Browsing by Author "Wiratno"
Now showing 1 - 5 of 5
Results Per Page
Sort Options
- ItemBudidaya tanaman mimba (Azadirachta indica A. Juss)(Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2001) Wiratno; Tombe, Mesak; EmmyzarDalam budidaya tanaman, peranan pestisida untuk menyelamatkan produksi sangatlah penting. Peranan tersebut lebih terasa menonjol maLnakala pertanaman sudah dalam keadaan terserang parah oleh hama maupun penyakit. Dalam keadaan demikian, seringkali petani kurang mempertimbangkan lagi soal keamanan dari jenis pestisida yang dipergunakannya, yang penting hama dan penyakit dapat tertanggulangi dan tanaman dapat diselamatkan. Dewasa ini dengan makin meningkatnya pengatahuan dan kesadaran akan bahaya dari efek samping penggunaan pestisida terutama dari jenis sintetik/anorganik, penggunaan pestisida jenis ini cenderung sudah berkurang, sementara pencarian terhadap jenis-jenis pestisida yang lebih aman terhadap jasad bukan sasaran semakin meningkat. Salah satu jenis pestisida yang aman dan mempunyai prospek sangat cerah untuk dimanfaatkan dimasa mendatang adalah pestisida yang berasal dari tumbuhan yang dikenal dengan pestisida nabati. Kenyataan ini didasarkan atas keyakinan bahwa tanaman merupakan sumber terkaya senyawa bioaktif alami yang merupakan hasil metabolit sekunder sejalan dengan proses evolusinya dalam mempertahankan diri dari serangan berbagai musuhnya. Efek pestisida nabati terhadap serangga dapat bersifat antifeedant (penolak makan), menghambat pertumbuhan, proses fisiologis dan perilaku serangga juga dapat mengakibatkan penurunan ketahanan hidup.
- ItemHАMA РERUSAK DAUN JAMBU METE, Pagodiella sp. DAN PENGENDALIANNYA DI KEBUN PERCOBAAN CIKAMPEK JAWA BARAT : Warta balittro Vol 32, No. 63 Juni 2015(Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2015-06-01) Wahyono, Tri Eko; WiratnoBerbagai jenis serangga hama telah diketahui menyerang tanaman jambu mete. Baru-baru ini terdapat serangan ulatkantung di Kebun Percobaan Cikampek, Jawa Barat pada koleksi plasma nutfah jambu mete. Hama ini memakan daun-daun muda dan tua pada jambu mete, mengakibatkan tanaman menjadi gundul dan dapat mengurangi produksi tanaman jambu mete. Ulat kantung ini telah diidentifikasi di LIPI Cibinong dengan nama sebagai Pagodiella sp. (Lepidoptera: Psychidae).
- ItemKajian Budidaya Padi Pada Lahan Irigasi di Sumetera Selatan(Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi)/BBSIP Padi, 2015-08-06) Wiratno; SyahriPengkajian budidaya padi pada lahan irigasi dilakukan di Desa Srikaton, Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur. Pengkajian dilakukan melalui wawancara dan pengamatan pertanaman padi di lapangan. Wawancara dilakukan untuk mengetahui etnis penduduk dan eksisting teknologi budidaya yang diterapkan petani dan rata-rata produksi tanaman. Pengamatan terhadap tanaman padi dilakukan untuk mengetahui pertumbuhan tanaman padi, pola tanam dan organisme hidup yang berasosiasi dengan tanaman padi. Hasil wawancara dengan petani responden diketahui bahwa mayoritas penduduk Desa Srikaton adalah berasal dari Jawa Timur dan sebagian kecil dari Jawa Tengah. Oleh karena itu cara bercocok tanam petani di Desa Srikaton mirip dengan cara yang dilakukan oleh petani-petani di Pulau Jawa yaitu menggunakan sistem tanam pindah dan tanaman dipelihara secara intensif dengan mengaplikasikan pupuk dan pestisida sintetis secara terjadwal. Tanaman padi dibudidayakan dengan pola IP 300 padipadi-padi dan ditanam hampir serempak dengan jarak tanam 30x30 cm2. Tingkat serangan hama dari tahun ke tahun umumnya sangat rendah dan produktivitas tanaman dapat dipertahankan rata-rata 6-7 ton/ha. Dari luasan areal pertanaman padi sekitar 651 ha diperkirakan 90% diantaranya telah menggunakan sistem tanam Jajar Legowo. Hasil pengamatan tanaman padi di lapang menunjukkan bahwa umumnya tanaman padi tumbuh subur dan tingkat serangan OPT sangat rendah. Organisme yang berasosiasi dengan tanaman padi adalah ular sawah, labalaba (Tetragnatha sp.), penggerek batang padi putih (Scirpophaga innotata), keong mas (Pomacea sp), capung (Neurothomis fluctuans dan Ischnura senegalensis ). Pola jajar Legowo yang diterapkan menggunakan sistem 6-1 tanpa menyisipkan tanaman padi pada barisan terluar. Sehubungan air tersedia setiap saat maka pola tanam salibu dapat diperkenalkan untuk dikembangkan di lahan irigasi tersebut.
