Model Sistem Pertanian Berkelanjutan di Wilayah Pulau-Pulau Kecil
| dc.contributor.author | Ririhena, Rhony E | |
| dc.contributor.other | Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Maluku | en_US |
| dc.date.accessioned | 2020-06-11T01:23:10Z | |
| dc.date.available | 2020-06-11T01:23:10Z | |
| dc.date.issued | 2008 | |
| dc.description.abstract | Ketersediaan lahan usaha pertanian yang memadai untuk dapat mengakses ketersediaan pangan sehingga dapat menjamin keberlangsungan hidup maupun keutuhan pulau merupakan prinsip yang tidak dapat diganggu gugat bagi masyarakat penghuni wilayah kepulauan (terutama pulau-pulau kecil). Akan sangat bijaksana, jika pengambil keputusan di wilayah kepulauan seperti di Provinsi Maluku ingat dan mampu untuk merancang satu sistem pertanian yang sesuai dengan karakteristik wilayah pulau-pulau kecil. Berdasarkan karakteristik dan sosio-kultur wilayah kepulauan maka sepatutnya sistem pertanian yang dikembangkan adalah sistem pertanian yang berkelanjutan (Sustainable Agriculture in Small Islands (“SASI”). Penerapan “SASI” secara optimal di pulau-pulau kecil di provinsi Maluku merupakan satu tindakan adaptasi terhadap ancaman perubahan iklim global. Beberapa model “SASI” yang dapat dikembangkan antara lain: Agroforestry-Dusun, Pertanian Organik, Agrosilvopastur dan LEISA. | en_US |
| dc.identifier.uri | https://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/9510 | |
| dc.language.iso | id | en_US |
| dc.publisher | Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian | en_US |
| dc.subject | Pertanian | en_US |
| dc.subject | Lahan | en_US |
| dc.title | Model Sistem Pertanian Berkelanjutan di Wilayah Pulau-Pulau Kecil | en_US |
| dc.type | Article | en_US |