Browsing by Author "Surayya, Maulida"
Now showing 1 - 3 of 3
Results Per Page
Sort Options
- ItemBudidaya, Pascapanen dan Pengolahan Kopi Terstandar(Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian Sumatera Selatan, 2023) Mahdalena; Annisa; Khusniyati, Siti; Surayya, MaulidaKopi merupakan salah satu tanaman tahunan yang menjadi penyumbang devisa keempat terbesar dari sektor perkebunan, setelah kelapa sawit, karet, dan kakao. Kopi juga salah satu komoditas ekspor Indonesia yang cukup penting selain minyak dan gas. Produksi kopi Indonesia tahun 2022 mencapai 794,800 ribu ton, meningkat 1,01% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 786,191 ribu ton. Produksi kopi menurut status pengusahaan tahun 2021 berasal dari 1,26 juta hektar luas areal perkebunan kopi, dimana 99,32% diusahakan oleh perkebunan milik rakyat (PR) sementara sisanya diusahakan oleh perkebunan besar milik negara (PBN) sebesar 0,53% dan perkebunan besar milik swasta (PBS) sebesar 0,15%.
- ItemMotivasi Petani Menanam Varietas Lokal; Studi Kasus di Kabupaten Ogan Komering Ilir(Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, 2018-12-01) Juwita, Yuana; Kodir, Kgs, Abdul; Surayya, Maulida; Sasmita, PriatnaAbstrak Keberadaan padi lokal saat ini disinyalir makin berkurang, padahal umumnya padi lokal memiliki keunggulan-keunggulan spesifik sebagai sumber kekayaan genetika yang perlu dijaga. Tujuan pengkajian ini adalah untuk mengetahui alasan petani padi menanam varietas lokal. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah metode observasi dan survey. Pengambilan data dilakukan melalui teknik wawancara menggunakan quisioner. Responden yang dipilih adalah anggota kelompok tani yang tergabung dalam Kelompok Tani Kurnia Desa Kijang Ulu Kabupaten Ogan Komering Ilir, berjumlah dua puluh enam orang responden yang mewakili dua puluh enam Keluarga dalam satu kecamatan Kayuagung. Data dianalisis secara deskriptif dengan tabulasi dan grafik. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa eksistensi penanaman padi varietas lokal oleh petani, merupakan keinginan petani sendiri yang dilakukan secara turun temurun. Atribut pada varietas lokal yang disukai oleh petani adalah anakan produktif yang relatif lebih banyak dan kualitas beras yang lebih baik. Abstract The current existence of local rice is decreased, whereas in general, local rice has specific advantages as a source of genetic resources that need to be maintained. The purpose assessment is to find out the reasons rice farmers grow local varieties. The method used in this study is observation and survey. Data collection is done through interview technique using questioner. The selected respondents were members of farmer groups belonging to the Kurnia Farmer Group Kijang Ulu Village Ogan Komering Ilir, totalling twenty-six respondents representing twenty-six families in a Kayuagung sub-district. Data were analysed descriptively by tabulation and graph. The results of the assessment indicate that the existence of local rice cultivation of varieties by farmers, is the desire of the farmers themselves who carried on from generation to generation. Attributes to local varieties favoured by farmers are relatively more productive tillers and better rice quality.
- ItemPeningkatan Pengetahuan Penyuluh Pertanian Melalui Pelatihan di BPP Pamulutan Kabupaten Ogan Ilir(IAARD Press, 2019) Surayya, Maulida; Sari, Maya Dhania; Sarni; Badan Penelitian dan Pengembangan PertanianPenyuluh pertanian berperan penting dalam meningkatkan kemampuan (pengetahuan, sikap dan ketrampilan) petani, untuk itu seorang penyuluh harus memiliki kompetensi agar kegiatan penyuluhan dapat berjalan efektif. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik penyuluh pertanian daerah dan faktor yang termasuk didalamnya, dan mengetahui keragaan tingkat pengetahuan penyuluh pertanian daerah sebelum dan sesudah penyelenggaraan pelatihan. Peserta pelatihan berjumlah 25 orang penyuluh pertanian Kabupaten Ogan Ilir. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 3 Oktober 2018 bertempat di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir. Pengambilan data dilaksanakan dengan menggunakan kuisioner. Data selanjutnya dianalisis dengan aplikasi SPSS 16.0 menggunakan analisis statistik nonparametrik Wilcoxon Match Pairs Test untuk mengetahui perbedaan antara sebelum dan sesudah diberikan pelatihan. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa Peningkatan pengetahuan peserta sosialisasi sebesar 1,6%. Diharapkan pelatihan bagi penyuluh dapat terus dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas penyuluhan pertanian.