Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of Repositori
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "Ulpah, Amalia"

Now showing 1 - 1 of 1
Results Per Page
Sort Options
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Pembaruan sistem perbenihan padi dan jagung mendukung ketersediaan benih bermutu
    (Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian, 2024) Mailena, Lira; Purnomo, Maha Matahari Eddy; Ulpah, Amalia; Suharyono, Sri; Yuliani, Fitria; Raharjo, Agung Saras Sri
    Benih unggul tanaman merupakan teknologi andalan yang memiliki kontribusi utama dalam meningkatkan produktivitas dan produksi. Oleh karena itu, sistem perbenihan tanaman harus mampu menjamin tersedianya benih bermutu secara memadai, berkesinambungan dan memenuhi prinsip enam tepat, yaitu tepat varietas, tepat mutu, tepat jumlah, tepat waktu, tepat lokasi dan tepat harga. Namun, permasalahan yang sering terjadi selama ini terkait dengan benih bersertifikat yang tersedia di kios-kios masih kurang jumlahnya dari kebutuhan petani. Data terbaru memperkuat kondisi faktual saat ini, penggunaan benih padi dan jagung bersertifikat di tingkat petani baru mencapai 64% dan 75% dan belum sesuai dengan target RPJMN di angka 80%. Ditelisik dari sistem perbenihan, permasalahan ini mucul akibat dari penerapan peraturan produksi dan sertifikasi benih yang belum sepenuhnya diterapkan, distribusi benih bersertifikat belum optimal dan tidak merata. Disamping itu, dari sisi petani sebagai pengguna benih memiliki preferensi kualitas benih bersertifikat kurang bagus dan tidak sesuai dengan kebutuhan petani. Lokasi produsen benih yang terfokus di Pulau Jawa membuat distribusi benih ke daerah lain membutuhkan waktu lama yang akhhirnya berpengaruh pada kualitas benih yang tidak baik dan biaya pengiriman yang mahal. Permasalahan ini menjadi justifikasi dilakukannya kegiatan analisis kebijakan PSEKP berjudul Pembaruan Sistem Perbenihan Padi dan Jagung mendukung Ketersediaan Benih Bermutu. Kegiatan analisis kebijakan ini bertujuan untuk menyusun rekomendasi kebijakan terkait pembaruan sistem perbenihan padi dan jagung untuk menjamin ketersediaan benih bermutu mendukung peningkatan produksi tanaman pangan padi dan jagung. Adapun secara spesifik tujuan kegiatan ini adalah untuk (i) menyusun potret sistem perbenihan padi dan jagung saat ini; (ii) menyusun konsep pembaruan sistem perbenihan padi dan jagung; dan (iii) menyusun rekomendasi kebijakan sistem perbenihan padi dan jagung.

Copyright © 2026 Kementerian Pertanian

Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback