Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of Repositori
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "Setioko, Argono Rio"

Now showing 1 - 3 of 3
Results Per Page
Sort Options
  • No Thumbnail Available
    Item
    Forced Molting: A Technique to Improve The Egg Production of Duck in The Next Laying Cycle
    (Indonesian Center for Animal Research and Development, ) Setioko, Argono Rio
  • No Thumbnail Available
    Item
    Performance of Mule Ducks as Meat Producer and Their Problems
    (Indonesian Center for Animal Research and Development, ) Setioko, Argono Rio
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Teknologi Inseminasi Buatan Untuk Meningkatkan Produktivitas Itik Hibrida Serati Sebagai Penghasil Daging
    (Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, 2011) Setioko, Argono Rio; Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian
    Kebutuhan konsumsi itik pedaging di Indonesia dipenuhi dari impor yang sebagian besar berupa itik Pekin dan itik lokal berupa itik petelur afkir atau itik jantan yang dipelihara. Mutu itik lokal jauh lebih rendah dan harganya lebih murah dibandingkan dengan itik impor. Namun mutu itik lokal dapat ditingkatkan melalui persilangan antara entokjantan dengan induk itik lokal yang menghasilkan itik pedaging unggul Serati, dengan warna bulu yang lebih menarik dan mulus. Perbedaan perilaku dan karakter fisik kedua jenis unggas tersebut menyebabkan perkawinan alami sulit dilakukan, sehingga teknologi inseminasi buatan (IB) menjadi alternatif yang paling tepat.

Copyright © 2025 Kementerian Pertanian

Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback