Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of Repositori
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "Siti Muzaiyanah"

Now showing 1 - 1 of 1
Results Per Page
Sort Options
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Important Weeds and Their Control in Soybean Production under Rice-Soybean Cropping Pattern
    (Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi, 2019-10) Arief Harsono; Suryantini; Siti Muzaiyanah
    Pengendalian gulma merupakan salah satu komponen teknologi dalam budi daya kedelai yang menyerap tenaga kerja dan biaya tinggi. Tujuan penelitian adalah untuk menentukan jenis-jenis gulma penting pada budi daya kedelai di lahan sawah setelah padi, dan mendapatkan teknik pengendalian. Penelitian dilaksanakan dua tahap, pertama adalah survei penentuan jenis-jenis gulma penting pada pertanaman kedelai di lahan petani. Survei dilakukan di tiga kecamatan sentra produksi kedelai di Kabupaten Banyuwangi, yaitu di Gambiran, Purwoharjo, dan Tegal Dlimo. Penelitian kedua adalah teknik pengendalian gulma di lahan sawah setelah padi, dilaksanakan di Kebun Percobaan Genteng – Banyuwangi menggunakan rancangan acak kelompok tiga ulangan. Perlakuan terdiri atas: 1) tanpa pengendalian gulma, 2) penyiangan dua kali, 3) herbisida pratumbuh oxyfluorfen, 4) oxyfluorfen + herbisida pascatumbuh 2,4-D dimethylamide, 5) oxyfluorfen + penyiangan satu kali, dan 6) penyiangan satu kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gulma penting untuk kedelai pada lahan sawah setelah padi di Banyuwangi secara berurutan adalah Oryza sativa, Cyperus rotundus, Ageratum sp., Echinochloa crusgalli, dan Pilantus niruri. Gulma-gulma tersebut dapat dikendalikan secara efektif menggunakan herbisida oxyfluorfen. Cara pengendalian ini dapat mengurangi nilai penting gulma, dan meningkatkan hasil kedelai sama dengan tanaman disiang sekali atau dua kali. Hasil kedelai tanpa disiang, disiang sekali, dan menggunakan oxyfluorfen berturut-turut 0,60 t/ha, 1,87 t/ha, dan 1,93 t/ha. Penggunaan herbisida pratumbuh oxyfluorfen, menghemat penggunaan tenaga kerja dibanding jumlah tenaga kerja yang digunakan pada penyiangan sekali maupun dua kali.

Copyright © 2026 Kementerian Pertanian

Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback