Browsing by Author "Rushendi"
Now showing 1 - 14 of 14
Results Per Page
Sort Options
- ItemDELAPAN LANGKAH MENGANTISIPASI BERJANGKITNYA VIRUS DI KOMPUTER : Warta Balittro No.52 Tahun 2006(Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2006-01-01) RushendiManusia membutuhkan vaksinasi untuk mencegah terjangkitnya virus, computer pun membutuhkan antisipasi untuk mencegah masalah akibat virus. Meskipun tidak bisa memvaksinasi komputer, kita bisa melakukan aneka upaya pencegahannya antara lain
- ItemDUKUNGAN PERPUSTAKAAN BADAN STANDARDISASI INSTRUMEN PERTANIAN DALAM MEWUJUDKAN EKOSISTEM DIGITAL NASIONAL(Pusat Perpustakaan dan Literasi Pertanian, ) Rushendi; Rufaidah, Vivit Wardah
- ItemHERBALNET DIGITAL REPOSITORY INDONESIA : Warta Balittro No.57 tahun 2012(Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2012-01-01) RushendiObat Herbal telah menjadi bagian penting dari kesehatan masyarakat Indonesia bahkan menjadi komponen penting dalam sistem pelayanan kesehatan di berbagai negara. WHO-SEARO pada tanggal 4 September 2009 membentuk situs web yang disebut HerbalNet sebagai upaya membentuk jejaring multi-institusional antara negara-negara yang tertarik di bidang herbal, serta berbagai informasi berbasis bukti dan pengalaman dalam penggunaan obat herbal untuk kesehatan masyarakat. Selain itu, jugamempromosikan keamanan, khasiat dan mutu obat herbal melalui pertukaran informasi tentang norma dan standar nasional. Herbalnet Indonesia merupakan bagian dari HerbalNet Digital Repository Asia Tenggara. Digital Repository merupakan database yang berisikan produk-produk informasi yang dihasilkan institusi yang bersangkutan. Badan Litbang Kesehatan merupakan instansi yang ditunjuk oleh WHO Indonesia untuk mengelola database tersebut dan mensosialisasikan ke berbagai instansi pemerintah di antaranya: Instansi Lingkup Kemenkes, Balittro (Kementan), LIPI, Perguruan Tinggi seluruh Indonesia untuk bisa berpartisipasi dalam uploading data mengenai hasil penelitian, buku-buku yang telah diterbitkan, dan foto-foto tanaman maupun kegiatan.
- ItemJABATAN FUNGSIONAL PUSTAKAWAN DEPARTEMEN PERTANIAN : Warta balittro No. 54 Tahun 2009(Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2009-06-01) RushendiJabatan fungsional merupakan jabatan yang memerlukan keahlian, pengetahuan, wawasan dan keterampilan sehingga tidak dapat dilakukan siapapun yang tidak memiliki kemampuan tersebut. Sesorang pejabat pustakawan dituntut memiliki berbagai kemampuan seperti berorientasi kepada keperluan pengguna, berkomunikasi dengan baik, aktif berbahasa asing, pengembangan teknik dan prosedur kerja perpustakaan, memanfaatkan teknologi informasi, melaksanakan penelitian perpustakaan dan mampu menghasilkan teori, konsep atau inovasi. Dengan perkembangan teknologi informasi pejabat pustakawan dituntut untuk menguasai teknologi tersebut sehingga informasi yang disajikan lengkap.
- ItemKEGIATAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) PERPUSTAKAAN BALAI PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT : Warta balittro Vol. 34 No. 68 Tahun 2017(Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2017-12-01) Rushendi; WinitasariPerpustakaan dalam era perkembangan sekarang memerlukan tenaga-tenaga handal yang mampu beradaptasi terhadap kebutuhan baik secara teknis maupun pemikiran pengembangan ke depan. Perpustakaan Balittro merupakan salah satu perpustakaan khusus berfungsi sebagai penunjang kegiatan penelitian yang koleksinya ditekankan pada komoditas tanaman obat, rempah, minyak atsiri, industri lainnya, serta tanaman pestisida nabati. Selain itu dituntut pula untuk memberikan layanan informasi kepada masyarakat luas. Sumber daya manusia (SDM) dalam sebuah organisasi menempati posisi yang strategis dalam menentukan keberhasilan suatu organisasi itu sendiri. Pelaksanaan kegiatan pengembangan SDM di perpustakaan Balittro berdasarkan Teori Kline bahwa rasa keingintahuan (curiosity) pustakawan/pengelola perpustakaan Balittro dalam hal mengembangkan sumber daya manusia yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian ataupun instansi di luar Kementerian Pertanian selama tahun 2017 adalah (1) Temu Teknis Pengelolaan Perpustakaan lingkup Kementerian Pertanian; 2) Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Penulisan Karya Ilmiah Pustakawan; 3) Sosialisasi Regulasi Jabatan Fungsional Pustakawan; 4) Uji kompetensi Pustakawan; 5) Temu Teknis Jabatan Fungsional Non Peneliti Balitbangtan; dan 6) Lokakarya Nasional Dokumentasi dan Informasi PDII-LIPI. Jika rasa curiosity sudah tertanam pada diri pustakawan/pengelola perpustakaan, maka akan terus belajar terhadap sesuatu yang baru.
- ItemKEGIATAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DI PERPUSTAKAAN BALITTRO 2011 : Warta Balittro No. 56 Tahun 2011(Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2011-12-01) RushendiSeiring dengan upaya Badan Litbang Pertanian untuk meningkatkan kapabilitas dan kualitas Sumber Daya Manusia dalam rangka mencapai sebagai institusi berkelas dunia. Perpustakaan sebagai bagian integral dari Badan Litbang Pertanian dituntut untuk mensikronkan kemampuan dan kompetensi SDM nya. Untuk itu, Perpustakaan Balittro yang secara fungsional ada dalam koordinasi PUSTAKA Bogor, telah melakukan upaya dalam rangka meningkatkan kemampuan personal yang ada melalui beberapa kegiatan pelatihan maupun workshop. Berikut beberapа kegiatan yang telah diikuti dalam rangka menuju pengelolaan perpustakaan yang modern.
- ItemKETERAMPILAN (MAGANG) PROGRAM PERPUSTAKAAN WINISIS, OPAC DAN TEEAL DI PPPТР : Warta Balittro no.52 Tahun 2006(Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2006-01-01) Rushendidanya ledakan pengetahuan sebagai akibat perkembangan dalam bidang ilmu dan penelitian ilmiah, maka semakin banyak informasi baru bermunculan. Pengetahuan ini dilestarikan untuk kepentingan pengguna yang memerlukannya. Oleh karena ituinformasi direkam ke dalam suatu dokumen seperti buku, majalah, surat kabar, film, disket, mikrofis, lappran hasil penelitian, proseding, microfilm dan komputer. Dokumen direkam dalam berbagai bentuk program yang sudah canggih. Untuk itu penulis mendapat kesempatan magang beberapa program baru tersebut di Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian (PPPTP).
- ItemKETERAMPILAN (MAGANG) PROGRAM PERPUSTAKAAN WINISIS, OPAC DAN TEEAL DI PPPТР : Warta Balittro No.52 Tahun 2006(Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2006-01-01) RushendiAdanya ledakan pengetahuan sebagai akibat perkembangan dalam bidang ilmu dan penelitian ilmiah, maka semakin banyak informasi baru bermunculan. Pengetahuan ini dilestarikan untukkepentingan pengguna yang memerlukannya. Oleh karena itu informasi direkam ke dalam suatu dokumen seperti buku, majalah, surat kabar, film, disket, mikrofis, laporan hasil penelitian, proseding, microfilm dan komputer. Dokumen direkam dalam berbagai bentuk program yang sudah canggih. Untuk itu penulis mendapat kesempatan magang beberapa program baru tersebut di Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian (PPPTP).