- ItemRoad Map Penelitian dan Pengembangan Lahan Kering(Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian, 2014) Las, Irsal; Agus, Fahmuddin; Nursyamsi, Dedi; Husen, Edi; Sutriadi, Teddy; Wiratno; Syahbuddin, Haris; Jamil, Ali; Ritung, Sofyan; Mulyani, Anny; Hendrayana, Rahmat; Dariah, Ai; Suryani, Erna; Sulaeman, Yiyi; Nurida, Neneng L.; Rejekiningrum, PopiEksistensi lahan kering di Indonesia memiliki peran strategis mendukung pembangunan menuju pertanian bioindustri berkelanjutan. Peran strategis lahan kering tersebut ditunjukkan antara lain oleh potensi areal yang luas, adanya peluang untuk meningkatkan nilai tambah melalui pengembangan komoditas komersial (perkebunan, hortikultura dan peternakan), dapat mengkompensasi produksi pertanian karena lahannya terdegradasi, dan karena konversi lahan. "Road Map Penelitian dan Pengembangan Lahan Kering Mendukung Pertanian Bioindustri Berkelanjutan" disusun untuk memberikan arahan secara koseptual dan komprehensif berlandaskan tag line Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian "Science. Innovation. Networks", serta memuat bahasan antara lain: (1) potensi, karakteristik dan permasalahan lahan kering; (2) state of the art pengembangan IPTEK lahan kering; (3) arah, strategi, dan road map penelitian dan pengembangan lahan kering; dan (4) konsep dan strategi pengembangan lahan kering untuk mendukung pembangunan pertanian bioindustri berkelanjutan.
- ItemUJI EFEKTIVITAS BIOPROTEKTOR TERHADAP PHҮТОРНTHORA CAPSICI DARI LADA SECARA IN VITRO DAN IN VIVО : Warta balittro Vol. 37 No. 73 tahun 2020(Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2020-06-01) Sari, Marlina Puspita; Sukamto; WiratnoDenyakit busuk pangkal batang lada yang disebabkan oleh P. capsici merupakan penyakit penting pada pertanaman lada. Tanaman yang terdapat di sekitar tanaman yang terinfeksi harus segera diberi perlakuan fungisida untuk mencegah penyebaran cendawan. Penggunaan pestisida sintetis yang tidak selektif secara terus-menerus pada tanaman dapat mengakibatkan beberapa jenis organisme pengganggu tanaman (OPT) menjadi kebal. Salah satu alternatif yang sedang banyak diteliti adalah pemanfaatan pestisida nabati. BioProtektor mengandung bahan aktif senyawa eugenol yang dikandung dalam minyak cengkeh dan senyawa sitronellal dan geraniol yang dikandung dalam minyak seraiwangi. Eugenol bersifat racun terhadap serangga, nematoda, keong emas, dan jamur patogen tanaman, sedangkan sitronellal bersifat Marlina Puspita Sari, Sukamto, Wiratno Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Email: [email protected] menolak serangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas BioProtektor dalam menekan perkembangan P. capsici secara in vitro dan in vivo. Penelitian ini terdiri atas uji in vitro dengan menggunakan metode makanan beracun dan uji in vivo dengan. inokulasi buatan di rumah kaca. Hasil uji in vitro, diketahui bahwa pada konsentrasi 500 ppm BioProtektor telah mampu menekan pertumbuhan P. capsici. Hasil analisa probit diketahui bahwa nilai LC BioProtektor terhadap P. capsici adalah 1.819,70 ppm. Hasil uji in vivo menunjukkan adanya pengaruh aplikasi BPB konsentrasi 4% terhadap persentase kejadian penyakit busuk pangkal batang lada, meskipun demikian perlu dilakukan uji lebih lanjut mengenai mekanisme dan efektifitasnya di lapang.