Browsing by Author "Subardi"
Now showing 1 - 6 of 6
Results Per Page
Sort Options
- ItemBuku Pintar Penyuluh Pertanian(Pertanian Press, 2025) Siti Munifah; Siti Nurjanah; Sumardi; Subardi; Mutiara Sari; Apriyanti Roganda Yuniar; Junika Megawaty Pasaribu; Purnama Martha; Maidaswar; Ira Firgorita; Vivit Wardah Rufaidah; Juznia AndrianiPenyuluh pertanian berperan penting dalam pembangunan pertanian berkelanjutan.Merekatidak hanya berperan mendampingi petani, tetapi juga berperan sebagai agen perubahan yang membawa inovasi dan solusi dalam menghadapi berbagai tantangan pertanian. Penyuluh pertanian menjadi garda terdepan dalam meningkatkan produksi dan produktivitas, memperkuat kelembagaan petani, serta mendorong kesejahteraan petani diseluruh Indonesia.
- ItemBuku Pintar Penyuluh Pertanian(Pertanian Press, ) Siti Munifah; Vivit Wardah Rufaidah; Ira Firgorita; Maidaswar; Purnama Martha; Junika Megawaty Pasaribu; Apriyanti RogandaYuniar; Mutiara Sari; Subardi; Sumardi; Siti Nurjanah; Juznia Andriani
- ItemBuku Saku Budidaya Sayuran Bawang Putih(Direktorat Sayuran dan Tanaman Obat, 2018) Setyanto, Prihasto; Hayati, Mardiyah; Samijan; Prastuti, Tri Reni; Nurlaily, Ridha; Husni, Indra; Sari, Mutiara; Anggraeni, Fajar; Julietha, Duma; Nggaro, Yulius Y.M; Subardi; Haryanto; Waludin, Jamin; Sumarno, Agus; Direktorat Jenderal HortikulturaBuku ini berisi informasi tentang budidaya bawang putih mulai dari bibit, penyiapan lahan, pengaturan jarak tanam, penggunaan mulsa, pemupukan, pengairan dan penyiangan, pengendalian OPT, mitigasi iklim, hama dan penyakit, dan varietas bawang putih nasional.
- ItemPanduan Budidaya Sayuran dan Tanaman Obat di Pekarangan(Direktorat Sayuran dan Tanaman Obat, 2022) Nugraha, Tommy; Sari, Mutiara; Suharni; Subardi; Atmojo, Hanang Dwi; Julianto, ArdiSayuran dan tanaman obat mempunyai arti penting bagi perkembangan sosial ekonomi khususnya dalam peningkatan pendapatan petani, perbaikan gizi masyarakat dan perluasan kesempatan kerja. Komoditas sayuran saat ini berkembang sebagai komoditas agribisnis karena memiliki nilai ekonomi tinggi dan prospek yang cukup besar dalam pemasarannya. Begitu juga dengan komoditas tanaman obat yang permintaannya semakin meningkat di masa pandemi Covid-19, baik dalam bentuk segar maupun sebagai bahan baku industri farmasi dan jamu. Komoditas sayuran dan tanaman obat diminati oleh masyarakat banyak dan mempunyai harga yang relatif tinggi baik untuk pasar domestik maupun ekspor, namun memerlukan penanganan intensif dalam budidayanya. Dalam rangka menjamin ketersediaan dan aksesbilitas sayuran dan tanaman obat untuk keluarga, masyarakat dapat melakukan budidaya sayuran dan tanaman obat di lahan pekarangan. Kementerian Pertanian telah mencanangkan program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) yaitu kegiatan yang dilaksanakan oleh kelompok masyarakat yang secara bersama sama mengusahakan lahan pekarangan sebagai sumber pangan secara berkelanjutan untuk meningkatkan ketersediaan, aksesibilitas, pemanfaatan, dan pendapatan.
- ItemPedoman Budidaya Bawang Merah Menggunakan Benih Biji(Direktorat Sayuran dan Tanaman Obat, 2017) Hermanto, Catur; Maharijaya, Awang; Arsanti, Idha Widi; Hayati, Mardiyah; Rosliani, Rini; Setyawati, Ch. Atik; Husni, Indra; Sari, Mutiara; Wibawa, Tria; Sunarto, Bambang; Kurdi; Adin, Adriyanita; Julietha B, Duma; Suad H, Dede; Efendi, Muchtar; Hariyanto; Nggaro, Yulius YM; Anggraeni, Fajar; Waludin, Jamin; Sumarno, Agus; Subardi; Setiani, Rima; Direktorat Jenderal Hortikultura
- ItemPeranan Sistem Usahatani Terpadu dalam Upaya Mengentaskan Kemiskinan di Berbagai Agroekosistem(Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan, 1993) S. Partohanfjono; Inu G. Ismail; Subardi; M. Oka Adnyana