Neraca Air Tanaman untuk Pertanian

dc.contributor.authorBSIP Agroklimat
dc.date.accessioned2026-07-30T01:27:44Z
dc.date.available2026-07-30T01:27:44Z
dc.date.issued2024-11-26
dc.description.abstractSIAP TANAM menerapkan pendekatan neraca air yang spesifik untuk setiap agroekosistem sawah. Sawah irigasi menggunakan kombinasi curah hujan dan debit andalan (Q80) sebagai input air, sementara sawah tadah hujan hanya bergantung pada curah hujan. Untuk sawah rawa, neraca air ditentukan oleh perbandingan antara Q80 dengan ambang batas genangan. Jika Q80 melebihi ambang batas, terjadi genangan. Namun, jika evapotranspirasi dan perkolasi melebihi input air, maka genangan akan berkurang. Pendekatan yang berbeda ini mencerminkan variasi kondisi hidrologis dan karakteristik lahan pada setiap jenis sawah.
dc.identifier.urihttps://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/30631
dc.language.isoid
dc.publisherBSIP Agroklimat
dc.subjectP Natural resources/Sumber Daya Alam::P11 Drainage/Pengairan
dc.subjectF Plant production/Produksi Tanaman::F06 Irrigation/Irigasi
dc.subjectP Natural resources/Sumber Daya Alam::P10 Water resources and management/Sumber Daya Air dan Pengelolaannya
dc.subjectA Agriculture/Pertanian
dc.titleNeraca Air Tanaman untuk Pertanian
dc.typeLearning Object
Files
Original bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Neraca Air Tanam untuk Pertanian.pdf
Size:
514.27 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
License bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.77 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description:
Collections