Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of Repositori
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "Widiastuti, Mira Landep"

Now showing 1 - 2 of 2
Results Per Page
Sort Options
  • No Thumbnail Available
    Item
    Pembandingan Efektivitas Penggunaan Pupuk Majemuk dan Tunggal Sumber N, P, dan K Pada Padi Sawah di Dataran Sedimen Volkan
    (Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi)/BBSIP Padi, 2015-08-06) Mulyadi; Sarjiman; Sutardi; Srihartanto, Eko; Widiastuti, Mira Landep
    Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas agronomis penggunaan pupuk majemuk NPK (NPK 20:10:10 dan NPK 20:10:10 humic acid) dibandingkan dengan pupuk tunggal sumber nitrogen (N), fospor (P), dan kalium (K) yaitu Urea, SP-18, dan KCl dalam budidaya padi pada lahan sawah irigasi dengan jenis tanah tergolong Incepticols di daerah dataran sedimen volkan. Penelitian dilaksanakan di Desa Argorejo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul dan Desa Madurejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok lengkap dengan 12 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan terdiri atas: tanpa pemupukan (Kontrol), pemupukan NPK tunggal (300 kg Urea + 100 kg SP-18 + 50 kg KCl/ha), pemupukan majemuk NPK 20:10:10 dan NPK 20:10:10 humic acid masing masing dengan lima tingkat dosis (300, 275, 250, 225, dan 200 kg/ha) dan masing-masing ditambahkan dengan 100 kg Urea/ha. Varietas padi yang digunakan adalah Ciherang yang ditanam dengan jarak tanam 20 cm x 20 cm dan 2-3 bibit/lubang. Hasil-hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pupuk majemuk NPK 20:10:10 humic acid dan NPK 20:10:10 dengan dosis 275- 300 kg/ha secara efektif meningkatkan hasil gabah kering padi setara dengan peningkatan hasil gabah yang diperoleh dari penggunaan pupuk tunggal N, P, dan K standar (300 kg Urea + 100 kg SP-18 + 50 kg KCl/ha). Pada taraf dosis pupuk yang sama, respon tanaman padi dalam hal hasil gabah kering terhadap penggunaan pupuk majemuk NPK 20:10:10 humic acid pada lahan sawah di Madurejo cenderung lebih tinggi dari pada penggunaan pupuk majemuk NPK 20:10:10 dan kecenderungan sebaliknya pada lahan sawah di Argorejo. Efektivitas agronomis relatif dari penggunaan kedua macam dan dosis pupuk majemuk NPK terhadap pupuk tunggal N, P, dan K standar (300 kg Urea 100 kg SP-18 50 kg KCl/ ha) adalah berkisar 81 % sampai 99 %. Pada penggunaan tingkat dosis pupuk dan hasil gabah yang dicapai dalam penelitian ini tidak berdampak menurunkan cadangan hara N, P, dan K dalam tanah
  • No Thumbnail Available
    Item
    Peningkatan Produktivitas Padi Melalui Penggunaan Varietas Unggul dan Adaptif Dengan Sistim Tanam Larikan Pada Lahan Kering di Gunungkidul
    (Balai Besar Penelitian Tanaman Padi(BB Padi) / Balai Besar Standardisasi Instrumen Pertanian Padi (BBSIP Padi), 2015-08-06) Srihartanto, Eko; Mulyadi; Widiastuti, Mira Landep
    Penerapan teknologi produksi padi di lahan kering melalui penggunaan varietas yang unggul dan adaptif yang memiliki daya hasil tinggi dengan pengaturan jarak tanam secara teratur atau sistim larikan adalah penting untuk meningkatkan produktivitas tanaman. Suatu pengkajian berdasarkan pendekatan pengelolaan tanaman terpadu telah dilakukan untuk mengevaluasi kinerja hasil penerapan komponen teknologi penggunaan varietas unggul padi (Situbagendit, Ciherang) dan varietas padi gogo lokal Gunungkidul (Mandel Handayani) yang masing-masing ditanam dengan sistim larikan (30 cm x 15 cm) dan sistim acak (20-25 cm x 15-20 cm). Pengkajian dilaksanakan pada suatu hamparan lahan kering/tegalan seluas 2,5 ha yang terdiri dari 33 petakan lahan petani di Desa Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul. Pengkajian dilaksanakan dalam musim hujan (MH) 2011/2012 pada tanah Typic Eutrusteps yang terbentuk dari bahan induk batugamping. Semua kombinasi perlakuan yang dikaji dipupuk dengan 10 ton pupuk organik/kandang, 150 kg pupuk majemuk NPKS 15:15:15:10, dan 100 kg pupuk Urea/ha. Panen dilakukan ketika tanaman telah masak fisiologis, yaitu pada umur 107-112 hari setelah penanaman benih. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa penanaman padi varietas Situbagendit dan Ciherang pada lahan kering mampu memberikan hasil gabah kering giling sekitar 4,62 ton/ha atau 30 % lebih tinggi dibandingkan hasil gabah yang diperoleh dari varietas padi gogo lokal Mandel Handayani, yaitu 3,54 ton/ha. Penanaman padi dengan sistim larikan berpengaruh meningkatkan hasil gabah sekitar 16,5 % dibandingkan hasil gabah yang diperoleh dengan penanaman sistim acak. Varietas unggul padi Situbagendit dan Ciherang dapat dijadikan sebagai alternatif untuk budidaya padi di lahan kering dan penerapan sistim tanam secara larikan diperlukan guna memperoleh peningkatan produktivitas tanaman.

Copyright © 2026 Kementerian Pertanian

Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback