Browsing by Author "Tyasningsiwi, Retno Wikan"
Now showing 1 - 3 of 3
Results Per Page
Sort Options
- ItemHama pada tanaman kapulaga di desa Kedung Urang Kecamatan Gemular, Kabupaten Banyumas Jawa Tengah(Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2022) Rismayani; Tyasningsiwi, Retno Wikan; Ginting Tri Pamungkas; Widyastiti, I Gusti AyuWarta Balittro adalah majalah ilmiah yang berhubungan dengan tanaman rempah, obat, dan atsiri, terbit secara berkala dua kali setahun. Redaksi menerima naskah hasil penelitian, ulasan ilmiah, hasil observasi, dan berita lainnya yang berhubungan dengan tanaman rempah, obat dan atsiri.
- ItemPengenalan dan Pengendalian OPT Kapulaga(Pertanian Press, 2022-12) Abdurahim, Andi; Widyastiti, I Gusti Ayu; Tyasningsiwi, Retno Wikan; Pamungkas, Ginting Tri; Suwarno, Enung Hartati; Maulana, Rifki; Direktorat Perlindungan HortikulturaKapulaga merupakan salah satu tanaman rempah yang mempunyai nilai ekonomis tinggi. Kapulaga dapat dimanfaatkan sebagai bahan bumbu masak dan obat-obatan tradisional yang tidak menimbulkan efek samping, sehingga masyarakat banyak yang memanfaatkan sebagai salah satu alternatif untuk mencegah dan mengobati berbagai macam penyakit. Budidaya kapulaga saat ini dihadapkan dengan berbagai masalah baik pada saat pembibitan maupun di lahan, antara lain adanya serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT), kekurangan unsur hara, serta keadaan iklim yang dapat menurunkan produksi. Penerapan prinsip-prinsip pengendalian hama terpadu (PHT) sangat dianjurkan untuk mengatasi serangan OPT.
- ItemНАМА РADA TANAMAN KAPULAGA DI DESA KEDUNG URANG, KЕСАМАTAN GEMULAR, KABUPATEN BANYUMAS, JAWA TENGAН : Warta balittro Vol. 39 No. 77 tahun 2022(Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2022-06-01) Rismayani; Tyasningsiwi, Retno Wikan; Pamungkas, Ginting Tri; Widyastiti, I Gusti AyuTanaman kapulaga (Атотит compactum) merupakan salah satu tanaman rempah yang memiliki banyak manfaat sehingga bernilai ekonomis. Sejak pandemi virus corona menyerang, buah kapulaga sangat diminati oleh pasar dunia dengan harga yang tinggi yaitu sekitar Rp. 80.000 – Rp. 100.000/kg. Di awal tahun 2022 dilakukan kegiatan surveilance di Desa Kedung Urang, Kecamatan Gemular, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan informasi sebagai langkah awal kegiatan perlindungan tanaman, khususnya dalam upaya pengendalian hama tanaman dalam mendukung pemerintah untuk meningkatkan nilai ekspor komoditas kapulaga Indonesia. Dari hasil surveilance ditemukan 3 jenis populasi hama yang tinggi dan mengakibatkan kehilangan hasil yang cukup besar, yaitu sekitar 60-70%.