Browsing by Author "Robet Asnawi"
Now showing 1 - 6 of 6
Results Per Page
Sort Options
- ItemPengaruh Jenis dan Waktu Pemupukan Terhadap Pertumbuhan Setek Panili(Pusat Penelitian Dan Pengembangan Tanaman Industri, 1988-01) Robet AsnawiPenelitian ini dilakukan di rumah kaca Sub Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Natar (Lampung), dari bulan Pebruari sampai bulan Mei 1987. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh jenis pupuk dan waktu pemupukan terhadap pertumbuhan setek panili. Setek panili satu ruas ditanam dalam polybag berisi 1 kg tanah dan masing-masing dipupuk dengan N (0.2 g urea); P (0.05 g TSP); K (0.08 g KCI); serta kombinasi NP; NK; NPK; dan kontrol (tanpa pemupukan). Pemupukan dilakukan pada saat tanam; 1; 2 dan 3 minggu setelah tanam. Rancangan yang digunakan adalah acak kelompok dengan susunan faktorial. Hasil percobaan menunjukkan bahwa pemupukan dengan jenis pupuk NPK dan N menghasilkan pertumbuhan setek panili yang terbaik. Waktu pemupukan hanya berpengaruh terhadap tinggi bibit, yaitu pemupukan yang dilakukan pada saat tanam menghasilkan bibit yang lebih tinggi dari waktu pemupukan lainnya.
- ItemPengaruh Pemberian Kapur dan Pupuk Fosfat Terhadap Pertumbuhan Tanaman Panili Pada Tanah Podsolik Merah Kuning(Pusat Penelitian Dan Pengembangan Tanaman Industri, 1989-01) Robet AsnawiPenelitian ini dilakukan di rumah kaca Sub Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Natar dengan tujuan untuk me- ngetahui pengaruh pemberian kapur dan pupuk fosfat ter- hadap pertumbuhan tanaman panili pada tanah podsolik merah kuning. Panili berumur lima bulan ditanam dalam pot berisi tanah 2 kg, dan masing-masing diberi kapur silikat (CaOSiO2), dengan dosis: 0; 2; 4; dan 6 g/pot, serta pupuk TSP dengan dosis: 0; 0.11; dan 0.22 g/pot. Rancangan yang digunakan adalah acak kelompok dengan susunan faktorial. Hasil percobaan menunjukkan bahwa pemberian kapur silikat pada dosis 6 g/pot, dan pupuk fosfat (TSP) pada dosis 0.22 g/pot menghasilkan pertumbuhan tanaman panili yang lebih baik dibandingkan dengan perlakuan lainnya.
- ItemPengaruh Protein Hidrosilat dan Isomer Natrium Nitrofenol Terhadap Pertumbuhan Bibit Panili(Pusat Penelitian Dan Pengembangan Tanaman Industri, 1991-01) Robet AsnawiPenelitian ini dilakukan di rumah kaca Sub Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Natar (Lampung), dari bulan April sampai Agustus 1988. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh protein hidrolisat dan isomer natrium nitrofenol terhadap pertumbuhan bibit panili. Per- cobaan dirancang secara acak kelompok dengan susunan faktorial dalam tiga ulangan. Faktor-faktor yang diuji adalah pemberian protein hidrolisat (konsentrasi 0 dan 2.5 ml/l air) serta isonier natrium nitrofenol (konsentrasi 0, 0.01, 0.02, 0.03 dan 0.04%). Setiap perlakuan digunakan 10 tanaman contoh. Bahan tanaman yang digunakan adalah bibit panili tipe Anggrek (Cilawu) yang berumur empat bulan, berdaun lima helai. Hasil percobaan menunjukkan bahwa pemberian isomer natrium nitrofenol tidak berpengaruh nyata terhadap pe- ningkatan bobot kering akar, jumlah daun, jumlah ruas, dan diameter ruas. Protein hidrolisat yang diberikan tidak ber- pengaruh nyata terhadap peningkatan bobot kering akar dan diameter ruas, tetapi mampu meningkatkan jumlah daun dan jumlah ruas. Pemberian isomer natrium nitropenol yang diikuti pemberian protein hidrolisat dapat meningkatkan pan- jang tunas dan bobot kering tunas.
- ItemPengaruh torehan dan sitozim seed plus terhadap pertumbuhan setek tiga tipe panili (Vanilla planifolia Andrews) : buletin littro Volume V No. 1,1990 hlmn : 38-45(1990-12-01) Robet AsnawiPenelitian ini dilakukan di rumah kaca Sub Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Natar (Lampung), dari bulan Maret sampai Juli 1988. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh torehan dan sitozim seed plus terhadap pertumbuhan setek 3 tipe panili. Per- lakuan terdiri dari 3 faktor, faktor pertama adalah tipe panili, yaitu Anggrek, Malang, dan Ungaran Daun Tipis. Faktor kedua adalah tanpa dan ditoreh pada bakal tunas setek. Faktor ketiga yaitu perendaman dalam larutan sitozium seed plus; dan torehan dengan sitozium seed plus (kontrol); 1.25; 2.50; dan 3.75 ml/L. Rancangan yang digunakan adalah acak kelompok dengan susunan faktorial (3x2x4), dengan 3 ulangan. Bahan tanaman yang diguna- kan adalah setek satu ruas berdaun tunggal. Hasil percoba- an menunjukkan bahwa interaksi antara tipe panili dengan sitozim seed plus; dan torehan dengan sitozim seed plus berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan akar dan tunas panili, yang tercermin pada peningkatan bobot kering akar, tinggi tunas, dan bobot kering tunas. Sedangkan waktu keluar tunas dan jumlah ruas hanya dipengaruhi oleh faktor torehan dan sitozim seed plus. Setek panili yang ditoreh menghasilkan pertumbuhan yang lebih cepat dan baik bila dibandingkan dengan tanpa ditoreh. Peng- gunaan sitozim seed plus sampai konsentrasi 3.75 ml/L masih meningkatkan pertumbuhan akar dan tunas panili.
- ItemProduksi beberapa tipe panili (Vanilla planifolia ANDREWS) : buletin littro Volume VIII No.1,1993 hlmn : 52-55(Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 1993-06-01) Robet AsnawiPenelitian dilakukan di Kebun Percobaan Natar (Lampung), dari tahun 1986 sampai 1992. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi produksi beberapa tipe panili. Perlakuan terdiri atas 4 tipe panili, yaitu Malang, Ungaran Daun Tipis, Anggrek, dan Gisting. Rancangan yang digunakan adalah Acak Kelompok dengan 6 ulangan dan 10 tanaman per perlakuan. Hasil percobaan menun- jukan bahwa panili tipe Anggrek mempunyai potensi produksi yang lebih tinggi dari tipe panili lainnya (Malang, Ungaran Daun Tipis, dan Gisting) yang tercermin dari jumlah bunga per tandan, panjang buah, berat 20 buah basah, dan produksi buah basah per pohon. Sedangkan panili tipe Gisting menghasilkan persentase tanaman ber- bunga dan jumlah tandan bunga per pohon tertinggi dari tipe panili lainnya.
- ItemTeknologi Budi Daya Ubi Kayu(Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian, 2008) Slameto; Kiswanto; Bambang Wijayanto; Hermanto; Dalmadi; Robet Asnawi; Ratna Wylis AriefAda 19 judul buku yang disusun dalam penerbitan seri buku inovasi ini, yang mencakup tentang teknologi budidaya padi, jagung, kedelai, ketela pohon, cabai merah, pisang, kambing, itik, sapi potong, ayam buras, kelapa sawit, karet, kakao, kopi, jarak pagar, lada, nilam, jahe, dan panili. Sumber rujukan utama dalam penulisan buku ini berasal dari Puslit/Balai Besar/LRPI/Balit lingkup Badan Litbang Pertanian. Pangayaan dari pengalaman BPTP Lampung dalam penerapan inovasi ini.