- ItemKETERAMPILAN (MAGANG) PROGRAM PERPUSTAKAAN WINISIS, OPAC DAN TEEAL DI PPPТР : Warta Balittro No.52 Tahun 2006(Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2006-01-01) RushendiAdanya ledakan pengetahuan sebagai akibat perkembangan dalam bidang ilmu dan penelitian ilmiah, maka semakin banyak informasi baru bermunculan. Pengetahuan ini dilestarikan untuk kepentingan pengguna yang memerlukannya. Oleh karena itu informasi direkam ke dalam suatu dokumen seperti buku, majalah, surat kabar, film, disket, mikrofis, lappran hasil penelitian, proseding, microfilm dan komputer. Dokumen direkam dalam berbagai bentuk program yang sudah canggih. Untuk itu penulis mendapat kesempatan magang beberapa program baru tersebut di Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian (PPPTP)
- ItemLAPORAN MAGANG KERJA KETERAMPILAN (OPERATOR) PROGRAM PERPUSTAKAAN WINISIS, OPAC DAN TEEAL DI PUSAT PERPUSTAKAAN DAN PENYEBARAN TEKNOLOGI PERTANIAN TANGGAL 5-20 DESEMBER 2005 : Warta Balittro No.52 Tahun 2006(Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2006-01-01) RushendiInformasi sangat banyak jumlahnya, dikelompokkan menjadi dua jenis yaitu informasi lisan dan informasi terekam. Hanya yang saat ini lagi dibutuhkan adalah informasi yang sifatnya praktis baik melalui media cetak maupun media elektronik. Hal ini didasarkan kenyataan bahwa hanya infromasi terekamlah yang paling bermanfaat dan banyak digunakan oleh berbagai kalangan, baik secara perseorangan maupun dalam bermasyarakat, berorganisasi dan berbagul yang bertujuan mengembangakan diri ke arah yang lebih baik. Informasi terekam sebenarnya dapat dibedakan antara yang tidak ilmiah dan ilmiah. Informasi ilmiah yaitu rekaman informasi yang dirancang secara khusus atau yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan ilmiah dan penelitian untuk pengem bangan dunia ilmu pengetahuan dan teknologi. Iptek membutuhkan sekaligus menghasilkan informais. Sebagai konsekuensi logis perkembangan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi sangat cepat dewasa ini, informasi pun menjadi berkembang sangat cepat sehingga orang sering mengatakan bahwa adanya ledakan pengetahuan menimbulkan ledakan informasi.
- ItemMENGENAL WINISIS: SOFTWARE UNTUK PERPUSTAKAAN : Warta Balittro no.52 Tahun 2006(Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2006-01-01) RushendiJumlah informasi sangat banyak, dikelompokkan menjadi dua jenis yaitu informasi lisan daninformasi terekam. Saat ini yang banyak dibutuhkan adalah informasi yang sifatnya praktis baik melalui media cetak maupun media elektronik. Berdasarkan kenyataan bahwa hanya informasi terekamlah yang paling bermanfaat dan banyak digunakan oleh berbagai kalangan, baik secara perseorangan maupun dalam bermasyarakat, berorganisasi dan berkomunikasi yang bertujuan mengembangkan diri kearah yang lebih baik. Informasi terekam sebenarnya dapat dibedakan antara yang tidak ilmiah dan ilmiah. Informasi ilmiah yaitu rekaman informasi yang dirancang secara khusus atau yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan lmiah dan penelitian untuk pengembangan dunia ilmu pengetahuan dan teknologi. Iptek membutuhkan dan menghasilkan informasi. Sebagai konsekuensilogis perkembangan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat cepat dewasa ini, informasi pun menjadi berkembang sangat cepat sehingga orang sering mengatakan bahwa adanya "ledakan" pengetahuan menimbulkan "ledakan" informasi.
- ItemMENGENAL WINISIS: SOFTWARE UNTUK PERPUSTAKAAN : Warta Balittro No.52 Tahun 2006(Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2006-01-01) RushendiJumlah informasi sangat banyak, dikelompokkan menjadi dua jenis yaitu informasi lisan dan informasi terekam. Saat ini yang banyak dibutuhkan adalah informasi yang sifatnya praktis baik melalui media cetak maupun media elektronik. Berdasarkan kenyataan bahwa hanya informasi terekamlah yang paling bermanfaat dan banyak digunakan oleh berbagai kalangan, baik secara perseorangan maupun dalam bermasyarakat, berorganisasi dan berkomunikasi yang bertujuan mengembangkan diri ke arah yang lebih baik. Informasi terekam sebenarnya dapat dibedakan antara yang tidak ilmiah dan ilmiah. Informasi ilmiah yaitu rekaman informasi yang dirancang secara khusus atau yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan lmiah dan penelitian untuk pengembangan dunia ilmu pengetahuan dan teknologi. Iptek membutuhkan dan menghasilkan informasi. Sebagai konsekuensi logis perkembangan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat cepat dewasa ini, informasi pun menjadi berkembang sangat cepat sehingga orang sering mengatakan bahwa adanya "ledakan" pengetahuan menimbulkan "ledakan" informasi.
- ItemPUSH PULL STRATEGY DALAM MEMASARKAN LAYANAN PERPUSTAKAAN BALAI PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT(Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian, ) Rushendi; Muhajan, Zakiah
- ItemSTRATEGI PERPUSTAKAAN LINGKUP BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PERTANIAN DALAM MENGELOLA PUBLIKASI HASIL PENELITIAN PERTANIAN(Pusat Perpustakaan dan Literasi Pertanian, ) Rushendi; Wijayanti, Ika Wahyu; Agustiany, Festi