Kinerja ketahanan pangan Indonesia: pembelajaran dari penilaian dengan kriteria global dan nasional

dc.contributor.authorTono
dc.contributor.authorAriani, Mewa
dc.contributor.authorSuryana, Achmad
dc.date.accessioned2026-09-07T05:02:50Z
dc.date.available2026-09-07T05:02:50Z
dc.date.issued2023-06-27
dc.description.abstractPemenuhan pangan dan gizi bagi seluruh penduduk merupakan komitmen dan kebijakan prioritas pembangunan nasional. Kebijakan ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan secara global, khususnya tujuan nomor 2, tanpa kelaparan. Mewujudkan hal ini tidaklah mudah karena jumlah penduduk Indonesia yang cukup besar dan masih terus meningkat, di sisi lain perubahan iklim dan degradasi sumber daya lahan dan air masih berlanjut. Tantangan tersebut pada saat ini diperparah dengan terjadinya pandemi Covid-19 dan tensi geopolitik. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja ketahanan pangan Indonesia dan merumuskan rekomendasi kebijakan bagi pencapaian peningkatan ketahanan pangan dan gizi ke depan. Sumber data dan informasi utama berasal dari publikasi Global Food Security Indeks (GFSI) 2021 dan Food Security Vulnerability Atlas (FSVA) 2021. Data dan informasi tersebut dianalisis secara deskriptif kualitatif. Pada tahun 2021, dari 113 negara, peringkat ketahanan pangan Indonesia berada pada urutan 69. Pada level nasional, berdasarkan FSVA ketahanan pangan Indonesia cukup baik, namun 74 dari 514 kabupaten/kota masih termasuk wilayah rentan rawan pangan. Upaya percepatan pencapaian ketahanan pangan dan gizi perlu difokuskan pada dimensi yang dinilai masih lemah kinerjanya dan di daerah yang rentan rawan pangan. Fokus intervensi diarahkan untuk meningkatkan kinerja pada dimensi 1) konsumsi dan keamanan pangan, serta 2) sumber daya alam dan resiliensi. Sejalan dengan itu, perlu percepatan pembangunan infrastruktur pelayanan dasar (kesehatan, pendidikan dan jalan) terutama di Kawasan Timur Indonesia dan pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan pendapatannya. Kebijakan pangan perlu diintegrasikan dan disinergikan dalam kebijakan ekonomi dan kesehatan nasional. DOI: https://doi.org/10.21082/akp.v21i1.1-20
dc.identifier.issn2549-7278
dc.identifier.urihttps://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/31791
dc.language.isoid
dc.publisherPusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian
dc.relation.ispartofseriesAnalisis Kebijakan Pertanian; Vol. 21 No. 1 (2023)
dc.subjectE Economics, development, and rural sociology/Ekonomi, Pembangunan dan Sosiologi Pedesaan::E10 Agricultural economics and policies/Ekonomi dan Kebijaksanaan Nasional mengenai pertanian
dc.subjectketahanan pangan dan gizi
dc.subjectrentan rawan pangan
dc.subjectinfrastuktur pelayanan dasar
dc.titleKinerja ketahanan pangan Indonesia: pembelajaran dari penilaian dengan kriteria global dan nasional
dc.typeArticle
Files
Original bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
1-AKP+JUNI+2023--FINAL+TE--290-Kinerja+Ketahanan+Pangan+Indonesia-LE-edit2.pdf
Size:
602.14 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
License bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.77 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: