JARINGAN TATA AIR PENGEMBANGAN RAWA (Suntu Pengalaman Dari Kinerja Dan Manfaatnya)

Loading...
Thumbnail Image
Date
2007
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Pengujian Standar Instrumen Pertanian Lahan Rawa
Abstract
Dalam pengembangan rawa, jaringan tata air merupakan prasarana yang sangat Vital untuk mengatur keberadaan air disuatu tempat/wilayah. Perarı jaringan tata air baik yang alamiah maupun buatan, teıkait dengan fungsi saluran, sehingga permasalahannya menjadi sangat kompieks. Dengan demikian dalam pengembangan rawa, pertimbangan pembangunan jaringan tata air harus selalu memperhatikan banyak hal. Fengalaman menunjukkan bahwa konflik kepentingan akan memunculkarı konflik kriteria teknis jaringan tata air, sehingga diperlukan kajian yang serba cakup dan berkelanjutaıı didalam perencanaan maupun pelaksanaannya. Peran fungsi lahan dan jaringan itü sendiri didalam memenuhi maksud dan tujuan pengembangan rawa, selalu akan berpengaruh cukup berarti terhadap penilaian kinerja serta nıanfaatrıya. Hal ini menjadikan permasalahannya menjadi dinamis seiring dengan perjalanan waktu dan perııbahan peran jaringan terkait dengan perubahan tata guna lahan serta persepsi masyarakatnya. Didalam melayani budidaya pertanian dalam arti luas, fungsi tata air yang berkaitan dengan keberadaaıı air dan dinamikanya di lahan sangat menentııkan proses kesiapan tanah, tingkat kecukupan jumlah dan kesesuaian kualitas airnya didalam mendukung prodüktivitas iahan. Oleh şebab itü didalam kajiannya tidak dapat lepas dari perilaku dinamika hidrometeorologi setempat maupun kemampuarı teknoiogi yang diterapkan untuk mengatur keberadaan air di lahan. Selain itü faktor kualitas sumberdaya manusia setempat juga akan sangat menentııkan. disamping faktor lain yang terkait. Keunikan kondisi ekosistem lingkungan dan kearifan masyarakat setempat, yang didalam interaksinya telah berlangsung dan teruji dalam kurun xvaktu lama, perlu diperhatikan secara propoısioııal didalaın pengembangan rawa. Inovasi yang dikembangkan harus memperhatikan nilai nilai sosial-ekonomi-budaya setempat agar diperoleh nilai manfaat yang optimal dan berkelanjııtan. Resiko yang mungkin terjadi harus dapat diantisipasi melalui langkah struktııral ınaııpıın nonstruktural. Terkait dengan tujuan pengcnıbangan lahan ravva di Indoncsia secara makro, maka aspek konservasi sumberdaya alam rawa, tata ruang wilayah pembangunan regional maupun nasional, upaya menekan kemungkinan munculnya daya rusak dan perilaku dinamis budidaya masyarakaînya, maka peran serta masyarakat menjadi
Description
Keywords
Citation