Browsing by Author "Yusalina"
Now showing 1 - 2 of 2
Results Per Page
Sort Options
- ItemKetersediaan beras menuju kemandiriaan pangan: pendekatan sistem dinamik(Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian, 2024-07-16) Wajdah, Risna Rahmatul; Nurmalina, Rita; YusalinaPermintaan beras di Indonesia terus meningkat, namun ketersediaannya dihadapkan pada berbagai permasalahan. Produksi, produktivitas, dan luas lahan padi cenderung menurun, sementara jumlah penduduk terus bertambah. Penelitian ini bertujuan untuk membangun dan menganalisis ketersediaan beras dan merumuskan rekomendasi kebijakan bagi pencapaian kemandirian pangan. Metode penelitian menggunakan pendekatan sistem dinamik dengan dibantu alat analisis Powersim 10 dan Vensim PLE. Validasi model dilakukan untuk periode tahun 2018-2022 dan model disimulasikan hingga tahun 2045. Hasil simulasi pada kondisi basis memproyeksikan kondisi defisit ketersediaan beras dari produksi domestik pada tahun 2045. Oleh karena itu, pemerintah perlu melakukan berbagai upaya peningkatan produksi padi secara substansial melalui perluasan lahan sawah di luar Pulau Jawa, pelaksanaan peraturan mengenai konversi lahan secara efektif, peningkatan penyuluhan bagi petani mengenai sistem usaha tani berkelanjutan, dan pengelolaan stabilitas harga padi dan beras yang memperhatikan kepentingan petani dan konsumen. Di sisi permintaan, pemerintah perlu melakukan sosialisasi dan promosi diversifikasi konsumsi berbasis pangan lokal kepada petani dan pelaku usaha industri pangan. DOI: https://doi.org/10.21082/akp.v22i1.63-80
- ItemKetersediaan beras menuju kemandiriaan pangan: pendekatan sistem dinamik(Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian, 2024-07-16) Wajdah, Risna Rahmatul; Nurmalina, Rita; YusalinaPermintaan beras di Indonesia terus meningkat, namun ketersediaannya dihadapkan pada berbagai permasalahan. Produksi, produktivitas, dan luas lahan padi cenderung menurun, sementara jumlah penduduk terus bertambah. Penelitian ini bertujuan untuk membangun dan menganalisis ketersediaan beras dan merumuskan rekomendasi kebijakan bagi pencapaian kemandirian pangan. Metode penelitian menggunakan pendekatan sistem dinamik dengan dibantu alat analisis Powersim 10 dan Vensim PLE. Validasi model dilakukan untuk periode tahun 2018-2022 dan model disimulasikan hingga tahun 2045. Hasil simulasi pada kondisi basis memproyeksikan kondisi defisit ketersediaan beras dari produksi domestik pada tahun 2045. Oleh karena itu, pemerintah perlu melakukan berbagai upaya peningkatan produksi padi secara substansial melalui perluasan lahan sawah di luar Pulau Jawa, pelaksanaan peraturan mengenai konversi lahan secara efektif, peningkatan penyuluhan bagi petani mengenai sistem usaha tani berkelanjutan, dan pengelolaan stabilitas harga padi dan beras yang memperhatikan kepentingan petani dan konsumen. Di sisi permintaan, pemerintah perlu melakukan sosialisasi dan promosi diversifikasi konsumsi berbasis pangan lokal kepada petani dan pelaku usaha industri pangan. DOI: https://doi.org/10.21082/akp.v22i1.63-80