Kondisi Klorofil dan Luas Daun Jenis-Jenis Piper Koleksi Kebun Raya Bogor pada Musim омох Kering dan Masalah Konservasinya 77-82
No Thumbnail Available
Date
2016-12-01
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Badan Penelitian dan Pertanian
Abstract
Musim kemarau memberikan dampak yang sangat serius terhadap jenis tumbuhan yang merambat, seperti
Piper dari Keluarga Piperaceae. Salah satu jenis Piper, yaitu Piper nigrum atau dikenal dengan lada
merupakan salah satu rempah yang sangat penting untuk bumbu masak di negara-negara tropika. Daya
tahan Lada dan jenis-jenis Piper lainnya terlihat dari kondisi daun yang tetap hijau dan warna daunnya yang
mengkilap. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kandungan klorofil dan kaitannya dengan luas daun
pada jenis-jenis Piper serta aspek konservasinya untuk mendukung pengembangan Lada sebagai bahan
rempah yang penting. Ada 4 jenis Piper yang diukur, yaitu Piper nigrum, P. betle, P. cubeba dan P.
retrofractum kesemuanya sebagai koleksi Kebun Raya Bogor yang berada di lokasi koleksi tumbuhan obat
vak 24. Metode pengukuran klorofil dengan menggunakan alat CCM-200 plus sehingga diketahui indeks
kandungan klorofil dan pengukuran luas daun dengan menggunakan alat Leaf Area Meter LAW-B.
Pengukuran pada daun yang ke tiga, ke empat atau ke lima sebanyak 5 sampel daun pada setiap jenis. Lada
atau Piper nigrum mempunyai kandungan klorofil yang tinggi (55,72 unit) dan luas daun (46,9 mm²) setelah
P. Cubeba (89,86 unit dan 40,97 mm²). Ukuran luas daun tidak berkaitan dengan kandungan klorofil.
Perbanyakan terhadap setek jenis-jenis Piper diharapkan dapat menyelamatkan plasma nutfah sebagai
usaha konservasinya di Kebun Raya Bogor.M Insino3 llydqooldD aulq 005-MCCals кулаь Пoo
ib urdua 7192
Kata kunci: Piper spp, lada, klorofil, luas daun, Kebun Raya Bogor.