Browsing by Author "Suci Wulandari dan Agus Wahyudi...."
Now showing 1 - 1 of 1
Results Per Page
Sort Options
- ItemManajemen Resiko dalam Pengembangan Pertanian Organik di Indonesia 51-60(Balai Penelitian dan Pengembangan Pertanian, 2014-06-01) Suci Wulandari dan Agus Wahyudi....Daya tarik konversi pertanian konvensional menuju ke pertanian organik terbagi atas motivasi usahatani dan motivasi personal. Tingkat adopsi pertanian organik di Indonesia diduga dipengaruhi oleh tingkat kompleksitas yang lebih tinggi dibandingkan praktik pertanian konvensional. Usahatani organik bersifat labour intensive, penggunaan input luar yang rendah, mempunyai kemungkinan hasil lebih tinggi, serta diikuti dengan resiko lebih tinggi. Resiko mengandung pengertian sebagai perubahan kehilangan (change of loss), kemungkinan kehilangan (possibility of loss), ketidakpastian (uncertainty), penyebaran hasil aktual dari hasil yang diharapkan, atau probabilitas atas hasil yang berbeda dari yang diharapkan. Resiko pada pertanian organik terdiri dari (1) resiko produksi, (2) resiko pengolahan, penanganan produk, dan pengangkutan, (3) resiko pemasaran, serta (4) resiko kelembagaan. Pada sistem pertanian organik, pengelolaan resiko dapat bersifat pencegahan sebelum resiko terjadi (ex ante) maupun penyelesaian setelah resiko terjadi (ex post), dengan jenis pengelolaan resiko yang bersifat formal maupun non formal. Kata kunci: resiko, pertanian organik, manajemen resiko