Sistem gaduhan sapi tradisional Bali: faktor pendorong, penopang dan karakteristiknya

dc.creatorSimatupang, Pantjaren
dc.creatorJamal, Erizalen
dc.creatorTogatorop, M. H.en
dc.date2016-09-09
dc.date.accessioned2025-07-02T02:50:09Z
dc.date.available2025-07-02T02:50:09Z
dc.descriptionIndonesianSistim gaduhan sapi tradisional merupakan salahsatu bentuk lembaga usaha ternak yang berkembang luas di pulau Bali. Dalam tulisan ini diuraikan bahwa sistim gaduhan sapi tradisional tersebut berkembang karena didorong oleh adanya kebutuhan ekonomi dan ditopang oleh nilai sosial yang disebut karmaphala. Masyarakat Bali berpendapat bahwa sistim gaduhan sapi tradisional tersebut lebih baik daripada pola gaduhan modern seperti PIR karena lebih adil, lebih kooperatif, personal dan transparan. Oleh karena itu lembaga ekonomi formal seperti pola usaha Bapak-Angkat kiranya direkayasakan dengan mengacu pada sistim gaduhan sapi tradisional tersebut.en
dc.formatapplication/pdf
dc.identifierhttps://epublikasi.pertanian.go.id/berkala/index.php/fae/article/view/1293
dc.identifier.urihttps://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/25350
dc.languageeng
dc.publisherPSEKPen
dc.relationhttps://epublikasi.pertanian.go.id/berkala/index.php/fae/article/view/1293/1266
dc.rightsCopyright (c) 2016 Forum Penelitian Agro Ekonomien
dc.sourceForum Penelitian Agro Ekonomi; Vol. 12 No. 2 (1994): Forum Penelitian Agro Ekonomi; 50-55en
dc.titleSistem gaduhan sapi tradisional Bali: faktor pendorong, penopang dan karakteristiknyaen
dc.typeinfo:eu-repo/semantics/article
dc.typeinfo:eu-repo/semantics/publishedVersion
dc.typePeer-reviewed Articleen
Files
Original bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
ejurnal_pustaka,+FAE12-2e.pdf
Size:
117.97 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description: