Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of Repositori
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "Rohimatun"

Now showing 1 - 8 of 8
Results Per Page
Sort Options
  • No Thumbnail Available
    Item
    BABADOTAN (Ageratum conyzoides L.) SEBAGAI INSEKTISIDA NABATI : Warta balittro Vol. 38 No. 76 Tahun 2021
    (Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2021-12-01) Rohimatun; Aisyah, Mahindra Dewi Nur; Ahyar; Wahyudin, Slamet
    A geratum conyzoides L. merupakan salah satu tumbuhan yang dikenal masyarakat luas sebagai gulma. Walaupun dikenal sebagai gulma, tumbuhan ini sejak dulu dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Kandungan metabolit sekundernya memiliki potensi sebagai insektisida nabati. A. conyzoides mengandung metabolit sekunder, seperti flavonoid, koumarin, dan minyak atsiri. Flavonoid dan koumarin bersifat sebagai antifeedant hingga mengakibatkan mortalitas beberapa serangga hama. Prekosen I dan II yang terkandung dalam minyak atsiri diketahui dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan serangga.
  • No Thumbnail Available
    Item
    BIOEKOLOGI DAN STRATEGI PENGENDALIAN НАМА Heortia vitessoides Moore (LEPIDOPTERA: CRAMBIDAE) PADA TANAMAN МАНКОTA DEWA (Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl.) : Warta balittro Vol. 38 No. 75 Tahun 2021
    (Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2021-06-01) Rohimatun; Aisyah, Mahindra Dewi Nur
    Mahkota dewa (Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl.) merupakan salah satu tanaman herbal yang berasal dari Indonesia. Tanaman ini memiliki beragam manfaat, antara lain sebagai antiploriferasi, antioksidan, antiinflamasi, serta untuk pengawetan kayu terhadap serangan rayap kayu kering. Permintaan buah ataupun simplisia mahkota dewa mendorong adanya perbaikan budidaya. Heortia vitessoides Moore (Lepidoptera: Crambidae) merupakan salah satu hama yang dilaporkan menyerang mahkota dewa. Serangan H. vitessoides menyebabkan defoliasi (penggundulan pohon) berulang yang berisiko menghambat pertumbuhan tanaman, bahkan kematian.
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Efektifitas Insektisida Minyak Serai Wangi dan Cengkeh Terhadap Hama Pengisap Buah Lada (Dasynus piperis China)
    (Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2013-05) Rohimatun; I Wayan, Laba; Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
    -
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Efektivitas Insektisida Sitronellal, Eugenol, dan Azadirachtin terhadap Penggerek Buah Kakao Canophomorpa cramerella (Snell.)
    (Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2013-05) Rohimatun; I Wayan Laba; Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Keamanan Biopestisida: Kunci Sukses Komersialisasi
    (IAARD Press, 2022-11-02) Supriadi; Rohimatun; Miftakhurohmah; Balitbangtan
  • No Thumbnail Available
    Item
    PELATIHAN NANOTEKNOLOGI DI THAILAND : Warta Balittro No. 56 Tahun 2011
    (Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2011-12-01) Rohimatun
    Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan YME karena berkat rahmat-NYA saya bisa ikut training "NANOTECHNOLOGY FOR FOOD AND AGRICULTURE" yang dilaksanakan selama 13 hari di CoEN-AIT Thailand dapat diselesaikan dengan baik. Training dalam melaksanakan tugas dari Badan Litbang Pertanian bertujuan untuk: (1) Meningkatkan penguasaan dan keterampilan di bidang nanoteknologi. (2) Mendukung penyusunan program dan kegiatan penelitian, dan (3) Mengembangkan network dan kerja sama internasional untuk optimalisasi pemanfaatan sumber daya. dalam mendukung pengembangan nanoteknologi untuk pangan dan pertanian. Kegiatan training pada intinya dipusatkan di Center of Excellence Nanotechnology - AIT (COEN-AIT).
  • No Thumbnail Available
    Item
    POTENSI DAN PENGENDALIAN KUMBANG Alcidodes sp. (COLEOPTERA: CURCULIONIDAE) SEBAGAI SERANGGA HAMA PADA JAMBU METE : Warta balittro Vol. 37 No. 74 tahun 2020
    (Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2020-12-01) Rohimatun; Aisyah, Mahindra Dewi Nur
    Jambu mete merupakan salah satu komoditas perkebunan yang penting di Indonesia. Salah satu faktor yang memengaruhi produksi adalah serangan Organisme Penganggu Tumbuhan (OPT), salah satunya serangga. Adanya serangan Alcidodes sp. (Coleoptera: Curculionidae) pada tanaman jambu mete belum pernah dilaporkan di Indonesia. Gejala yang diakibatkan oleh serangan kumbang Alcoides sp. disebut puru. Serangan terjadi pada bagian batang dan tunas jambu mete yang mengakibatkan pertumbuhan terhambat, hingga kegagalan pada fase pembibitan. Serangan yang ditemukan pada jambu mete ini merupakan data awal yang dapat dijadikan sebagai acuan untuk kajian lebih lanjut.
  • No Thumbnail Available
    Item
    UPAYA MENGATASI KELEMAHAN CENDAWAN ENTOMOPATOGEN UNTUK MENGENDALIKAN НАМА : Warta balittro Vol. 35 No. 69 tahun 2018
    (Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2018-06-01) Rohimatun
    Faktor-faktor lingkungan yang kurang mendukung aplikasi cendawan entomopatogen banyak ditemui di lapang. Berbagai upaya untuk melindungi dari pengaruh buruk lingkungan dapat dilakukan dengan menambah bahan pelindung. Untuk meningkatkan keefektifan dan viabilitasnya dapat dilakukan dengan menambah bahan perekat dan pembawa. Bioteknologi dan teknologi nano dapat digunakan agar entomopatogen lebih cepat bekerja disertai konsentrasi dan frekuensi aplikasi yang tepat. Agar dapat disimpan dalam jangka waktu lama, stabil, dan dapat digunakan pada saat yang tepat, cendawan entomopatogen dapat diformulasi dan disimpan dalam media yang telah dimodifikasi. Penggunaan bahan-bahan campuran dalam formulasi dapat berupa bahan alami yang murah, mudah diperoleh, serta dengan hasil teknologi yang telah teruji keamanannya bagi lingkungan.

Copyright © 2026 Kementerian Pertanian

Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback