparat desa. Data dan informasi dianalisis secara deskriptif dan eksplanatif. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa: 1) Kualitas benih yang digunakan petani adalah selalu menggunakan benih bersertifikat (50%); tidak selalu menggunakan benih bersertifikat (tergantung musim) (40%); menggunakan benih dari hasil panen sendiri (8%); dan minta/beli kepada petani lain yang panennya bagus (2%). 2) Kebutuhan benih tidak dimasukkan dalam RDK/RDKK sehingga sulit diprediksi, terutama mengenai varietas yang akan ditanam. 3) Perlu merubah orientasi dan pendekatan dalam peningkatan kapasitas produsen benih di perdesaan. 4) Aparat desa sangat mendukung kemandirian benih padi bagi petani, dengan ikut mempromosikan benih yang diproduksi ke daerah lain. 5) Permasalahan dominan produsen dalam mendukung pengembangan kawasan mandiri benih padi adalah varietas dan keterbatasan modal, serta ketidakpastian pasar.
Description
Keywords
Produsen benih, Pengembangan kawasan, Mandiri benih padi
Citation