Status Ternak Sapi Bali Di Desa Primatani Kampung Hamonggrang Kab. Jayapura

Loading...
Thumbnail Image
Date
2007
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian
Abstract
Salah satu desa yang terpilih untuk program Primatani tahun 2007 adalah desa Hamonggrang diostrik Nimbokrang kabupaten Jayapura. Desa tersebut terletak arah barat daya kota Sentani dengan jarak tempuh 65 km, dihuni oleh penduduk lokal Papua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana status ternak sapi yang dipelihara petani. Penelitian ini menggunakan kusioner yang ditanyakan kepada 40 petani yang terdiri atas 30 petani responden dan 10 petani yang berada di luar desa tersebut yang digunakan sebagai pembanding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penduduk yang memelihara ternak sapi hanya 23 %, dan sekitar 65 % merupakan sapi yang berasal dari pemerintah dan masih dalam proses gaduhan. Pemeliharaan dilakukan secara sederhana yaitu diikat-pindah sebanyak 68 % dan hanya 32 % sapinya dilepas tetapi dalam lingkungan pekarangan. Sering kali ternak sapi yang dilepas tersebut menjadi sumber konflik antarpetani/penduduk karena sering merusak tanaman pekarangan dan tanaman kakao sehingga sebagain petani menganggap sebagai hama. Ternak yang dipelihara merupakan tabungan. Kebiasaan memelihara ternak sapi diadopsi dari desa tetangga Karyabumi (desa yang dihuni oleh penduduk transmigran). Dilihat dari pengelaman memelihara sapi penduduk hamonggrang relatif masih baru sehingga perhatian pada ternak sapi masih relatif kurang. Misanya pemberian air minum dan makanan tambahan tidak seperti penduduk di desa.
Description
Keywords
Sapi Bali, Primatani
Citation