Pengaruh Media Tumbuh Terhadap Perkecambahan dan Pertumbuhan Benih Pala (Myristica fragrans, Houtt) 277-284
| dc.contributor.author | Rudi Suryadi, M. Zaenudin dan Teguh Santoso | |
| dc.date.accessioned | 2026-09-08T04:40:19Z | |
| dc.date.available | 2026-09-08T04:40:19Z | |
| dc.date.issued | 2016-12-01 | |
| dc.description.abstract | Penggunaan media tumbuh akan mempengaruhi keberhasilan dalam penyemaian benih. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan media tumbuh terbaik untuk perkecambahan dan pertumbuhan benih pala. Penelitian dilakukan di rumah kaca Balitrro mulai bulan Mei sampai Oktober 2015. Rancangan yang digunakan adalah acak kelompok, delapan perlakuan dengan empat ulangan. Perlakuan yang diuji adalah media tumbuh yaitu, 1) Tanah, 2) Pasir 3) Arang sekam, 4) Cocopeat, 5) Pasir + tanah (1:1), 6) Pasir + arang sekam (1:1), 7) Pasir + cocopeat (1:1), 8) Arang sekam + cocopeat (1:1). Benih pala yang digunakan adalah tipe gaji dengan berat 12-14 g/butir yang diperoleh dari Kebun Percobaan Cicurug. Parameter yang diamati adalah sifat fisik media tumbuh, persentase kecambah benih, dan pertumbuhan benih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa benih pala berkecambah tidak serentak. Benih berkecambah mulai 23 hari setelah semai (HSS) dan berakhir pada 72 HSS. Persentase kecambah benih pala tertinggi diperoleh pada media tumbuh pasir (83,33%). Pertumbuhan benih terbaik diperoleh dari media tumbuh pasir + arang sekam (1:1) pada umur 90 hari setelah berkecambah. Kata Kunci: Media tumbuh, Myristica fragrans, Perkecambahan, Pertumbuhan. | |
| dc.identifier.isbn | 978-602-344-111-2 | |
| dc.identifier.uri | https://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/31882 | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | Badan Penelitian dan Pertanian | |
| dc.title | Pengaruh Media Tumbuh Terhadap Perkecambahan dan Pertumbuhan Benih Pala (Myristica fragrans, Houtt) 277-284 | |
| dc.type | Article |