Browsing by Author "Syahrial Taher"
Now showing 1 - 4 of 4
Results Per Page
Sort Options
- ItemBeberapa jenis rumput dan legume pakan ternak yang berpulang untuk di usahakan dibawah kelapa(1986) Syahrial TaherSalah satu masalah yang dihadapi bidang peternakan di Indonesia adalah kurang tersedianya sumber hijauan makanan ternak yang berkualitas. Pada umumnya hijauan makanan ternak berasal da- ri padang rumput, limbah pertanian dan sumber lain seperti perke- bunan dan pinggir jalan. Diperkirakan luas padang rumput yang ada di Indonesia sekitar empat juta hektar, tetapi karena penyebaran- nya tidak merata dan sebagian besar alang-alang (Imperata cylin- drica) maka jumlah itu tidak dapat digunakan sebagai pegangan untuk mencukupi kebutuhan makanan ternak.
- ItemBeberapa Jenis Rumput Dan Legume Pakan Ternak Yang Berpeluang Untuk Di usahakan Dibawah Kelapa(1986) Syahrial TaherSalah satu masalah yang dihadapi bidang pertenakan di Indonesia adalah kurang tersedianya sumber hijauan makanan ternak yang berkualitas. Pada umumnya hijauan makanan ternak berasal dari padang rumput, limbah pertanian dan sumber lain seperti perkebunan dan pinggir jalan. Diperkirakan luas padang rumput yang ada di indonesia sekitar empat juta hektar, tetapi karena penyebarannya tidak merata dan sebagian besar alang-alang (Imperata cylindrica) maka jumlah itu tidak dapat digunakan sebagai pegangan untuk mencukupi kebutuhan makanan ternak.
- ItemPengukuran status hara dan rekomendasi pemupukan(1987) Syahrial TaherSecara alamiah pertumbuhan tanaman, misalnya hutan-hutan lebat padang rumput yang luas tumbuh pada iklim yang sesuai. Ini merupakan bukti bahwa tanah dapat menyediakan seluruh unsur hara esensial bagi pertumbuhan dan perkembangannya. Setelah adanya campur tangan manusia, maka akan terjadi gangguan keseimbangan dari unsur- unsur di dalam tanah. Hal ini karena penanaman tanaman pertanian yang mempunyai arti ekonomi.
- ItemPotensi Tanaman Kelapa Dalam Sistem Usahatani Karang Agung I, Sumatera Selatan(Balai Penelitian Kelapa Manado, 1991-01) Syahrial TaherDalam rangka meningkatkan produksi pertanian di Indonesia, pemerintah telah mengusahakan pembukaan lahan baru bagi usaha pertanian, yaitu lahan pasang surut dan rawa. Pemerintah telah mengembangkan lahan pasang surut seluas 640.000 ha dalam Pelita I sampai dengan Pelita III, dalam Pelita IV akan dilaksanakan 310.000 ha¹.